Cicada adalah serangga kecil yang dikenal dengan suaranya yang nyaring dan tubuhnya yang khas. Serangga ini memang terlihat biasa, tapi memiliki sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang.
1. Umur cicada bisa mencapai 17 tahun
Cicada termasuk serangga dengan rentang hidup terpanjang. Dari tahap larva hingga dewasa, mereka bisa hidup sampai 17 tahun. Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai larva di bawah tanah sebelum tiba saatnya keluar dan menjadi cicada dewasa.
2. Sebagian besar hidup di bawah tanah
Setelah menetas, cicada segera turun ke tanah dan hidup di kedalaman sampai 30 cm. Di sana mereka menjalani lima siklus pertumbuhan selama bertahun-tahun. Mereka baru muncul ke permukaan setelah 13 atau 17 tahun untuk menjalani tahap dewasa.
3. Suara cicada dapat sangat keras
Cicada jantan memiliki kemampuan unik untuk mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Mereka menggunakan organ khusus yang disebut tymbal untuk menghasilkan suara. Suara ini bisa mencapai 120 desibel dan dapat terdengar sampai jarak 1,6 kilometer.
4. Sayap cicada menolak bakteri dan air
Beberapa spesies cicada memiliki sayap dengan lapisan paku kecil berukuran nano. Lapisan ini mampu membunuh bakteri dengan dinding sel lunak yang bersentuhan. Selain itu, sayap ini juga menolak air sehingga menjaga cicada tetap kering dalam berbagai kondisi.
5. Betina menghasilkan telur dalam jumlah banyak
Seekor cicada betina bisa bertelur hingga 600 butir sekali bertelur. Mereka menggunakan organ bertelur yang disebut ovipositor untuk menanam telur dalam kantong-kantong kecil di ranting pohon. Pohon seperti hickory, oak, dan beberapa pohon buah menjadi tempat favorit bertelur cicada.
6. Nutrisi cicada diperoleh dari pohon
Larva cicada menghabiskan waktunya di bawah tanah dengan menyedot cairan dari akar pohon menggunakan mulut bertipe jerami. Mereka terutama menghisap jaringan xilem yang kaya air tapi rendah nutrisi. Hal ini menyebabkan masa perkembangan mereka yang panjang sebelum berubah menjadi cicada dewasa.
7. Cicada juga dikonsumsi manusia
Di beberapa wilayah, cicada dimakan sebagai sumber protein. Rasa yang diklaim bervariasi mulai dari mirip udang sampai kacang. Namun, ada risiko karena cicada bisa mengandung merkuri dan menyebabkan alergi. Selain itu, konsumsi berlebihan berpotensi mengganggu keseimbangan populasi alami mereka.
Cicada bukan hanya serangga dengan suara khas, tetapi juga memiliki adaptasi biologis dan ekologi yang unik. Penjelajahan lebih lanjut tentang serangga ini dapat ditemukan dalam berbagai video dokumenter dan sumber ilmiah. Mengetahui fakta-fakta tersebut semakin memperkaya wawasan kita mengenai keanekaragaman hayati di bumi.
Source: www.idntimes.com








