Skutik Bongsor Honda Belum Populer di Sulawesi Selatan, BeAT Masih Jadi Andalan Utama

Author: Qoo Media

Tren penggunaan skutik bongsor di Indonesia terus meningkat, termasuk di Sulawesi Selatan. Namun, kehadiran skutik berbodi besar dari Honda di wilayah ini belum mampu mendominasi pasar secara signifikan. Pasalnya, motor skutik seperti Honda BeAT masih menjadi pilihan utama masyarakat Sulsel karena faktor harga dan gaya hidup yang berbeda dengan wilayah lain, seperti Pulau Jawa.

Menurut Kresna Murti Dewanto, Kabag Marketing Astra Motor Sulawesi Selatan, segmen skutik bongsor memang cukup menantang untuk dipasarkan di Sulsel. Meskipun penjualan model seperti Honda PCX 160 dan ADV 150 sudah ada, kontribusinya masih jauh lebih kecil dibandingkan Honda BeAT yang mendominasi hingga 85 persen pasar skutik di wilayah ini. Ini disebabkan oleh karakteristik penggunaan motor yang khas di Sulawesi Selatan, di mana satu motor digunakan oleh lebih dari satu orang, bahkan hingga lima sampai enam anggota keluarga.

Dominasi Honda BeAT dan Scoopy di Sulawesi Selatan

Penggunaan motor bersama dalam satu keluarga menjadi alasan utama konsumen di Sulawesi Selatan lebih memilih skutik dengan harga terjangkau dan kapasitas yang sesuai untuk penggunaan bersama. Misalnya, Honda BeAT dan Scoopy masih menjadi tumpuan utama Astra Motor Sulsel karena harga yang lebih ramah di kantong dan desain yang cocok untuk pengendara keluarga. Sampai saat ini, model big skuter hanya menguasai sekitar 15 persen pangsa pasar di wilayah ini.

Kondisi tersebut berbeda dengan wilayah Jawa yang lebih cenderung berorientasi pada skutik bongsor untuk pengguna perorangan. Hal ini memberikan tantangan tersendiri bagi Honda untuk meningkatkan penetrasi produk big skuter seperti PCX dan ADV di Sulawesi Selatan. Selain itu, harga jual skutik bongsor yang relatif lebih tinggi juga menjadi penghambat utama mengingat preferensi konsumen di wilayah ini lebih mengedepankan nilai ekonomis dan fungsi penggunaan bersama.

Honda Stylo 160 Buka Peluang Pasar Baru

Meski demikian, Astra Motor Sulsel terus memperluas pilihan produk guna menjawab kebutuhan konsumen yang berbeda-beda. Salah satu langkah terbaru adalah peluncuran Honda Stylo 160 yang mulai menunjukkan pencapaian positif. Pada Agustus 2025, penjualan Honda Stylo 160 sudah menembus angka 2.500 unit dengan waktu inden hanya satu sampai dua minggu di Sulawesi Selatan.

Kresna Murti Dewanto menjelaskan bahwa kehadiran Honda Stylo 160 tidak tumpang tindih dengan segmen Scoopy, tetapi justru memperluas pasar Honda di wilayah ini. Dengan karakteristik desain yang lebih modern dan fitur lengkap, Stylo 160 menawarkan opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan skutik bongsor namun dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan PCX atau ADV.

Persaingan Ketat di Segmen Skutik Bongsor

Pasar skutik di Indonesia umumnya semakin kompetitif, khususnya pada segmen bongsor yang diminati urban dan sebagian konsumen menengah atas. Honda menghadapi persaingan ketat dari berbagai merek termasuk Yamaha dan Suzuki di segmen ini. Di Sulawesi Selatan, kompetisi ini makin terasa karena pola penggunaan motor yang unik dan preferensi harga yang ketat.

Meski demikian, Honda tetap optimistis dengan mendiversifikasi produk dan memperkuat layanan purna jual. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pasar skutik bongsor secara bertahap tanpa mengorbankan segmen yang sudah menguasai pasar seperti BeAT dan Scoopy.

Faktor Sosial dan Budaya Pengguna Motor di Sulawesi Selatan

Kondisi sosial dan budaya di Sulawesi Selatan yang masih mengandalkan motor sebagai kendaraan bersama keluarga merupakan faktor kunci yang memengaruhi pilihan konsumen. Berbeda dengan kota-kota besar di Jawa yang umumnya menggunakan satu motor untuk satu orang, pola keluarga besar dan kebutuhan transportasi bersama membuat motor kompak dan hemat biaya menjadi favorit.

Hal ini menjadi perhatian utama bagi produsen seperti Honda dalam mengembangkan strategi pemasaran dan produk sesuai karakteristik pasar lokal. Dengan memahami dan menyesuaikan produk serta harga dengan kebutuhan masyarakat, Honda berharap dapat memperkuat posisinya sekaligus memberikan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen di Sulawesi Selatan.

Pemahaman mendalam tentang dinamika pasar di berbagai wilayah menjadi kunci agar tren skutik bongsor bisa semakin berkembang dan diterima di Sulawesi Selatan. Di samping itu, komitmen menghadirkan produk inovatif seperti Honda Stylo 160 menjadi bagian dari langkah strategis memperluas jangkauan pasar tanpa meninggalkan segmen yang sudah mapan.

Terbaru