Elon Musk dikenal sebagai sosok inovator dengan visi luar biasa yang sering menghadirkan janji-janji besar terkait teknologi dan masa depan. Pada tahun 2025, Musk mengumumkan berbagai target ambisius seperti misi manusia ke Mars, layanan robotaxi tanpa pengemudi, hingga pencapaian Artificial General Intelligence (AGI) oleh perusahaan kecerdasan buatannya, xAI. Namun, sebagian besar janji tersebut belum terealisasi sesuai jadwal yang dijanjikan.
Sepanjang tahun 2025, sebagian proyek masih menghadapi tantangan teknis dan regulasi yang menghambat perkembangan. Beberapa inovasi yang dijanjikan hanya sampai tahap uji coba atau masih dalam proses pengembangan lanjutan.
1. Misi Manusia ke Mars Tertunda
Pada 2016, Elon Musk menyatakan target pengiriman manusia ke Mars pada tahun 2025 melalui SpaceX. Upaya ini bertujuan membuka babak baru eksplorasi luar angkasa manusia. Namun, hingga akhir 2025 belum ada misi berawak yang diluncurkan ke Planet Merah. SpaceX masih fokus pada pengembangan roket dan sistem kehidupan yang aman untuk misi jarak jauh tersebut.
2. Robotaxi Tesla di Austin Belum Sepenuhnya Otonom
Musk menyatakan Tesla akan mengoperasikan robotaxi tanpa pengemudi manusia di Austin, Texas, pada 2025. Kendaraan ini diharapkan bisa beroperasi sepenuhnya mandiri tanpa pengawasan manusia di dalamnya. Faktanya, layanan robotaxi Tesla hanya berjalan dengan pengawas keselamatan manusia di dalam mobil sesuai aturan lokal. Otomasi penuh untuk pengguna umum masih belum tersedia.
3. Cakupan Robotaxi Tidak Mencapai Target 50% Populasi AS
Pelaporan keuangan Tesla pertengahan 2025 menjanjikan layanan robotaxi mencapai sekitar separuh populasi Amerika Serikat sebelum akhir tahun. Namun, cakupan layanan masih terbatas pada area tertentu saja. Bahkan di Austin, kota uji coba utama, kehadiran robotaxi Tesla masih langka dan belum merata hingga akhir 2025.
4. xAI Belum Capai Artificial General Intelligence
Perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, xAI, diharapkan bisa mencapai Artificial General Intelligence pada 2025. AGI berarti kecerdasan buatan dengan kapasitas kognitif sebanding manusia. Namun hingga akhir tahun, pencapaian AGI tersebut belum diumumkan. Musk menyatakan bahwa terobosan ini masih butuh waktu tambahan beberapa tahun.
5. Penundaan Demo Tesla Roadster Generasi Baru
Tesla Roadster generasi terbaru sudah diumumkan sejak 2017 dan menerima pemesanan sejak saat itu. Musk sempat menyatakan demo kendaraan akan diadakan pada 2025. Akan tetapi, hingga tahun berakhir belum ada demo resmi dan produksi massal juga belum dimulai.
6. Mobil Terbang Tesla Masih Sekadar Wacana
Pada 2025, Musk mengisyaratkan kemungkinan teknologi mobil terbang Tesla lewat wawancara podcast. Hal ini memicu spekulasi publik mengenai kendaraan terbang masa depan. Namun sampai akhir tahun, tidak ada demonstrasi nyata atau pengumuman resmi terkait mobil terbang yang berhasil dilakukan Tesla.
7. Target Pemangkasan Anggaran AS Oleh DOGE Tidak Terpenuhi
Elon Musk juga ditunjuk memimpin DOGE, badan baru yang bertugas mengurangi pemborosan anggaran pemerintah federal AS. Awalnya Musk menargetkan pemangkasan anggaran hingga US$2 triliun. Namun target ini beberapa kali direvisi turun hingga masih berada di kisaran ratusan miliar dolar. Laporan independen menunjukkan penghematan signifikan belum tercapai, bahkan pengeluaran pemerintah meningkat sepanjang tahun.
Janji-janji besar Elon Musk pada 2025 menunjukkan ambisi yang luar biasa dalam perkembangan teknologi dan kebijakan publik. Meski beberapa target belum tercapai, berbagai proyek masih terus dikembangkan dan berpotensi memberikan dampak besar di masa depan. Verifikasi dan pemantauan atas perkembangan setiap proyek tetap diperlukan untuk mengetahui realisasi dan kemajuan selanjutnya.
Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com




