NASA Resmi Umumkan Jadwal Peluncuran Artemis II, Simak Detail Terbarunya di Sini!

NASA telah resmi mengumumkan sejumlah jendela peluncuran untuk misi Artemis II. Keputusan ini menandai pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, peluncuran misi berawak ke luar orbit Bumi kembali direncanakan secara terstruktur. Artemis II akan menjadi tonggak penting bagi program eksplorasi luar angkasa Amerika Serikat, mengantarkan empat astronot mengelilingi Bulan sebagai tahap penting sebelum pendaratan manusia ke kutub selatan bulan pada Artemis III.

Pemberitahuan waktu peluncuran Artemis II sangat dinanti. Pembaca mencari kepastian kapan peluncuran terjadi, proses persiapannya, serta mengapa misi ini krusial untuk eksplorasi ruang angkasa masa depan. Informasi akurat tentang proses, jadwal, dan tujuan misi inilah yang dicari masyarakat global.

Jadwal Jendela Peluncuran Artemis II

NASA menyediakan tiga periode utama peluncuran yang masing-masing menawarkan peluang peluncuran selama beberapa hari. Rentang ini ditentukan berdasarkan kebutuhan teknis Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion, serta faktor-faktor orbit yang ketat.

Berikut daftar jendela peluncuran Artemis II dan tanggal peluang yang tersedia:

  1. Jadwal pertama: 31 Januari hingga 14 Februari, dengan peluang pada 6, 7, 8, 10, dan 11 Februari.
  2. Jadwal kedua: 28 Februari hingga 13 Maret, dengan peluang pada 6, 7, 8, 9, dan 11 Maret.
  3. Jadwal ketiga: 27 Maret hingga 10 April, dengan peluang pada 1, 3, 4, 5, dan 6 April.

Durasi setiap jendela peluncuran hanya sepekan sekali, dengan empat hingga lima peluang dalam setiap periode. Kepastian tanggal tergantung kesiapan teknis dan review akhir sebelum peluncuran.

Tahapan Persiapan Menuju Peluncuran

Persiapan jelang peluncuran menjadi perhatian utama NASA. Pihak lembaga menegaskan bahwa keselamatan kru tetap menjadi prioritas sampai semua tahapan kritis dilalui.

Tahapan berikut dilakukan sebagai bagian dari uji kelayakan:

  • Rollout SLS dan Orion dari Vehicle Assembly Building ke Launch Pad 39B di Kennedy Space Center dilakukan oleh crawler-transporter 2, kendaraan darat terbesar di dunia.
  • Setelah tiba di launch pad, seluruh sistem—roket, kapsul, peluncur mobile, dan perlengkapan pendukung di darat—akan diuji integrasi dan dilanjutkan dengan serangkaian latihan simulasi peluncuran.
  • Salah satu tahap paling determinan, wet dress rehearsal, akan memuat lebih dari 700.000 galon oksigen cair dan hidrogen cair. Sesi latihan ini mensimulasikan hitung mundur hingga detik terakhir peluncuran.
  • Jika diperlukan, NASA akan mengulang uji coba dan melakukan modifikasi pada SLS atau Orion di Vehicle Assembly Building.

Setelah proses simulasi berhasil, NASA akan menggelar flight readiness review beberapa hari sebelum jadwal peluncuran. Setelah semua dinyatakan siap, barulah tanggal final peluncuran dikonfirmasi.

Mengenal Misi Artemis II

Artemis II adalah tindak lanjut dari keberhasilan Artemis I yang telah dilakukan tanpa kru pada 2022. Misi Artemis II menjadi uji terbang berawak pertama untuk Orion dan SLS dalam lingkungan luar angkasa nyata. Selama sepuluh hari, tim astronot akan menguji kinerja sistem kendaraan dan melakukan latihan manuver kritis yang kelak digunakan pada Artemis III.

Empat kru Artemis II terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch dari NASA, dan Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency. Mereka akan lepas landas dari Kennedy Space Center, mengelilingi Bumi dua kali untuk membangun kecepatan dan menguji sistem pendukung kehidupan, komunikasi, serta navigasi secara real time.

Kru juga akan memeriksa jaringan komunikasi Deep Space Network milik NASA, mempraktikkan operasi manual kapsul, serta mensimulasikan pertemuan dan manuver menjauh dari upper stage sebagai persiapan untuk misi berikutnya.

Setelah memperoleh kecepatan optimal, kapsul Orion akan melakukan trans-lunar injection untuk menuju lintasan terjauh mengelilingi Bulan selama empat hari. Misi ini menampilkan jalur "angka delapan" yang memperlihatkan pemandangan Bumi dan Bulan sekaligus dari kejauhan lebih dari 230.000 mil.

NASA juga fokus pada penelitian sains, termasuk eksperimen kesehatan astronot, geologi bulan, cuaca luar angkasa, dan pemantauan satelit mini kubus selama penerbangan. Pada perjalanan pulang, sistem kapsul akan kembali diuji dengan mengandalkan gravitasi Bumi sepenuhnya tanpa penambahan tenaga pendorong.

Kesiapan Infrastruktur dan Penanganan Kendala

Sebelum peluncuran, NASA melakukan inspeksi menyeluruh pada sistem kabel dan valve, termasuk penggantian kabel yang tidak sesuai serta perbaikan ground system untuk memasok udara kapsul. Seluruh perubahan telah diverifikasi lewat pengujian teknis dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah pelajaran diambil dari Artemis I, di mana misi pertama sempat mengalami beberapa kali penundaan akibat kebocoran hidrogen dan perlu empat kali simulasi latihan penuh beserta dua pengembalian ke hanggar. Saat ini, NASA memastikan proses berjalan sesuai jadwal namun tidak mengesampingkan kemungkinan mengulang beberapa tahapan jika ditemukan masalah.

Lori Glaze, Associate Administrator bidang Eksplorasi NASA, menekankan, "Kami masih bisa mengejar peluncuran Februari jika semua berjalan lancar." Jadwal peluncuran tetap terbuka, namun keputusan final akan menunggu hasil penilaian kesiapan akhir beberapa hari jelang peluncuran.

NASA juga memastikan pelaksanaan Artemis II tidak akan terdampak oleh penjadwalan misi Crew Dragon berikutnya, seperti yang dikonfirmasi oleh Administrator Jared Isaacman. Masing-masing misi tetap dipisahkan secara operasional dan tidak membutuhkan penjadwalan ulang secara signifikan.

Dengan segala persiapan matang, Artemis II menjadi misi penentu dalam sejarah eksplorasi luar angkasa modern. NASA menjaga transparansi dan keselamatan di setiap langkah agar masyarakat dunia terus mendapat pembaruan informasi yang relevan mengenai perjalanan kembali manusia ke Bulan.

Berita Terkait

Back to top button