Penjualan Kacamata Pintar Meta Ray-Ban Capai Jutaan Unit, Produksi Jadi Lebih Besar

Penjualan kacamata berbasis kecerdasan artifisial (AI) hasil kolaborasi antara Meta dan EssilorLuxottica, perusahaan induk merek Ray-Ban dan Oakley, telah menembus angka 7 juta unit sepanjang tahun 2025. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan total penjualan gabungan pada tahun 2023 dan 2024 yang hanya mencapai sekitar 2 juta unit.

EssilorLuxottica menyebut keberhasilan produk AI ini sebagai pendorong utama revolusi di sektor wearables. Popularitas merek ikonik Ray-Ban dan Oakley diyakini mampu menarik permintaan konsumen global secara kuat. Perluasan lini produk Oakley pada Juni 2025 terbukti berperan penting dalam memperluas cakupan pasar dan memacu penjualan.

Peningkatan Kapasitas Produksi

Dengan permintaan yang melonjak, EssilorLuxottica bersama Meta tengah mempertimbangkan peningkatan kapasitas produksi hingga 20 juta unit pada akhir tahun 2026. Langkah ini ditempuh agar pasokan dapat memenuhi permintaan global yang terus meningkat. Manajemen menilai peningkatan produksi krusial untuk menjaga ketersediaan produk di rantai pasok internasional.

Pasar Amerika Serikat menjadi salah satu pangsa utama, dengan permintaan yang sangat tinggi terutama pada model-model terbaru. Ketatnya kondisi pasokan di AS membuat Meta menunda peluncuran internasional dari model “Ray-Ban Display” yang direncanakan awal 2026. Prioritas sementara diberikan untuk memenuhi pasar AS terlebih dahulu.

Inovasi Teknologi Terbaru

Model terbaru yang dirilis pada September 2025 dibanderol dengan harga sekitar US$799 atau sekitar Rp12,5 juta. Kacamata ini dilengkapi dengan layar kecil yang terintegrasi langsung di lensa, menyediakan fungsi augmented reality (AR) yang canggih dan interaktif. Fitur neurotechnology serta kontrol gestur tangan memungkinkan pengguna mengoperasikan perangkat tanpa menyentuh fisik, menghadirkan pengalaman penggunaan lebih intuitif daripada generasi sebelumnya.

Kemitraan Strategis dan Masa Depan Produk

Kolaborasi antara Meta dan EssilorLuxottica telah berjalan sejak 2019 dan mulai menunjukkan hasil positif pascapeluncuran versi kedua pada 2023. Versi pertama yang dirilis pada 2021 belum mampu meraih pasar secara optimal. Melihat perkembangan tersebut, kedua perusahaan memperpanjang kontrak kemitraan pada 2024 untuk mengembangkan produk bersama setidaknya selama satu dekade ke depan.

Persaingan di ranah kacamata pintar semakin ketat dengan hadirnya pemain besar lain seperti Google, Apple, dan Samsung yang juga tengah mengembangkan perangkat serupa. Namun hingga kini, dominasi pasar masih dipegang oleh kemitraan EssilorLuxottica dan Meta berkat inovasi teknologi dan merek kuat yang mereka miliki.

Fakta Penting:

  1. Penjualan kacamata AI Meta-Ray-Ban mencapai 7 juta unit pada 2025.
  2. Produksi bakal ditingkatkan hingga 20 juta unit untuk memenuhi permintaan.
  3. Harga model terbaru sekitar US$799 dengan teknologi neurotechnology dan kontrol gestur.
  4. Peluncuran internasional model terbaru ditunda untuk prioritaskan pasar AS.
  5. Kemitraan antara Meta dan EssilorLuxottica diperpanjang hingga satu dekade ke depan.

Pengembangan teknologi kacamata AI ini menjadi tonggak penting dalam evolusi perangkat wearable. Dengan terus meningkatnya adopsi global serta inovasi mutakhir, produk ini berpotensi menjadi standar baru di segmen smart glasses. Kedua perusahaan berkomitmen menjaga momentum untuk menghadirkan pengalaman teknologi augmented reality yang lebih luas dan menarik bagi konsumen di masa mendatang.

Baca selengkapnya di: teknologi.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button