Celestis amankan penerbangan luar angkasa kedua untuk misi memorial membawa abu jenazah manusia

Celestis Inc., perusahaan jasa pemakaman luar angkasa yang berbasis di Texas, kembali membuat terobosan dengan memesan penerbangan roket kedua untuk misi deep space sebagai wahana pengangkut sisa abu jenazah manusia. Kali ini, Celestis memilih Stoke Space sebagai mitra peluncuran dengan roket Nova terbaru mereka untuk misi Voyager yang dinamai "Infinite Flight."

Setelah melalui proses seleksi ketat, Celestis mengumumkan bahwa roket Nova dari Stoke Space akan membawa muatan misi "Infinite Flight" melewati orbit Bumi dan Bulan, kemudian masuk ke orbit heliosentris permanen sejauh hingga 185 juta mil. Roket ini dijadwalkan lepas landas dari Space Launch Complex 14 di Cape Canaveral pada akhir 2026.

Misi Deep Space Memorial, Inovasi Celestis

Misi "Infinite Flight" merupakan perjalanan antariksa komersial mendalam kedua Celestis, setelah program "Enterprise Flight" pada 2024 yang membawa sisa abu jenazah tokoh ternama seperti artis Star Trek, tiga mantan Presiden AS, dan Douglas Trumbull dari "2001: A Space Odyssey." Program ini bertujuan mengabadikan kenangan melalui ekspedisi luar angkasa yang berkelanjutan.

Charles M. Chafer, Co-Founder sekaligus CEO Celestis, menyatakan bahwa misi ini melanjutkan janji perusahaan selama hampir tiga dekade untuk menjadikan penghormatan terakhir sebagai salah satu bentuk penemuan dan ekspansi kehadiran manusia di tata surya. "Terbang dengan Nova, sistem peluncuran dua tahap yang dapat digunakan ulang sepenuhnya, merupakan lompatan teknis sekaligus simbolis," tutur Chafer.

Teknologi Roket Nova dan Peran Stoke Space

Nova adalah roket medium-lift dua tahap yang sepenuhnya dapat digunakan ulang, dikembangkan oleh Stoke Space yang berkantor pusat di Kent, Washington. Perusahaan ini didirikan oleh mantan eksekutif Blue Origin, Andy Lapsa dan Tom Feldman. Roket Nova direncanakan menjalani uji coba orbital pertamanya pada 2026, menandai kemajuan teknologi peluncuran baru di industri antariksa.

Sebagai penyedia layanan peluncuran, Stoke Space menawarkan inovasi reusable system yang menekan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi misi ruang angkasa pada tingkat komersial. Dengan kolaborasi ini, Celestis optimis misi "Infinite Flight" dapat menorehkan sejarah baru dalam layanan pemakaman luar angkasa.

Reservasi dan Layanan Celestis Lainnya

Selain misi Voyager, Celestis juga membuka pemesanan "Mars300," penerbangan ruang angkasa untuk membawa sampel DNA manusia mengorbit di sekitar planet Mars pada awal 2030, menunggu ketersediaan peluncur yang sesuai. Celestis telah menggunakan berbagai layanan peluncuran dari perusahaan aerospace terkemuka, termasuk Vulcan Centaur dari United Launch Alliance dan Falcon 9 milik SpaceX.

Namun, tidak semua misi berjalan mulus. Pada musim panas lalu, kapsul Nyx yang membawa jenazah dari 166 orang gagal membuka parasut saat memasuki kembali atmosfer Bumi di atas Samudra Pasifik, sehingga muatan kapsul "Earth Rise" milik Celestis hilang. Kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam pengelolaan risiko misi komersial antariksa.

Manajemen Misi dan Jadwal Peluncuran

Pelaksanaan operasional untuk misi "Infinite Flight" ditangani oleh Ensemble sebagai manajer misi. Peluncuran ini direncanakan pada kuartal keempat tahun 2026, membuka babak baru dalam pengeksplorasian batas akhir alam semesta dengan tujuan menghormati kenangan manusia secara abadi di ruang angkasa.

Dengan pemilihan Stoke Space yang mengusung rover mesin roket yang revolusioner dan rencana peluncuran yang matang, Celestis mempertegas posisinya sebagai pelopor layanan memorial penerbangan luar angkasa komersial yang terus berkembang dan berinovasi.

Exit mobile version