Penjualan mobil Mitsubishi terus menunjukkan tren positif meski pasar otomotif nasional mengalami tantangan. Pada Oktober 2025, Mitsubishi membukukan penjualan wholesales sebanyak 7.620 unit, naik 38,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini juga meningkat 26,5 persen dari penjualan bulan sebelumnya. Data tersebut berasal dari laporan bulanan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterima pada 12 November 2025.
Mitsubishi Mengukuhkan Posisi di Pasar
Berkat capaian penjualan yang positif, Mitsubishi memperkuat posisi sebagai merek mobil ketiga terlaris di Indonesia sepanjang tahun 2025. Mereka berhasil mengalahkan Honda dengan selisih lebih dari 6.000 unit berdasarkan data Januari hingga Oktober 2025.
Secara total, penjualan Mitsubishi di periode tersebut tercatat 56.516 unit, meskipun mengalami penurunan sebesar 5,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 59.693 unit.
Destinator Jadi Motor Pertumbuhan
SUV keluarga Mitsubishi Destinator tampil menjadi andalan utama penjualan. Pada Oktober saja, model ini terjual 1.772 unit, yang setara dengan 23,2 persen dari total unit Mitsubishi terjual pada bulan tersebut.
Sejak diluncurkan di ajang GIIAS 2025 pada Juli, Mitsubishi telah menjual total 6.353 unit Destinator di Indonesia. Target penjualan hingga Maret 2026 adalah mencapai 10.000 unit, sebuah target yang dinilai realistis mengingat rata-rata penjualan yang mencapai 2.000 unit per bulan.
Model Lain yang Mendukung Penjualan
Selain Destinator, Mitsubishi Xpander masih menjadi model terlaris dengan penjualan sebesar 2.751 unit pada Oktober 2025. Model Pajero juga memberikan kontribusi signifikan dengan 1.081 unit terjual.
Produk kendaraan niaga ringan Mitsubishi juga cukup diminati. L300 menyumbang 912 unit, Triton dengan 809 unit, dan XForce turut berkontribusi 295 unit dalam data penjualan Oktober.
Pencapaian Pangsa Pasar
Mitsubishi berambisi untuk menguasai 10 persen pangsa pasar Indonesia di tahun ini. Sampai Oktober 2025, pangsa pasar Mitsubishi naik menjadi 8,9 persen dibanding tahun lalu yang sebesar 8,4 persen, memperlihatkan peningkatan yang signifikan.
Meski total penjualan mobil baru di Indonesia bulan Oktober turun 4,4 persen year-on-year menjadi 74.019 unit, penjualan Mitsubishi justru melonjak secara signifikan. Ini menunjukkan kemampuan merek tersebut dalam beradaptasi di tengah dinamika pasar.
Posisi Persaingan di Pasar Otomotif
Pada periode Januari hingga Oktober 2025, Toyota tetap menjadi pemimpin pasar dengan penjualan mencapai 202.376 unit. Daihatsu menyusul di posisi kedua dengan 107.090 unit terjual, sementara Mitsubishi di posisi ketiga dengan 56.516 unit.
Honda yang sebelumnya menjadi pesaing utama, kini berada di posisi keempat dengan 50.270 unit. Hal ini menandakan adanya pergeseran preferensi konsumen otomotif di Indonesia selama 2025.
Tantangan dan Peluang Menjelang Akhir Tahun
Penjualan mobil baru secara nasional sampai Oktober 2025 mengalami penurunan sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jumlah yang tercatat adalah 635.844 unit, masih jauh dari target nasional yang diproyeksikan mencapai 800.000 unit.
Untuk mencapai target ini, para produsen termasuk Mitsubishi harus meningkatkan kinerja penjualan dalam dua bulan terakhir tahun fiskal. Melonjaknya penjualan Mitsubishi di Oktober menandakan optimisme yang kuat di pasar menjelang akhir tahun.
Strategi peluncuran produk baru seperti Destinator dan fokus pada segmen penting mampu mendorong Mitsubishi tetap kompetitif. Tren positif ini menjadi indikasi bahwa Mitsubishi bakal terus memperbesar pengaruhnya di industri otomotif Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.suara.com





