Episode 192 podcast This Week In Space membahas antusiasme terkait kemajuan riset dan misi luar angkasa yang menanti di tahun 2026. Banyak pencapaian sains dan teknologi ruang angkasa yang diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada periode tersebut, termasuk sejumlah peluncuran penting dan kolaborasi internasional.
Dalam diskusi terbaru, sorotan utama diberikan kepada rencana peluncuran Artemis II yang akan mengirim awak manusia mengelilingi bulan. Momen ini menjadi tonggak bersejarah sejak terakhir kali dilakukan pada lebih dari lima dekade lalu. NASA menargetkan pelaksanaan misi Artemis II tersebut sejak awal tahun, meski tantangan medis di Stasiun Luar Angkasa Internasional sempat terjadi dan membuat salah satu kru harus kembali ke bumi lebih awal. Namun kenyataannya, NASA mengonfirmasi bahwa insiden ini tidak akan memengaruhi jadwal misi Artemis berikutnya.
Deretan Agenda Ruang Angkasa 2026
Selain Artemis II, sejumlah agenda lain turut menambah ekspektasi publik pada era baru eksplorasi ruang angkasa. China bersiap mengirim robot ke kutub selatan bulan, memperluas kompetisi dalam sains luar angkasa global. Tidak ketinggalan, SpaceX menyiapkan rangkaian uji coba intensif untuk Starship serta mengembangkan sistem pendarat yang akan digunakan dalam misi Artemis III.
Boeing juga dijadwalkan menerbangkan kapsul Starliner lagi, kali ini tanpa awak. Keputusan ini diambil untuk memastikan aspek keamanan perangkat sebelum keberangkatan selanjutnya yang berawak. Sementara itu, program pengembalian sampel dari Mars atau Mars Sample Return kemungkinan akan dihentikan karena kendala teknis dan kebutuhan anggaran.
Fokus Kepemimpinan NASA Baru
Dinamika birokrasi di tubuh NASA juga menarik perhatian. Jared Isaacman kini menempati posisi administrator baru. Pengamat menilai Isaacman memiliki kapasitas serta visi kuat untuk mengarahkan NASA dalam mengelola prioritas-proiritas baru dan menjaga momentum inovasi. Kongres diketahui menjaga level anggaran NASA di kisaran level sebelumnya, sehingga lembaga ini tetap mampu merealisasikan beragam program prioritas hingga 2026.
Daftar Agenda Penting Dunia Antariksa 2026
- Peluncuran Artemis II mengirim astronaut mengelilingi bulan.
- Pengiriman robot China ke kutub selatan bulan.
- Uji Starship SpaceX dan pengembangan pendarat Artemis III.
- Uji terbang kapsul Starliner tanpa awak oleh Boeing.
- Kemungkinan penghentian Mars Sample Return.
- Kepemimpinan baru NASA di bawah Jared Isaacman.
- Stabilitas anggaran NASA untuk mendukung proyek prioritas.
Inovasi dan Gaya Hidup Penggemar Antariksa
Kabar lain yang mengemuka adalah tren meningkatnya minat publik, khususnya penggemar astronomi dan ruang angkasa. Penggunaan teleskop diprediksi meningkat seiring banyaknya peristiwa langit penting. Celestron Astro Fi 102 muncul sebagai pilihan rekomendasi bagi pemula yang ingin mengamati planet dan komet. Selain itu, perusahaan Estes memasarkan model roket Falcon 9 skala nyata yang bisa diluncurkan. Model ini dijual seharga $149.99 dan tersedia diskon khusus menggunakan kode IN-COLLECTSPACE di mitra resmi.
Podcast sebagai Sumber Edukasi Ruang Angkasa
Podcast This Week In Space memainkan peranan penting dalam mengedukasi publik. Setiap episode menyoroti perkembangan terkini, misi besar, hingga perbincangan mengenai perlombaan antariksa internasional. Diskusi yang dipandu oleh Rod Pyle dan Tariq Malik dari Space.com menawarkan analisis isu ruang angkasa secara terperinci serta dapat diakses gratis pada platform podcast populer.
Periode 2026 mendatang diidentifikasi sebagai titik balik dunia antariksa modern. Melalui proyeksi misi-misi besar, perubahan kepemimpinan, dan antusiasme komunitas penggemar ruang angkasa, tahun tersebut diyakini sebagai era inovasi dan kolaborasi yang menentukan masa depan eksplorasi alam semesta.





