Perusahaan teknologi laut asal Gloucestershire, DEEP, memulai uji bawah air perdana untuk proyek yang mereka sebut sebagai upaya “membuat manusia menjadi akuatik”. Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan habitat modular yang dirancang agar tim riset bisa bekerja di dasar laut selama berminggu-minggu, jauh lebih lama daripada batas umum penyelaman saat ini.
Selama ini, penyelam hanya bisa bertahan di bawah air hingga sekitar enam jam, tergantung perlengkapan dan kondisi. DEEP ingin mengubah keterbatasan itu lewat sistem habitat bernama Vanguard, yang tengah diuji di wilayah Florida Keys, Amerika Serikat, pada kedalaman sekitar 60 meter.
Apa yang sedang diuji DEEP
DEEP mengembangkan habitat bawah laut yang memungkinkan manusia tinggal dan bekerja tanpa harus terus-menerus naik ke permukaan. Sistem ini ditujukan untuk penelitian kelautan, pelatihan penyelam profesional, dan eksplorasi lingkungan laut dalam yang selama ini sulit dijangkau.
Dennis Nelson, CEO DEEP Institute, menjelaskan bahwa tujuan proyek ini bukan sekadar teknologi, melainkan perluasan pengetahuan tentang laut. Ia mengatakan, “DEEP is effectively looking to make humans aquatic. The habitats are time machines.”
Ia menambahkan bahwa laut menyumbang porsi besar oksigen di atmosfer melalui proses fotosintesis. Menurutnya, “Between 50% and 80% of all of the oxygen in our atmosphere actually comes from the oceans.”
Mengapa proyek ini dianggap penting
Proyek seperti Vanguard berupaya menghapus kebutuhan untuk naik ke permukaan dan melakukan dekompresi di antara misi penyelaman individu. Hal ini penting karena proses naik-turun berulang membatasi durasi kerja dan meningkatkan kompleksitas operasi bawah air.
Berikut alasan utama mengapa habitat ini menarik perhatian:
- Memperpanjang waktu kerja manusia di bawah air.
- Mengurangi waktu yang terbuang untuk naik ke permukaan.
- Meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasi riset.
- Membuka akses ke area laut yang lebih dalam dan jarang diteliti.
DEEP juga menekankan bahwa laut masih kurang dimanfaatkan untuk riset, padahal perannya besar bagi kehidupan di Bumi. Nelson menyebut laut sebagai salah satu “paru-paru” planet ini bersama hutan, tetapi juga sebagai ekosistem yang masih kurang mendapat perhatian.
Vanguard dan teknologi habitat modular
Vanguard dirancang sebagai habitat modular, sehingga sistemnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan misi dan kondisi operasi. Pendekatan ini memberi ruang bagi riset, pelatihan, dan pengembangan teknologi penyelaman dalam skala yang lebih fleksibel.
DEEP menyebut bahwa semua sistem dan teknologinya sedang diuji di Florida Keys pada kedalaman sekitar 60 meter. Dalam pernyataannya, Nelson menegaskan bahwa proyek itu bukan konsep masa depan semata, melainkan sudah berada pada tahap nyata dan dekat dengan penggunaan operasional.
“Vanguard is real, what we are doing is real, and it is within touching distance,” kata Nelson.
Fasilitas pelatihan yang ikut dibangun
Selain habitat bawah laut, DEEP juga membangun fasilitas pelatihan penyelaman imersi yang diklaim sebagai salah satu yang paling maju di dunia. Fasilitas closed bell chamber itu merupakan lingkungan hiperbarik tempat penyelam komersial belajar bekerja dalam tekanan tinggi.
Mark Hamilton, manajer penyelaman DEEP, mengatakan bahwa saat ini hanya ada satu fasilitas closed bell serupa di dunia selain yang mereka bangun, yaitu di Tasmania. Ia menilai pengembangan fasilitas sendiri masuk akal karena kebutuhan pelatihan penyelaman tingkat lanjut sangat spesifik.
Dampak bagi riset kelautan dan masa depan penyelaman
Jika berhasil, teknologi seperti ini dapat mengubah cara ilmuwan mempelajari ekosistem laut dalam. Dengan durasi tinggal yang lebih lama, peneliti berpeluang mengamati perilaku hewan laut, kondisi dasar samudra, hingga perubahan lingkungan secara lebih rinci dan berkelanjutan.
Tabel ringkas berikut menunjukkan inti pengembangan DEEP:
| Elemen | Keterangan |
|---|---|
| Proyek utama | Vanguard |
| Lokasi uji | Florida Keys, Amerika Serikat |
| Kedalaman uji | Sekitar 60 meter |
| Tujuan | Memungkinkan manusia tinggal dan bekerja lebih lama di bawah laut |
| Fasilitas tambahan | Closed bell training chamber |
| Fokus pengguna | Peneliti dan penyelam profesional |
Di tengah meningkatnya kebutuhan memahami laut, proyek ini menempatkan teknologi bawah air sebagai bagian penting dari masa depan riset kelautan. DEEP kini berupaya membawa manusia lebih dekat ke lingkungan yang selama ini masih sulit dihuni, sekaligus membuka jalan bagi operasi ilmiah yang lebih panjang, lebih aman, dan lebih sistematis di dasar samudra.
