NJKB Hyundai Ioniq 9 Terdaftar di Jakarta, Segera Meluncur dan Dijual di Indonesia?

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dipastikan akan menghadirkan Hyundai Ioniq 9 ke pasar otomotif Indonesia, setelah Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil listrik SUV tersebut resmi tercatat di laman Samsat DKI Jakarta. Berdasarkan data yang dipantau pada akhir Agustus 2025, NJKB untuk Ioniq 9 tercatat sebesar Rp 699 juta. Informasi ini mengindikasikan bahwa mobil listrik dengan ukuran besar dan performa tinggi tersebut memang akan dijual di Indonesia, meski pemerintah dan pihak Hyundai masih belum mengumumkan tanggal peluncurannya secara resmi.

NJKB merupakan dasar nilai jual kendaraan sebelum ditambah komponen pajak dan biaya lainnya, sehingga harga jual Ioniq 9 di pasaran nantinya dipastikan lebih tinggi. Kehadiran Ioniq 9 sekaligus mengonfirmasi rencana HMID yang sebelumnya telah dikemukakan oleh Chief Operating Officer Hyundai Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto. Ia memastikan bahwa mobil ini bakal dihadirkan, namun waktu peluncurannya masih dalam tahap diskusi dan kemungkinan besar akan terjadi pada tahun 2025.

Detail Dimensi dan Spesifikasi Hyundai Ioniq 9

Hyundai Ioniq 9 yang sudah eksis di Korea Selatan memiliki dimensi yang tergolong besar, dengan panjang mencapai 5.060 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.790 mm. Jarak sumbu rodanya juga luas, yakni 3.130 mm, yang membuat kabinnya mampu memberikan kenyamanan lebih dibandingkan dengan Ioniq 5. Dari segi baterai, model ini dibekali paket baterai berkapasitas besar 110,3 kWh. Kapasitas ini mampu menempuh jarak hingga 620 kilometer dalam satu kali pengisian penuh, menunjukkan efisiensi tinggi di kelasnya.

Sistem pengecasan Ioniq 9 juga sangat modern. Dengan kemampuan pengisian cepat (fast charging) menggunakan charger berkapasitas 350 kW, kendaraan ini dapat mengisi baterai dari kondisi 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 24 menit. Fitur ini sangat penting untuk mendukung mobilitas pengguna dalam aktivitas sehari-hari serta memberikan nilai tambah dalam pasar kendaraan listrik di Indonesia yang mulai berkembang pesat.

Varian dan Opsi Penggerak yang Disediakan

Di Korea Selatan, Hyundai Ioniq 9 ditawarkan dalam tiga varian yaitu RWD Long Range, AWD Long Range, dan AWD Performance. Varian RWD Long Range mengusung motor listrik dengan daya 160 kW yang ditempatkan di roda belakang. Sedangkan AWD Long Range menggunakan dua motor listrik, yakni 70 kW di roda depan dan 160 kW di roda belakang. Paling bertenaga adalah varian AWD Performance yang memiliki motor listrik 160 kW pada roda depan dan belakang secara sekaligus. Pilihan ini memungkinkan konsumen menyesuaikan kebutuhan performa dan gaya berkendara mereka.

Harga resmi di Korea Selatan dimulai dari 60 juta won atau setara dengan sekitar Rp 680 juta. NJKB yang tercatat di Indonesia cukup sesuai dengan harga asal tersebut, mengingat adanya perhitungan biaya impor dan pajak yang berlaku. Namun demikian, Hyundai Indonesia diperkirakan akan melakukan penyesuaian harga agar dapat bersaing di segmen mobil listrik premium di Tanah Air.

Rencana Import dan Peluncuran di Indonesia

Sesuai informasi dari eksekutif Hyundai Indonesia, pihak PT Hyundai Motors Indonesia berencana membawa Ioniq 9 secara Completely Built-Up (CBU) dari Korea Selatan. Pendekatan ini dianggap tepat karena akan memungkinkan pengenalan produk secara cepat dan menjaga kualitas impor dari negara asalnya. Langkah tersebut juga mencerminkan rencana Hyundai dalam memperluas lini mobil listrik di Indonesia dengan produk yang canggih dan berkapasitas baterai besar.

Selain itu, rencana menghadirkan Hyundai Ioniq 9 masuk dalam upaya memperkuat posisi Hyundai sebagai pelopor mobil listrik di pasar Indonesia. Kehadiran model besar dan berteknologi tinggi ini berpotensi menarik minat konsumen kelas atas dan pengguna yang membutuhkan SUV listrik dengan jarak tempuh jauh. Meski jadwal peluncurannya masih menunggu konfirmasi resmi, tanda-tanda kemunculan Ioniq 9 di Samsat Jakarta membuka peluang bahwa debut resminya bisa segera terlaksana.

PT Hyundai Motors Indonesia juga sedang menjajaki kemungkinan produksi lokal untuk beberapa mobil listrik dalam rangka mengoptimalkan biaya dan mempercepat distribusi. Namun, untuk Ioniq 9, pendekatan pengimporan secara utuh masih menjadi opsi utama saat ini.

Informasi kehadiran Hyundai Ioniq 9 mendatangkan angin segar bagi pasar otomotif Indonesia yang mulai mengadopsi kendaraan listrik secara masif. Ketersediaan model SUV berkapasitas baterai besar seperti Ioniq 9 memberikan alternatif baru bagi calon konsumen yang mengutamakan jarak tempuh, kenyamanan, dan teknologi pengisian cepat. Penerbitan NJKB di Samsat DKI Jakarta ini menjadi petunjuk nyata bahwa Hyundai serius membawa produk terbarunya ke Indonesia dalam waktu dekat.

Terkait