Bali Punya Domain .Bali, Identitas Digital Resmi untuk Promosi dan Bisnis Pulau Dewata

Shopee Flash Sale

Pulau Bali kini resmi memiliki domain internet khusus dengan ekstensi .Bali. Domain ini diperkenalkan sebagai bentuk identitas digital baru yang mewakili budaya, pariwisata, dan kreativitas lokal Pulau Dewata.

Menurut Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), John Simanjuntak, .Bali bukan hanya alamat website biasa, melainkan simbol digital yang membantu masyarakat dan pelaku bisnis lokal menonjolkan nilai khas Bali di mata dunia.

Domain Geografis Sebagai Tren Global

Penggunaan domain berbasis wilayah atau geografis bukan hal baru, karena telah menjadi tren di kota-kota besar dunia. Contohnya adalah .tokyo untuk Tokyo, .paris untuk Paris, dan .nyc untuk New York City. Domain-domain ini digunakan untuk memperkuat branding daerah, membantu pengembangan ekonomi digital, serta mempermudah layanan publik yang berbasis online.

Dengan hadirnya .Bali, Pulau Dewata memiliki platform digital resmi yang dapat memuat cerita budaya, promosi pariwisata, dan berbagai inovasi lokal. Hal ini sekaligus memfasilitasi akses masyarakat luas hingga investor internasional untuk mengenal dan memanfaatkan potensi Bali.

Kerjasama antara Pemerintah Bali dan PANDI

Domain .Bali hadir berkat kerja sama erat antara Pemerintah Provinsi Bali dan PANDI. Kerjasama ini mencakup pengelolaan domain, tata kelola teknis, dan persiapan operasional agar kelangsungan domain .Bali aman dan lancar. Menurut John, penjajakan sudah dilakukan sejak lama dengan pembahasan mendalam tentang regulasi, pendanaan, serta tata kelola domain agar sesuai standar internasional ICANN.

Sebelum proses ini, PANDI juga telah bekerja sama dengan Universitas Udayana dalam kajian teknis untuk penggunaan aksara Bali dalam domain tingkat kedua, menghasilkan domain ᬩᬮᬶ.id. Ini menegaskan komitmen menjaga kearifan lokal dalam perkembangan teknologi digital.

Persiapan Infrastruktur dan Keamanan

PANDI dan pemerintah Bali menyiapkan infrastruktur domain agar sesuai dengan standar global ICANN. Aspek teknis yang diperhatikan termasuk sistem backend registry, mekanisme verifikasi pengguna, dan dukungan teknis operasional DNS. Semua ini bertujuan membuat domain .Bali bukan hanya simbolik melainkan layanan digital yang aman dan terpercaya.

Kerjasama mencakup juga layanan verifikasi pengguna dan rencana promosi edukasi kepada masyarakat luas agar dapat memahami manfaat dan potensi penggunaan domain ini secara maksimal. Domain .Bali memiliki masa berlaku 5 tahun yang dapat diperpanjang sesuai kebijakan ICANN, menunjukkan komitmen jangka panjang kedua belah pihak.

Potensi Pengembangan Ekonomi dan Budaya

Domain .Bali mendorong pertumbuhan ekonomi digital terutama di sektor pariwisata dan kreativitas lokal. Pemerintah dan pelaku usaha dapat menggunakan domain ini untuk menguatkan brand Bali secara online. Selain itu, komunitas lokal juga mendapat ruang representasi digital yang resmi, membantu pelestarian budaya melalui platform digital.

Melalui identitas digital ini, Pulau Dewata dapat lebih mudah menjangkau pasar global dan meningkatkan daya tarik wisatawan maupun investor. .Bali diharapkan menjadi salah satu aset digital penting yang memperkuat posisi Bali sebagai destinasi budaya dan pariwisata internasional.

Inisiatif domain ini menunjukkan bagaimana teknologi digital dapat bersinergi dengan kearifan lokal untuk memajukan daerah. Langkah ini juga menjadi contoh pengelolaan nama domain geografis yang mengedepankan tata kelola profesional sekaligus keberlanjutan jangka panjang.

Dengan hadirnya domain .Bali, Pulau Dewata memperkuat posisinya di ranah digital global, membawa peluang baru bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan pemerintah untuk beradaptasi dan berkembang di era digital.

Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button