SpaceForge, perusahaan asal Inggris yang bergerak di bidang material luar angkasa dan satelit, sukses menciptakan plasma bersuhu tinggi hingga 1.800 derajat Fahrenheit di satelit manufakturnya yang mengorbit Bumi. Pencapaian ini menjadi tonggak kunci dalam teknologi industri luar angkasa karena membuka peluang baru dalam produksi material canggih dengan kualitas lebih baik dari yang bisa dihasilkan di Bumi.
Plasma adalah gas yang dipanaskan hingga suhu sangat tinggi sehingga atom-atomnya terionisasi. Dalam pengujian pada satelit ForgeStar-1, SpaceForge berhasil mencapai suhu sekitar 1.000 derajat Celsius. Penggunaan plasma di lingkungan orbit bertujuan untuk mendukung proses pertumbuhan kristal pada fase gas, yang sangat penting dalam pembuatan semikonduktor maupun komponen elektronik masa depan.
Keunggulan Manufaktur di Orbit
Di Bumi, industri seperti produksi serat optik dan semikonduktor memerlukan investasi alat yang sangat mahal dan lingkungan bersih tingkat tinggi. Tidak sedikit perusahaan teknologi global menghabiskan dana miliaran dolar hanya untuk membangun satu fasilitas. Faktor keberhasilan produksi pun sangat bergantung pada kesterilan dan bahan baku tanpa cacat. Meski demikian, tingkat kegagalannya tetap cukup besar dan membuang banyak material setiap kali produksi berjalan.
Lingkungan luar angkasa menawarkan kondisi bebas debu serta mikrogravitasi yang sangat ideal untuk eksperimen pembuatan chip dan komponen elektronik baru. SpaceForge membuktikan keunggulan ini dengan berhasil menciptakan plasma yang sangat panas di lingkungan orbit, mengeliminasi berbagai kendala manufaktur di Bumi seperti pencemaran debu atau fluktuasi gravitasi yang mempengaruhi proses pertumbuhan kristal.
Inovasi Satelit ForgeStar-1
ForgeStar-1 merupakan satelit SpaceForge yang difungsikan untuk uji coba metodologi manufaktur orbital. Capaian utama pada satelit ini adalah pembangkitan plasma panas sebagai bagian penting dalam eksperimen pertumbuhan kristal gas. “Penghasil plasma di orbit jadi terobosan fundamental; ini membuktikan lingkungan ideal material tingkat lanjut bisa dicapai melalui satelit komersial khusus, membuka babak baru dalam dunia manufaktur,” tegas Joshua Western, CEO SpaceForge.
Setelah rangkaian uji berlangsung, ForgeStar-1 direncanakan untuk melakukan deorbitasi dan terbakar di atmosfer. Konsep ini sekaligus mengeliminasi risiko sisa satelit menjadi sampah antariksa.
Tahapan Pengembangan Manufaktur Satelit
- Satelit dikirim ke orbit dengan misi eksperimen plasma suhu tinggi.
- Uji pertumbuhan kristal gas dilakukan sebagai simulasi produksi semikonduktor masa depan.
- Satelit tanpa sistem pengembalian akan dibakar di atmosfer setelah pengujian selesai.
- Generasi berikutnya, ForgeStar-2, disiapkan untuk membangun produksi aktual dan dilengkapi fasilitas pengembalian ke Bumi agar hasil produk dapat dikumpulkan dan digunakan.
- Pengembangan jangka panjang berfokus pada satelit manufaktur dengan sistem “return vehicle” sehingga produk mutakhir dari luar angkasa bisa secara rutin didistribusikan ke fasilitas di Bumi.
Dampak Bagi Industri dan Teknologi
Manufaktur di luar angkasa dapat memberikan dampak transformasional bagi sektor elektronik global. Komponen yang diproduksi dalam kondisi sangat bersih dan tanpa gangguan gaya gravitasi akan meningkatkan kemurnian serta efisiensi produk seperti chip semikonduktor atau serat optik. Inisiatif SpaceForge membuka potensi pembuatan produk yang sebelumnya mustahil dicapai di muka Bumi.
ForgeStar-2 diproyeksikan akan mulai membangun sampel komponen hasil manufaktur di luar angkasa pada peluncuran berikutnya di tahun ini. Teknologi ini menandai lahirnya industri manufaktur “off-planet” yang mungkin dalam waktu dekat akan menjadi standar baru bagi elektronik canggih. Menurut data resmi SpaceForge, investasi pada sistem manufaktur satelit khusus dan teknologi plasma suhu tinggi akan mengubah paradigma industri teknologi tinggi global.
Langkah SpaceForge menempatkan Inggris sebagai salah satu pionir dalam industri manufaktur berbasis antariksa. Dengan inovasi ini, revolusi produksi material tingkat lanjut kian mendekati kenyataan, membuka cakrawala baru bagi industri teknologi canggih dan eksplorasi luar angkasa.





