600 Klub Motor Ramaikan BigBang HUT ke-37 BBMC di Bandung, Meriah dan Penuh Antusias

Ratusan klub motor dari berbagai penjuru Indonesia hingga luar negeri berkumpul di Kota Bandung, menandai momen besar bagi Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Indonesia. Acara bertajuk BigBang “Rhythm of the Road” ini menjadi perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-37 BBMC yang berlangsung meriah di kawasan Pussenif, Sabtu malam.

Sebanyak 600 klub motor membanjiri lokasi acara, membawa serta semangat solidaritas dan kebersamaan khas komunitas otomotif. Kehadiran mereka tak hanya memperkuat jaringan persaudaraan antar klub, namun juga menambah kemeriahan dan keunikan pada perayaan tersebut.

Pesta Otomotif dan Budaya dalam BigBang BBMC

BigBang BBMC bukan sekadar ajang kumpul motoris, tapi juga menampilkan berbagai pertunjukan musik dan tari tradisional Nusantara. Head Development BBMC Indonesia, Fangga, menyampaikan acara ini diisi pameran motor klasik khas BBMC, mobil custom, hingga tempat jual-beli motor klasik. Beberapa area menarik di acara antara lain junkyard yang menyediakan beragam suku cadang motor klasik.

Pengunjung dapat menyaksikan:

  1. Pameran motor dan mobil custom.
  2. Pameran dan transaksi motor klasik.
  3. Junkyard suku cadang motor lawas.
  4. Pentas musik berbagai genre.
  5. Tarian dan pertunjukan budaya Nusantara.

Selain otomotif, rangkaian budaya juga menjadi tema utama. Salah satunya adalah kegiatan Culture Ride Kirab Pataka Mojokerto–Bandung. Kolaborasi BBMC dengan Museum Gubug Wayang Mojokerto menghadirkan kirab pembawa simbol budaya dan identitas BBMC, dari Mojokerto menuju markas besar BBMC di Bandung. “Kegiatan ini digelar sebagai upaya merawat tradisi, memperkuat nilai persaudaraan, serta mempromosikan kekayaan budaya Nusantara,” kata Fangga dalam sesi wawancara.

Penguatan Persaudaraan dan Pelestarian Seni Budaya

Wakil Ketua BBMC Indonesia, Angders, menegaskan bahwa komunitas BBMC ingin terus menjaga dan menguatkan nilai dasar fondasi organisasi yaitu persaudaraan. “Kami di BBMC selalu ingin mengembangkan tali persaudaraan dengan menjunjung tinggi arti persaudaraan sejati tanpa melihat latar belakang,” ujarnya.

Komitmen komunitas ini tidak hanya pada dunia otomotif, tapi juga pelestarian budaya dan seni. Angders menyebutkan, BBMC membuka ruang bagi para seniman, komunitas, serta pelaku seni lokal dan nasional untuk berkolaborasi. Mereka juga mengajak para pemusik, dengan tujuan menjaga cita-cita leluhur dan merawat persatuan serta perdamaian di lingkungan komunitas.

BBMC Indonesia telah berhasil menjadikan Hari Ulang Tahun ke-37 sebagai panggung besar yang menggabungkan semangat otomotif, persaudaraan, dan budaya. Bandung pun kembali menjadi saksi kebersamaan para biker Nusantara, memperkuat eksistensi komunitas motor sebagai wadah pelestarian tradisi serta solidaritas tanpa batas.

Baca selengkapnya di: koran-jakarta.com

Terkait