Pengguna Gojek mengalami kesulitan saat mencoba memesan layanan karena aplikasi Gojek dilaporkan mengalami gangguan. Kesulitan tersebut terutama terjadi pada fungsi pemesanan pengemudi dan layanan pesan antar makanan GoFood.
Keluhan ini ramai dibahas di media sosial, khususnya platform X, pada Selasa sore (13 Januari 2026). Akun-akun pengguna menyatakan tidak mampu memasukkan lokasi penjemputan sehingga tidak bisa melanjutkan proses pemesanan. Misalnya, akun @fathurwithyou menulis, “Wah Gojek kenapa nih gak bisa load location.”
Imbas Gangguan di Saat Jam Sibuk
Gangguan ini terjadi pada jam sibuk pulang kerja atau rush hour, saat permintaan layanan Gojek biasanya meningkat. Akun @geehanii mengungkapkan kekecewaannya karena aplikasi yang biasa diandalkan untuk perjalanan pulang ke rumah maupun ke moda transportasi umum seperti stasiun dan halte tidak bisa berfungsi dengan baik.
Sementara itu, sejumlah pengemudi Gojek mencoba membuka orderan secara manual lewat platform X untuk tetap melayani pelanggan, seperti yang dilakukan oleh akun @riyanda_f yang menawarkan perjalanan pulang bareng dari Cipete ke Pamulang.
Dampak Lebih Luas pada Berbagai Layanan Gojek
Gangguan pada aplikasi Gojek ini tidak hanya berdampak pada layanan transportasi GoRide dan GoCar, tapi juga layanan antar makanan GoFood. Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Gojek mengenai apakah layanan pengiriman seperti GoSend dan sistem pembayaran digital GoPay turut terpengaruh.
Gojek sendiri merupakan salah satu super app terbesar di Indonesia dengan ekosistem layanan yang luas. Pada 2023, Gojek memiliki lebih dari 3,1 juta mitra driver yang aktif melayani jutaan pengguna setiap hari.
Respon dan Upaya Perbaikan
Hingga berita ini diturunkan, Gojek belum memberikan pernyataan resmi terkait gangguan yang terjadi. Belum diketahui penyebab teknis dari error pada aplikasi tersebut dan estimasi waktu perbaikan. Para pengguna diharapkan untuk memantau kanal resmi Gojek guna mendapatkan update terbaru.
Berbagai gangguan layanan digital pada jam sibuk dapat mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat luas. Keandalan aplikasi seperti Gojek menjadi sangat krusial mengingat perannya sebagai platform layanan on-demand utama di berbagai kota besar di Indonesia.
Pengguna disarankan untuk sementara waktu mencari alternatif transportasi atau layanan pesan antar makanan lain sambil menunggu perbaikan. Informasi lanjutan dan klarifikasi resmi dari Gojek akan menjadi kunci untuk mengatasi kebingungan dan kekecewaan para pelanggan setianya.
Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com




