Sebuah startup pariwisata luar angkasa asal China, InterstellOr, tengah mempersiapkan penerbangan berawak pertamanya pada tahun 2028. Perusahaan ini telah membuka pemesanan tiket untuk penerbangan suborbital dan berhasil menarik perhatian publik dengan mengonfirmasi keikutsertaan selebriti untuk misi awal.
InterstellOr memperkenalkan versi eksperimental dari kapsul kru CYZ1 (ChuanYueZhe 1) yang didesain khusus agar penumpang dapat merasakan kondisi mikrogravitasi. Kapsul ini akan membawa penumpang melewati Garis Kármán, batas arbitrer di ketinggian 100 kilometer di atas permukaan laut yang umumnya dijadikan standar awal ruang angkasa.
Penerbangan Suborbital dan Fasilitas Kapsul CYZ1
Pada Januari, InterstellOr menampilkan secara resmi kapsul CYZ1 dan menjalankan uji pendaratan menggunakan buffer. Uji coba ini penting untuk menjamin keselamatan penumpang selama fase pendaratan setelah penerbangan suborbital yang berlangsung singkat tersebut. Rencana penerbangan komersial nantinya memungkinkan wisatawan luar angkasa menikmati pengalaman gravitasi nol selama beberapa menit.
Penjualan tiket untuk penerbangan di masa depan sudah dibuka dengan harga sekitar 3 juta yuan atau setara US$430.000 per kursi. Untuk memesan, calon penumpang diwajibkan untuk membayar uang muka sebesar 10%. Harga ini sejajar dengan tarif yang dikenakan oleh perusahaan pariwisata luar angkasa di Barat seperti Blue Origin.
Selebriti Pertama dan Tokoh Penting dalam Misi
InterstellOr telah mengumumkan nama selebriti pertama yang ikut dalam penerbangan suborbitalnya, yaitu aktor asal China, Johnny Huang Jingyu. Ia tercatat sebagai penumpang dengan nomor registrasi 009. Selain itu, perusahaan juga telah mengonfirmasi bahwa Lin Xiaoyan, seorang penyair keturunan Tionghoa-Amerika, akan menjadi astronot wanita keturunan Tionghoa pertama yang mengikuti misi luar angkasa.
Keterlibatan selebriti dan tokoh ternama ini menunjukkan strategi perusahaan untuk mengangkat profil pariwisata luar angkasa China dan menumbuhkan minat publik. Langkah ini juga mencerminkan pola yang diikuti industri pariwisata ruang angkasa global.
Industri Pariwisata Luar Angkasa China yang Berkembang
InterstellOr bukan satu-satunya pelaku yang bergerak di bidang pariwisata luar angkasa di China. Perusahaan lain seperti CAS Space, yang merupakan anak perusahaan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, juga tengah mengembangkan program serupa. CAS Space menguji coba kapsul tidak berawak untuk penelitian mikrogravitasi pada Januari lalu.
Sementara itu, Deep Blue Aerospace juga berambisi mengoperasikan penerbangan suborbital menggunakan roket yang dapat digunakan ulang. Persaingan antara perusahaan-perusahaan ini menandai pertumbuhan pesat dari industri wisata ruang angkasa di China.
Perbandingan dengan Perusahaan Pariwisata Luar Angkasa Barat
InterstellOr mengambil inspirasi dari perusahaan seperti Blue Origin, yang telah sukses menggelar penerbangan suborbital dengan kendaraan New Shepard. Blue Origin sudah mengangkut sejumlah selebriti ternama, termasuk aktor William Shatner, mantan pemain NFL Michael Strahan, dan pendiri perusahaan itu sendiri, Jeff Bezos.
Model bisnis dan pendekatan pemasaran InterstellOr menunjukkan ambisi serupa, yaitu menciptakan pengalaman luar angkasa yang eksklusif dan aman bagi kalangan wisatawan kelas atas.
Latar Belakang Tim dan Teknologi
Dibentuk pada Januari tahun lalu, InterstellOr terdiri dari tim inti yang memiliki pengalaman dari program penerbangan luar angkasa berawak milik pemerintah China. Hal ini memberikan keyakinan akan kemampuan teknis perusahaan dalam mengembangkan misi berawak yang aman dan sukses.
Walaupun target penerbangan perdana adalah tahun 2028, waktu tersebut masih bergantung pada kemajuan pengembangan teknis, pengujian, dan sertifikasi yang ketat. Kapsul CYZ1 dan sistem pendukungnya harus melewati standar keselamatan internasional untuk memastikan kesuksesan misi berawak.
Dengan berbagai persiapan yang tengah berjalan, InterstellOr siap menyambut era baru pariwisata ruang angkasa di China. Kehadiran tokoh terkenal sebagai penumpang semakin menegaskan daya tarik dan potensi bisnis di sektor yang sedang berkembang ini. Industri wisata luar angkasa China pun semakin mendapatkan momentum dalam persaingan global.
