Seorang remaja di Amerika Serikat berhasil menarik perhatian dunia ketika ia merakit perangkat fusion di kamar rumah keluarganya dan membuktikan bahwa eksperimen energi tingkat tinggi tidak selalu lahir dari laboratorium mahal. Peristiwa ini kembali relevan setelah muncul nama Aidan McMillan, remaja Texas berusia 12 tahun, yang membuat tajuk berita karena mengaku mencapai fusi nuklir pada usia sangat muda.
Sebelum McMillan, Jackson Oswalt sudah lebih dulu mencatat sejarah sebagai orang termuda yang berhasil mencapai fusi nuklir. Menurut Energy Reporters dan Guinness World Records, Oswalt dari Memphis, Tennessee, mencapai pencapaian itu hanya beberapa jam sebelum ulang tahunnya yang ke-13.
Dari gim ke sains
Oswalt mengaku titik baliknya datang setelah ia menilai ulang cara menghabiskan waktunya. Ia menyadari bahwa gim video tidak memberinya tujuan yang lebih besar, lalu beralih ke sains sebagai bidang yang lebih menantang dan bermakna.
“Saya menyadari bahwa, dalam skema besar, video game tidak punya peran. Jadi, saya mengubah cara saya,” kata Oswalt kepada Guinness World Records. “Saya langsung beralih ke hal terdekat dengan video game di dunia nyata: sains.”
Dorongan itu membuatnya belajar fisika secara otodidak melalui video daring dan forum. Dari sana, ia mulai mengejar proyek yang selama ini identik dengan fasilitas riset besar, yaitu membangun fusor, alat yang dapat menghasilkan plasma melalui proses fusi nuklir.
Rakit sendiri dari kamar tidur
Oswalt mengerjakan proyek tersebut dari kamar tidurnya dengan cara yang tidak biasa untuk anak seusianya, yakni mencari komponen satu per satu secara daring. Ia merangkai mesin itu secara bertahap hingga akhirnya berhasil menjalankan eksperimen pada 18 Januari 2018.
Pada percobaan itu, ia berhasil memfusi atom deuterium dan meniru proses yang juga memberi energi pada bintang. Hasil tersebut kemudian diverifikasi oleh para ahli, yang membuat namanya masuk dalam Guinness World Records dan mendapat pengakuan di komunitas fusi.
Tabel sederhana berikut merangkum fakta penting dari pencapaiannya:
| Fakta | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Jackson Oswalt |
| Asal | Memphis, Tennessee |
| Usia saat berhasil | 12 tahun |
| Titik pencapaian | Beberapa jam sebelum ulang tahun ke-13 |
| Lokasi eksperimen | Kamar tidur di rumah keluarga |
| Hasil | Berhasil memfusi deuterium |
Perhatian aparat dan risiko keselamatan
Eksperimen itu juga sempat menarik perhatian otoritas federal. Meski sempat muncul klaim viral tentang penggerebekan, Snopes melaporkan bahwa dua agen FBI hanya datang ke rumah Oswalt untuk memeriksa tingkat radiasi dan memastikan semuanya aman.
Pemeriksaan itu tidak menemukan masalah, sehingga memperkuat kesan bahwa eksperimen dilakukan dengan hati-hati. Oswalt kemudian menanggapi situasi tersebut dengan nada ringan di X dan menyebut dirinya tetap “manusia bebas”.
Mengapa pencapaian ini penting
Meski perangkatnya belum menghasilkan energi yang dapat dipakai, eksperimen Oswalt menunjukkan bahwa fusi nuklir bukan lagi wilayah eksklusif laboratorium bernilai miliaran dolar. Ia membuktikan bahwa akses terhadap pengetahuan, ketekunan, dan sumber daya bekas yang murah dapat membuka peluang riset yang sebelumnya tampak mustahil.
Fusi nuklir sendiri lama disebut sebagai “holy grail” energi bersih. Dibanding pembangkit nuklir konvensional, fusi tidak menghasilkan limbah radioaktif jangka panjang dan memiliki risiko keselamatan yang lebih rendah.
Jika ilmuwan berhasil membuat proses ini menghasilkan energi lebih besar daripada yang dikonsumsi, fusi bisa memberi pasokan listrik yang hampir tak terbatas dan mengubah sistem energi global. Itu sebabnya pencapaian remaja seperti Oswalt dan McMillan menarik perhatian luas, karena mereka menunjukkan bahwa rasa ingin tahu bisa melahirkan kontribusi ilmiah bahkan dari ruang yang sangat sederhana.
Bagaimana Oswalt mewujudkannya
Berikut beberapa faktor yang membantu keberhasilan Oswalt:
- Ia belajar fisika secara mandiri melalui sumber daring.
- Ia membeli banyak komponen dari eBay dengan harga yang lebih terjangkau.
- Ia memanfaatkan peralatan bekas dari fasilitas riset dan militer yang dilepas ke pasar.
- Ia membangun fusor secara bertahap dan mengikuti prinsip keselamatan.
- Ia tetap fokus pada tujuan ilmiah, bukan sekadar sensasi viral.
Dalam unggahannya di X, Oswalt bahkan menulis bahwa hampir semua komponen berasal dari eBay. Ia juga menyebut turbomolecular pump yang dibelinya hanya seharga beberapa ratus dolar, padahal nilai barunya hampir $15.000.
Kini, Oswalt disebut terus berinovasi dan bekerja di bidang kecerdasan buatan. Sementara itu, hadirnya generasi baru seperti McMillan memperlihatkan bahwa minat pada fisika dan teknologi maju terus tumbuh di kalangan remaja yang berani mengejar proyek-proyek yang dulu hanya dianggap layak untuk lembaga riset besar.
