Motor listrik mulai tampil di ajang drag race yang biasanya didominasi motor konvensional berbahan bakar minyak (BBM). Baru-baru ini, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebuah motor listrik ikut berlaga dalam perlombaan drag race, menjadi satu-satunya motor listrik yang bersaing dengan motor konvensional di lintasan tersebut.
Motor listrik yang digunakan dalam ajang drag race ini adalah Uwinfly T3 berwarna kuning yang telah dimodifikasi cukup signifikan untuk menghadapi tantangan balap kecepatan tinggi. Modifikasi terutama dilakukan pada bagian kaki-kaki motor. Shock breaker ganda di belakang, misalnya, diganti dengan merek aftermarket kualitas tinggi Ohlins. Selain itu, arm belakang juga diganti, menandakan adanya upaya serius untuk meningkatkan kestabilan dan performa di lintasan.
Tidak hanya perubahan pada suspensi, sektor ban juga di-upgrade agar memberi cengkeraman optimal saat motor melaju dengan kecepatan tinggi. Sistem pengereman depan dan belakang ikut ditingkatkan demi keselamatan dan kontrol saat deselerasi dari kecepatan tinggi. Meski detail tenaga dari motor listrik tersebut tidak dipublikasi secara resmi, hasil performanya cukup mendapatkan perhatian dari para penggemar dan pengguna motor listrik.
Komentar warganet yang mengikuti video tunggangan listrik ini memperlihatkan antusiasme tinggi. Beberapa menyebut motor ini “kenceng poll” yang berarti sangat cepat, dan ada pula yang menanyakan waktu akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam. Menurut jawaban warganet lain, motor listrik ini mampu mencapai kecepatan tersebut “di bawah 4 detik,” angka yang kompetitif jika dibanding motor konvensional yang sering digunakan untuk drag race.
Partisipasi motor listrik pada event drag race mendapat respon positif sekaligus dorongan agar lebih banyak pengguna motor listrik turut serta dalam balapan serupa. Seperti yang disampaikan oleh akun Sagitariawan Gunawi, mengajak komunitas motor listrik lain untuk mencoba dan tampil di event drag race apabila kesempatan tersebut terbuka.
Kehadiran motor listrik dalam drag race menjadi bukti nyata bahwa kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menunjukkan performa tinggi di ajang balap. Dengan pengembangan teknologi baterai, motor listrik kini dapat bersaing dengan mesin pembakaran internal, terutama dalam hal akselerasi yang seringkali lebih baik berkat torsi instan dari motor listrik.
Fenomena ini sejalan dengan tren global yang terus mendorong penggunaan kendaraan listrik di berbagai sektor, termasuk dunia otomotif balap. Selain efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon, motor listrik menawarkan pengalaman berkendara dengan responsif yang unggul dalam akselerasi, aspek kunci dalam drag race.
Perkembangan ini diharapkan dapat memacu pabrikan dan penggemar motor listrik untuk lebih berani bereksperimen dan berpartisipasi dalam berbagai ajang balap. Seiring meningkatnya teknologi dan dukungan komponen aftermarket khusus untuk motor listrik, performa kendaraan ini diyakini akan terus meningkat.
Dengan motornya yang mampu berakselerasi di bawah 4 detik untuk mencapai 0-100 km/jam dan sudah menggunakan suspensi serta rem berkualitas tinggi, Uwinfly T3 membuktikan bahwa motor listrik tidak kalah dalam dunia drag race. Ke depannya, semakin banyak event drag race yang akan mulai menerima kehadiran kendaraan listrik sebagai kompetitor serius di lintasan.





