Advertisement

5 Teknologi Modern yang Dulu Diprediksi Diam-diam oleh Star Trek

Sejak debut seri asli "Star Trek" pada 1966, acara ini tidak hanya menghibur dengan kisah fiktifnya, tetapi juga memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan teknologi nyata. Banyak inovasi yang terlihat di layar ternyata menginspirasi dan memprediksi teknologi masa depan. Berikut ini adalah lima teknologi yang dapat dianggap sebagai prediksi cerdas "Star Trek" yang kini sudah menjadi kenyataan.

1. Handheld Communicators – Cikal Bakal Ponsel Modern
Di serial asli, Starfleet menggunakan communicator genggam kecil yang dapat membuka dan memungkinkan komunikasi dua arah antara awak kapal dan anggota misi di planet. Pada saat itu, teknologi komunikasi nirkabel jarak jauh yang praktis belum tersedia. Penggunaan communicator ini mengilhami teknologi ponsel yang merevolusi komunikasi global. Pada 2017, lebih dari 7,7 milyar langganan seluler tercatat di dunia, melampaui jumlah penduduk bumi yang berkisar 7,6 milyar. Penemu ponsel, Martin Cooper, mengaku mendapatkan inspirasi setelah melihat Captain Kirk menggunakan communicator dalam "Star Trek."

2. Voice-Activated Computers – Awal Mula Perangkat Rumah Pintar
"Star Trek" menggambarkan komputer dengan antarmuka perintah suara yang memungkinkan pengguna berbicara langsung tanpa mengetik. Pada era 1960-an, komputer masih sangat besar dan perlu dikendalikan melalui perintah mekanis. Seri "Star Trek: The Next Generation" menampilkan komputer bercakap-cakap yang diisi suara oleh Majel Barrett Roddenberry. Kini, teknologi pengenal suara seperti Google Assistant dan Amazon Alexa sudah umum di rumah dengan perintah suara sebagai dasar operasinya. Nama proyek pengenalan suara Google adalah "Majel," penghormatan langsung ke warisan "Star Trek."

3. PADDs – Cikal Bakal Tablet Komputer
Personal Access Display Devices (PADDs) diperkenalkan di "Star Trek: The Next Generation" sebagai perangkat tipis dengan layar sentuh yang digunakan untuk membaca dan mengakses data. Kehadiran PADD di banyak kapal Starfleet dan peradaban alien menggambarkan masa depan di mana tablet merupakan alat standar kerja dan komunikasi. Perangkat nyata yang serupa baru muncul di dunia nyata dengan diperkenalkannya tablet pertama dua tahun setelah seri tersebut mulai tayang, dan perkembangan pesat terjadi hingga peluncuran iPad pada 2010. Tablet modern kini dilengkapi kapasitas serupa bahkan melebihi fungsi PADD.

4. Replicators – Awal Revolusi 3D Printing
Replicator di "Star Trek" mampu mengubah energi menjadi objek fisik, termasuk makanan dan berbagai kebutuhan kapal dalam hitungan detik. Meskipun konversi energi ke materi masih di luar jangkauan fisika saat ini, ada teknologi nyata dengan prinsip serupa, yaitu printer 3D. Printer ini memproduksi benda fisik dari bahan filament berlapis-lapis. NASA bahkan pernah mengirimkan file digital untuk mencetak alat di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2014, memungkinkan produksi cepat tanpa pengiriman fisik. Kini, printer makanan 3D juga sudah mulai dikembangkan untuk berbagai jenis makanan.

5. Universal Translators – Teknologi Penerjemah Nyata di Era Globalisasi
Dalam serial, universal translator memungkinkan personel Starfleet berbicara dan memahami bahasa alien secara langsung tanpa kendala. Teknologi ini memecahkan tantangan komunikasi antarspesies di lingkungan kosmik yang luas. Meskipun masih belum sempurna di dunia nyata, teknologi penerjemah sudah sangat maju. Aplikasi seperti Google Translate mampu menerjemahkan teks tertulis maupun suara dalam banyak bahasa menggunakan kamera ponsel atau mikrofon. Earbud penerjemah dengan kemampuan hampir waktu nyata kini bisa menerjemahkan lebih dari 150 bahasa, memudahkan komunikasi lintas budaya dan bahasa.

Teknologi yang dulu hanya impian lewat cerita fiksi ilmiah kini menjadi kenyataan berkat inspirasi kreatif dari "Star Trek." Seri ini mampu menggabungkan teori ilmiah hingga proyeksi masa depan yang masuk akal dan memotivasi pengembang teknologi nyata. Dalam dekade berikutnya, kemampuan teknologi tersebut diprediksi akan terus berkembang dan semakin dekat seperti yang digambarkan dalam alam semesta "Star Trek."

Berita Terkait

Back to top button