Ask.com Resmi Tutup Setelah 30 Tahun, Penutup Era Pencarian Internet Lama

Ask.com resmi berakhir setelah lebih dari tiga dekade menjadi salah satu nama paling dikenal di era awal pencarian internet. Situs yang dulu lahir dengan nama Ask Jeeves itu kini menutup layanan pencariannya, menandai berakhirnya sebuah merek yang pernah sangat lekat dengan budaya web awal.

Pada halaman utamanya, IAC menyebut keputusan ini sebagai bagian dari upaya mempersempit fokus bisnis. Perusahaan juga menuliskan bahwa Ask.com resmi ditutup pada 1 Mei 2026 setelah 25 tahun menjawab pertanyaan pengguna di internet.

Dari Ask Jeeves ke Ask.com

Ask Jeeves pertama kali diluncurkan pada 1997 oleh Garrett Gruener dan David Warthen di Berkeley. Kehadirannya muncul setahun sebelum Google memperkenalkan mesin pencari yang kemudian mendominasi pasar.

Pada masa awal internet, Ask Jeeves menonjol lewat pemrosesan bahasa alami dan citra merek yang kuat. Karakter pelayan bernama Jeeves, yang terinspirasi dari tokoh P.G. Wodehouse, membuat situs ini terasa berbeda dan mudah dikenali oleh pengguna awal web.

Maskot itu bahkan sempat tampil di Macy’s Thanksgiving Day Parade. Pada periode itu, Ask Jeeves menjadi salah satu logo korporat paling ikonik di awal 2000-an.

Perubahan nama dan arah bisnis

Meski banyak orang masih menyebutnya dengan nama lama, Ask.com sebenarnya sudah lama meninggalkan identitas Ask Jeeves. Perubahan nama terjadi pada 2006, ketika merek tersebut menghapus kata “Jeeves” dan logo valet-nya setelah berpindah kepemilikan ke perusahaan holding Amerika, IAC.

Langkah itu menjadi titik balik penting dalam perjalanan bisnisnya. Setahun kemudian, nama Ask.com mulai dipakai sebagai identitas utama, meski jejak brand Ask Jeeves tetap kuat di ingatan publik.

Pada 2009, Ask.com sempat mendapat sorotan lain ketika disebut sebagai mesin pencari resmi NASCAR. Namun, popularitas mesin pencari itu terus bergeser seiring perubahan besar di industri pencarian internet.

Penutup era awal internet

Pengumuman penutupan Ask.com datang di tengah pergeseran besar menuju pencarian berbasis AI generatif. Di saat banyak perusahaan teknologi memosisikan agen AI sebagai masa depan penelusuran web, hilangnya Ask.com terasa seperti penutup bab penting dari era dot-com awal.

Dalam pernyataan perpisahannya, Ask.com menyampaikan rasa terima kasih kepada para insinyur, desainer, dan tim yang membangunnya selama bertahun-tahun. Situs itu juga berterima kasih kepada jutaan pengguna yang pernah datang mencari jawaban di tengah dunia digital yang terus berubah.

Ask.com menutup pesan itu dengan kalimat bahwa semangat Jeeves tetap hidup. Bagi banyak pengguna internet lama, keputusan ini bukan sekadar penutupan situs, melainkan berakhirnya salah satu simbol paling khas dari masa ketika web masih terasa baru dan penuh rasa ingin tahu.

Berita Terkait

Back to top button