Gunung biasanya identik dengan gunung yang menjulang tinggi dan sulit untuk didaki. Namun, ternyata ada gunung-gunung dengan ketinggian yang sangat rendah, bahkan tidak mencapai 100 meter. Beberapa di antaranya bahkan hanya setinggi beberapa meter saja. Fenomena ini menarik karena menunjukkan bahwa gunung tidak harus selalu besar untuk dianggap sebagai gunung.
Berikut adalah lima gunung terpendek di dunia yang bisa kamu jumpai, yang ternyata memiliki ketinggian di bawah 50 meter. Gunung-gunung ini memiliki karakteristik unik dan sejarah yang menarik, menjadikannya destinasi wisata yang berbeda dari gunung-gunung pada umumnya.
1. Gunung Jingshan (0,6 meter)
Gunung Jingshan yang terletak di Provinsi Shandong, Cina, memiliki ketinggian hanya 0,6 meter atau 60 sentimeter. Secara fisik, gunung ini tampak seperti sebuah batu besar yang mencuat dari tanah. Menurut laporan Oddity Central, puncak tersebut sebenarnya hanyalah sebagian kecil dari badan gunung karena sebagian besar terkubur di dalam tanah. Karena kawasan ini dilindungi, penggalian dan pembangunan dilarang, sehingga tinggi keseluruhan gunung ini tidak diketahui secara pasti. Gunung Jingshan tetap populer sebagai lokasi wisata karena keunikannya.
2. Gunung Hiyoriyama (3 meter)
Di Jepang, Gunung Hiyoriyama memiliki ketinggian hanya 3 meter. Gunung ini sempat lebih tinggi yaitu sekitar 6 meter sebelum terjadi tsunami besar yang melanda Jepang. Pemerintah Jepang memberikan gelar gunung terpendek di negara itu kepada Hiyoriyama setelah tsunami tersebut. Gunung ini sejatinya merupakan gunung buatan yang digunakan sebagai tempat pengamatan kondisi laut pada masa lalu. Karena letaknya tidak di area wisata, mencari gunung ini butuh usaha dan informasi khusus.
3. Gunung Tempozan (4,5 meter)
Gunung Tempozan adalah gunung terpendek di kawasan Kansai, Jepang, dengan ketinggian 4,5 meter. Gunung ini juga merupakan gunung buatan yang terbentuk dari akumulasi lumpur dari Sungai Ajigawa sejak tahun 1831. Tempozan memiliki sejarah panjang, awalnya dinamai Mejirushi-yama dan pernah menjadi landmark penting di Teluk Osaka. Kini, gunung ini menjadi objek wisata yang mudah diakses, terutama dari Terminal Ferry Tempozan, dan menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman mendaki gunung dengan ketinggian sangat rendah.
4. Hoge Blekker (33 meter)
Hoge Blekker adalah sebuah sand dune yang menjadi daerah tertinggi berpasir di Belgia dengan ketinggian 33 meter. Area ini didominasi oleh pasir, semak, dan pohon pendek. Selain sebagai pemandangan unik, Hoge Blekker adalah habitat bagi berbagai flora dan fauna, termasuk burung branjangan jambul yang terkenal. Wilayah ini mencakup sekitar 18 hektar dan dilindungi sebagai cagar alam. Pengunjung diperbolehkan menjelajah, namun harus tetap menjaga kelestarian lingkungan dan tidak mengganggu habitat asli.
5. Gunung Wycheproof (42 meter)
Gunung Wycheproof yang terletak di wilayah Victoria, Australia, memiliki tinggi 42 meter dan dikenal sebagai gunung terpendek di Australia. Gunung ini berdiri di atas area yang kaya batu granit dengan kondisi tanah kering dan dikelilingi semak belukar. Kawasan ini sangat cocok bagi pengunjung yang menyukai eksplorasi di area terbuka dan habitat hewan liar. Gunung Wycheproof juga menjadi lokasi perlombaan unik di mana peserta harus memanjat dengan membawa sekarung gandum. Gunung ini bahkan menjadi sumber penemuan mineral langka yang disebut Wycheproofite.
Mengetahui fakta-fakta tersebut mengubah pandangan umum bahwa gunung harus selalu tinggi dan sulit untuk ditaklukan. Gunung-gunung terpendek ini menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para pecinta alam dan wisatawan. Mereka yang ingin merasakan sensasi mendaki gunung tanpa memerlukan fisik ekstra dapat menjadikan lokasi tersebut sebagai pilihan destinasi. Selain itu, kelima gunung ini juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan alam agar keunikan dan keindahannya tetap lestari untuk dinikmati generasi mendatang.
