Studi terkini mengungkap asal muasal kucing domestik di Eropa yang ternyata lebih baru dari yang diperkirakan. Kucing mulai menjadi hewan peliharaan sekitar 2.000 tahun lalu, bukan sejak prasejarah seperti anggapan sebelumnya.
Para ilmuwan dari Universitas Roma Tor Vergata mempelajari genom dari 225 tulang kucing yang ditemukan di 97 situs arkeologi Eropa dan Timur Dekat. Analisis ini mengungkap bahwa kucing domestik pertama kali masuk ke Eropa lewat jalur perdagangan Romawi.
Peran Kapal Dagang Romawi dalam Penyebaran Kucing
Kucing dibawa para pelaut Romawi menumpang kapal dagang yang mengarungi Laut Mediterania. Mereka dipilih karena kemampuannya memburu tikus yang mengganggu persediaan biji-bijian di kapal. Kapal tersebut menghubungkan Mesir yang kaya ladang dengan pelabuhan-pelabuhan utama Roma.
Bukti genetik menolak hipotesis lama yang menyebutkan domestikasi kucing terjadi bersamaan dengan migrasi petani dari Timur Tengah ke Eropa 6.000 sampai 7.000 tahun lalu. Sebaliknya, domestikasi kucing baru mulai tercatat selama era kekaisaran Romawi.
Dua Gelombang Masuknya Kucing ke Eropa
Penelitian mengidentifikasi dua gelombang masuknya kucing dari Afrika Utara ke Eropa:
- Gelombang pertama, sekitar 2.200 tahun lalu, membawa kucing liar ke Pulau Sardinia. Keturunan kucing di sana berasal dari migran ini.
- Gelombang kedua, dua abad kemudian, adalah kucing domestik sejati yang menjadi nenek moyang kucing modern Eropa.
Menurut Bea De Cupere dari Institut Ilmu Pengetahuan Alam Kerajaan Belgia, kucing mungkin dibawa bukan hanya sebagai pemburu tikus di kapal dagang, tapi juga sebagai hewan yang memiliki nilai religius bagi masyarakat kala itu.
Kucing dan Tentara Romawi
Penyebaran kucing domestik juga didukung oleh pergerakan tentara Romawi di berbagai wilayah Eropa. Fosil kucing yang genetikanya mirip kucing modern ditemukan di bekas benteng Romawi di Austria, tepatnya di Mautern, yang berasal dari antara tahun 50 SM sampai 80 M.
Claudio Ottoni, ahli paleogenetik yang memimpin studi, menegaskan bahwa walau sudah banyak data genetik, asal mula domestikasi kucing tetap menjadi misteri. Proses domestikasi yang kompleks belum bisa dipastikan kapan dan di mana secara tepat terjadi.
Perbedaan Domestikasi Kucing dan Anjing
Berbeda dengan anjing yang didomestikasi dari serigala purba lebih awal, kucing domestik merupakan keturunan langsung dari kucing liar Afrika. Domestikasi kucing berkembang lebih lambat dan menyatu dengan hubungan manusia yang semakin erat, khususnya di zaman Romawi.
Data dan Fakta Penting Studi Genom
- Sampel tulang kucing berusia 10.000 tahun hingga abad ke-19 diteliti.
- Kucing prasejarah di Eropa ternyata masih liar, bukan domestik.
- Genom kucing domestik pertama ditemukan pada era Kekaisaran Romawi.
- Kucing memasuki Eropa melalui jalur perdagangan maritim.
Penemuan ini membuka wawasan baru tentang sejarah kucing peliharaan dan pengaruh kegiatan manusia kuno dalam penyebarannya. Fenomena menumpang kapal dagang menjadi titik penting yang memicu integrasi kucing dengan kehidupan manusia di Eropa.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com