Lebih dari 5.000 Iguana di Florida Membeku Akibat Cuaca Dingin Ekstrem, Ini Penjelasannya

Pejabat konservasi satwa liar di Florida melaporkan tindakan pengumpulan dan pemusnahan lebih dari 5.000 iguana hijau yang membeku akibat cuaca dingin ekstrem di negara bagian tersebut. Florida Fish and Wildlife Commission (FWC) mengizinkan pengendalian massal ini untuk mengurangi populasi reptil invasif yang jatuh dari pohon-pohon saat suhu turun di bawah titik beku.

Iguana hijau, spesies tropis yang terbawa ke Florida, mengalami kegagalan fungsi sistem tubuhnya ketika suhu udara menyentuh di bawah 45 derajat Fahrenheit (sekitar 7 derajat Celsius). Dalam kondisi dingin ekstrim ini, iguana menjadi kaku dan tidak bergerak selama berhari-hari sampai suhu menghangat kembali. Fenomena ini menyebabkan ribuan iguana terjatuh dari pepohonan, memicu respons cepat dari pihak berwenang dan masyarakat.

Pengumpulan Ribuan Iguana di Florida

Sebanyak 5.195 iguana hijau berhasil ditangkap dan dibawa ke pusat-pusat pengumpulan yang dikelola oleh FWC. Semua penangkapan hampir seluruhnya terjadi di wilayah selatan Florida. Dari total tersebut, 3.882 iguana disalurkan ke markas besar FWC di Sunrise, sementara sisanya dibawa ke fasilitas di Tequesta (1.075 ekor), Marathon di Kepulauan Florida (215 ekor), dan Fort Myers (23 ekor).

Pihak FWC menetapkan operasi khusus yang berlangsung selama dua hari, mengatur pengumpulan iguana yang terperangkap dalam kondisi membeku. Langkah ini bertujuan untuk memanfaatkan cuaca dingin guna memangkas populasi iguana invasif yang selama ini merugikan lingkungan dan infrastruktur setempat.

Dampak Negatif Iguana Hijau di Florida

Iguana hijau dikenal sebagai spesies invasif yang membawa dampak signifikan terhadap ekosistem dan ekonomi Florida. Hewan ini menggerogoti tanaman asli, bunga, dan merusak struktur fisik seperti trotoar serta tembok laut. Kerusakan ini meningkatkan biaya perawatan infrastruktur publik serta mengancam keanekaragaman hayati lokal.

FWC menegaskan keberhasilan pemberantasan lebih dari 5.000 iguana ini tidak lepas dari kerja sama banyak pihak. Baik staf dari berbagai divisi FWC maupun warga yang sukarela mengumpulkan iguana dari properti mereka berperan penting dalam upaya pengendalian sehingga dapat dilakukan secara terstruktur dan efektif.

Imbas dari Cuaca Dingin Ekstrem

Setelah suhu tercatat mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sejak lebih dari satu dekade terakhir, kondisi mulai membaik. Ribuan iguana yang belum sempat dikumpulkan mulai menghangat dan dapat pulih dari keadaan membeku tersebut. Namun, FWC mengingatkan bahwa pembunuhan iguana secara manusiawi diperbolehkan sepanjang tahun di properti individu dengan izin pemilik tanah.

Cuaca dingin yang melanda Florida kali ini merupakan fenomena udara arktik langka yang tidak hanya berdampak pada satwa liar tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi besar. Diperkirakan, kerusakan mencapai sekitar 13 hingga 15 miliar dolar Amerika Serikat. Sektor pertanian, terutama kebun jeruk, merasakan dampak paling parah akibat suhu yang mengganggu siklus pertumbuhan tanaman.

Catatan Penting Mengenai Iguana di Florida

  1. Iguana hijau adalah spesies invasif yang dilarang dipelihara tanpa izin resmi.
  2. Masyarakat dapat membunuh iguana secara manusiawi di properti pribadi sepanjang tahun.
  3. Cuaca dingin di bawah 45 derajat Fahrenheit dapat membuat iguana membeku hingga tidak bergerak.
  4. FWC mengoperasikan pusat pengumpulan di beberapa wilayah untuk menekan populasi reptil ini.
  5. Upaya pengendalian dilakukan demi melindungi ekosistem dan infrastruktur Florida.

Mengingat iguana hijau tetap menjadi ancaman bagi lingkungan dan properti di Florida, langkah-langkah pengendalian seperti yang diambil FWC akan terus diperlukan. Pengelolaan populasi reptil ini penting untuk menekan dampak buruk terhadap tanaman asli, mencegah kerusakan infrastruktur, dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah yang kerap menjadi habitat mereka.

Berita Terkait

Back to top button