Seorang YouTuber asal Georgia, Brady Brandwood, menarik perhatian setelah berhasil menghidupkan kembali sejumlah kaset VHS dan CD yang ditemukan di bangunan terbengkalai. Hasilnya mengejutkan, karena sebagian besar media fisik itu masih bisa diputar meski diduga sudah lebih dari satu dekade terpapar debu, lembap, dan kerusakan lingkungan.
Eksperimen Brandwood bukan sekadar nostalgia, tetapi juga memberi gambaran tentang ketahanan media fisik lama. Dalam videonya, ia menyebut pernah mendengar umur VHS hanya sekitar 30 tahun, lalu mempertanyakan apakah usia pakainya sebenarnya jauh lebih panjang dari perkiraan itu.
Berburu harta karun di rumah terbengkalai
Brandwood mengambil benda-benda itu dari rumah-rumah kosong di wilayah hutan Georgia. Melalui kamera orang pertama, ia merekam suasana bangunan yang lapuk, lantai yang berderit, kayu yang membusuk, dan perabot tua yang berserakan.
Ia juga menyebut bangunan-bangunan itu kemungkinan akan segera diratakan. Menurut penuturannya, lokasi seperti itu pada akhirnya bisa digantikan bangunan baru seperti restoran cepat saji atau pom bensin.
Dalam kunjungan tersebut, Brandwood membawa pulang beberapa kaset VHS yang penuh kotoran dan sejumlah CD dengan tingkat kerusakan berbeda-beda. Salah satu CD menampilkan gambar Elvis di bagian depan, sementara yang lain bertuliskan “The Blind Side” dengan spidol hitam.
Perjuangan membersihkan media tua
Brandwood tidak langsung bisa memutar hasil temuannya karena ia bahkan tidak memiliki pemutar VHS. Ia lalu berburu perangkat bekas di beberapa toko barang second, sementara untuk memutar CD ia memakai Apple Power Mac G5 lama yang disimpan di unit penyimpanan miliknya.
Namun perangkat yang tepat belum cukup karena kondisi media sangat buruk. Debu, lumpur, dan kerak menempel kuat di permukaan, sementara bagian dalam casing VHS juga dipenuhi kotoran dan jamur.
Proses pembersihan itu memakan banyak tisu dan cairan pembersih. Pada salah satu tape, Brandwood bahkan menemukan tanda bahwa bagian dalamnya pernah menjadi sarang laba-laba.
Hasil pemutaran yang tak terduga
Setelah dibersihkan, salah satu VHS sempat tak bereaksi saat dimasukkan ke pemutar. Saat dicoba lagi, layar berubah abu-abu, musik swing lawas terdengar, lalu logo Paramount Pictures muncul di layar.
Ketika pita itu diputar ulang, Brandwood mendapati isinya adalah rekaman acara Cartoon Network. Gambarnya memang tidak jernih, tetapi kaset itu tetap berfungsi.
Tiga kaset lain juga berhasil diputar. Satu menampilkan tayangan yang diduga dokumenter dinosaurus, sementara satu lagi berisi konser Jerry Lee Lewis yang memperlihatkan sang musisi bermain piano menggunakan kakinya.
Daftar hasil eksperimen Brandwood
- VHS pertama: berhasil diputar, berisi rekaman Cartoon Network.
- VHS kedua: berhasil diputar, diduga dokumenter dinosaurus.
- VHS ketiga: berhasil diputar, berisi konser Jerry Lee Lewis.
- Beberapa CD: sebagian gagal diputar karena kerusakan terlalu parah.
Berbeda dengan VHS, tidak semua CD selamat. Sejumlah cakram terlalu aus dan rusak sehingga komputer langsung menolaknya.
Apa kata dunia arsip soal media fisik
Apa yang dilakukan Brandwood sejalan dengan perhatian banyak arsiparis di berbagai negara terhadap keselamatan media lama. Para ahli kini berlomba menyelamatkan data di medium yang makin rapuh seiring usia.
Popular Science melaporkan bahwa Cambridge University Library pernah bekerja sama dengan komunitas penggemar gim untuk membuat dudukan baru guna membersihkan dan membayangkan ulang floppy disk drive. Di Amerika Serikat, Library of Congress juga disebut tengah menguji CD dengan paparan panas dan kelembapan buatan untuk melihat seberapa cepat media itu rusak.
Bagi arsiparis, penyimpanan terbaik untuk CD dan VHS adalah ruang dengan suhu terkontrol. Tujuannya mencegah pelapukan, jamur, dan penurunan kualitas fisik yang bisa membuat isi media hilang selamanya.
VHS ternyata lebih tangguh dari dugaan
Temuan Brandwood memberi pelajaran menarik tentang teknologi lawas. Walau CD lama sering dianggap lebih modern dan lebih awet daripada VHS, hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa kaset VHS bisa bertahan mengejutkan lama dalam kondisi tertentu.
Fakta itu membuat banyak orang menilai ulang asumsi lama tentang ketahanan media analog. Di tengah era digital, kisah kaset-kaset berdebu dari Georgia ini memperlihatkan bahwa benda fisik tua masih menyimpan data, memori, dan kejutan yang belum tentu hilang sepenuhnya.
