5 Teknologi Mengejutkan yang Mengubah Cara Kapal Berlayar di Seluruh Dunia

Industri pelayaran dunia menjadi salah satu kontributor terbesar emisi karbon secara global. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul inovasi teknologi yang perlahan mulai mengubah cara kapal beroperasi agar lebih ramah lingkungan dan efisien.

Sejumlah perusahaan dari berbagai negara berlomba mencari solusi, mulai memanfaatkan teknik tradisional hingga menerapkan sistem digital canggih. Kombinasi teknologi ini terbukti mampu menekan polusi serta meningkatkan efisiensi perjalanan laut.

1. Kapal dengan Sistem Penangkap Emisi Sendiri

Pemanfaatan teknologi penangkap emisi pada kapal kini semakin berkembang pesat. Startup Seabound yang berbasis di London telah melakukan terobosan penting dengan memasang alat penangkap gas buang di salah satu kapal kargo pengangkut semen. Teknologi ini mengubah emisi karbon menjadi batu kapur yang kemudian dapat digunakan kembali sebagai bahan utama semen.

Berdasarkan uji coba yang dilakukan, sistem ini berhasil menangkap sekitar 80% karbon dan 90% sulfur yang dihasilkan kapal. Selain menekan polusi dari kapal, solusi ini juga mengurangi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan batu kapur.

2. Kelahiran Jenis Kapal Layar Baru

Teknologi VentoFoils hadir sebagai solusi hemat bahan bakar untuk kapal modern. Tidak seperti layar konvensional yang hanya menangkap angin, VentoFoils dilengkapi dengan sayap berongga serta kipas internal yang mengatur kekuatan dan arah tarikan angin. Sistem ini bergerak otomatis berdasarkan data kecepatan serta arah angin yang diterima.

Econowind, perusahaan di balik VentoFoils, mengklaim bahwa teknologi ini bisa mengurangi konsumsi bahan bakar kapal sebesar 10% hingga 30%. Sejak awal peluncurannya, VentoFoils telah terpasang pada lebih dari 130 kapal dan diharapkan terus bertambah secara global.

3. Pemanfaatan Aliran Laut dengan AI

Kecerdasan buatan mulai diterapkan untuk memaksimalkan penggunaan arus laut saat pelayaran kapal niaga. Peneliti di Sydney mengembangkan pemodelan AI yang mampu memprediksi arus laut sehingga kapal dapat menyesuaikan rute pelayaran secara dinamis. Penggunaan arus alami laut ini mampu menekan bahan bakar yang dibutuhkan dan mengurangi emisi pada perjalanan panjang lintas samudera.

Fakta menunjukkan, kapal-kapal kargo berukuran besar bisa mengangkut ribuan kontainer sekaligus membakar berton-ton bahan bakar setiap harinya. Inovasi pemanfaatan arus laut disinyalir menjadi salah satu langkah besar menuju pelayaran berkelanjutan.

4. Sistem ‘Shore Power’ untuk Sandar di Pelabuhan

Sistem shore power atau ‘listrik darat’ menjadi solusi bagi kapal yang sedang bersandar di pelabuhan agar bisa mematikan mesin diesel tambahan mereka. Melalui sistem ini, kapal tetap dapat mengoperasikan sistem penerangan, AC, hingga pendingin ruang tanpa perlu membakar bahan bakar. Hasilnya, polusi udara dan suara yang dihasilkan saat kapal sandar dapat ditekan secara signifikan.

Cavotec, perusahaan asal Swiss, baru saja menandatangani kontrak senilai $8,75 juta untuk memasok sistem shore power ke armada kapal baru milik perusahaan pengiriman kontainer internasional. Upaya ini akan memperluas penggunaan shore power di berbagai pelabuhan utama dunia.

5. Layar Kaku Modern di Kapal Tanker

Transformasi layar tradisional menjadi superstruktur baja raksasa dilakukan oleh Union Maritime. Sebagai eksperimen awal, mereka memasang rigid sail setinggi 123 kaki di kapal tanker Brands Hatch dengan kapasitas 114.000 deadweight ton. Layar kaku ini diproyeksikan mampu menghemat bahan bakar lebih dari 1.320 ton setiap tahunnya.

Union Maritime berencana memperluas pemasangan teknologi layar modern ini ke 34 kapal lainnya. Solusi inovatif ini membuka peluang baru dalam pengurangan emisi serta biaya operasional kapal tanker secara global.

Teknologi pelayaran masa depan kini bergerak ke arah efisiensi dan keberlanjutan lingkungan. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada penurunan emisi karbon, tetapi juga turut menekan biaya operasional serta memaksimalkan sumber daya yang ada. Perusahaan pelayaran diharapkan dapat terus beradaptasi dengan tren teknologi guna menghadirkan transportasi laut yang bersih dan efisien.

Exit mobile version