Pemerintah Dorong Isuzu Naik ke 50.000 Unit, Produksi Karawang Baru 35.000

Pemerintah mendorong Isuzu menaikkan volume produksi kendaraan di Karawang hingga 50.000 unit per tahun. Target tersebut menjadi sorotan karena kapasitas pabrik saat ini mencapai 80.000 unit per tahun, sementara realisasi produksinya masih sekitar 35.000 unit per tahun.

Dorongan itu muncul setelah pabrik Isuzu di Karawang, Jawa Barat, menorehkan capaian produksi kumulatif 300.000 unit kendaraan. Pencapaian tersebut dinilai memperlihatkan peran fasilitas ini dalam menopang kebutuhan kendaraan niaga dan logistik di Indonesia.

Target Produksi yang Lebih Tinggi

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, berharap produksi Isuzu dapat tumbuh secara bertahap. Ia menilai angka 50.000 unit per tahun dapat menjadi sasaran pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan kapasitas produksi yang saat ini di Isuzu Astra Motor Indonesia mencapai 80.000 unit per tahun, dan baru 35.000 unit per tahun produksinya,” ujar Setia Diarta. “Saya tentu berharap kapasitas ini atau jumlah produksi yang ada di Isuzu ini meningkat lebih baik lagi.”

KeteranganJumlah
Kapasitas produksi per tahun80.000 unit
Produksi saat ini per tahun35.000 unit
Harapan produksi per tahun50.000 unit
Produksi kumulatif pabrik300.000 unit

Menurut oto.detik.com, fasilitas tersebut memiliki kemampuan memproduksi beragam jenis kendaraan. Lini produksinya mencakup pick-up, light truck, medium truck, light commercial vehicle, hingga kendaraan penumpang.

Setia menilai kapabilitas tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung transportasi serta logistik nasional. Peningkatan volume produksi juga dipandang dapat memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia.

Model yang Diproduksi di Karawang

Isuzu Karawang Plant memproduksi beberapa kendaraan komersial untuk pasar domestik. Model yang dibuat di fasilitas ini meliputi Isuzu Traga, Isuzu ELF, dan Isuzu GIGA.

Pabrik yang sama juga memproduksi kendaraan UD Trucks, yakni UD Quester dan UD Kuzer. Kehadiran beberapa model itu memperluas peran pabrik Karawang dalam memenuhi kebutuhan kendaraan angkutan di dalam negeri.

ProdusenModel yang Diproduksi di Karawang
IsuzuIsuzu Traga, Isuzu ELF, Isuzu GIGA
UD TrucksUD Quester, UD Kuzer

Kandungan Lokal dan Tenaga Kerja

Peran Isuzu Karawang Plant juga ditopang penggunaan komponen dalam negeri pada sejumlah modelnya. Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN Isuzu Traga mencapai 46,45 persen, lebih tinggi dibandingkan Isuzu GIGA sebesar 38,07 persen dan Isuzu ELF sebesar 33,04 persen.

ModelTKDN
Isuzu Traga46,45 persen
Isuzu GIGA38,07 persen
Isuzu ELF33,04 persen

Tingginya penggunaan komponen lokal disebut memberikan efek berganda bagi perekonomian. Pabrik tersebut mempekerjakan 884 karyawan, sedangkan keterlibatan vendor lokal turut mendorong transfer teknologi bagi industri komponen nasional.

Transfer teknologi itu diharapkan membantu pemasok lokal memenuhi standar kualitas global Isuzu. Dengan demikian, peningkatan Produksi Kendaraan Komersial tidak hanya berkaitan dengan jumlah unit, tetapi juga penguatan rantai pasok industri otomotif di dalam negeri.

Peran sebagai Basis Ekspor

Selain melayani pasar Indonesia, pabrik Karawang juga menjadi pusat ekspor kendaraan komersial. Sejak memulai ekspor pada 2019, kendaraan buatan Karawang telah dikirim ke 25 negara.

Negara tujuan ekspor tersebut antara lain Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama. Peran ekspor ini menambah arti peningkatan kapasitas produksi, karena fasilitas Karawang telah menopang kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar internasional.

Terkait