Ikan Ternyata Bisa Mendengar Suara Manusia, Tapi Bukan Seperti Yang Kita Kira

Banyak orang mengira ikan hidup dalam dunia yang sunyi karena tidak punya daun telinga seperti hewan darat. Padahal, ikan tetap bisa menangkap suara di sekitarnya, termasuk suara manusia, meski cara kerjanya sangat berbeda dari pendengaran manusia.

Kuncinya ada pada struktur pendengaran yang tersembunyi di dalam tubuh ikan. Telinga ikan berada di rongga tengkorak, tepat di belakang mata, sehingga tidak terlihat dari luar seperti telinga pada mamalia.

Di dalam tubuh ikan, suara merambat lewat air sebagai gelombang dan getaran. Karena kepadatan tubuh ikan hampir sama dengan air, gelombang suara mudah masuk dan diteruskan ke bagian tubuh yang peka terhadap perubahan tekanan.

Bagaimana ikan mendengar

Ikan tidak hanya mengandalkan satu organ untuk menangkap suara. Organ persepsi suara pada ikan dapat meliputi silia atau rambut saraf, kantung udara, tulang pendengaran, otolit, akselerometer, dan mekanoreseptor dalam berbagai kombinasi.

Sebagian ikan memiliki garis lateral di sisi tubuh yang berisi silia. Struktur ini membantu mendeteksi gerakan partikel dan perubahan tekanan yang dipicu suara di air.

Kantung renang juga berperan penting pada banyak spesies. Organ berisi gas ini memang membantu mengatur daya apung, tetapi perbedaan sifat akustiknya terhadap air dan jaringan di sekitarnya membuatnya dapat berfungsi sebagai sensor gradien tekanan.

Pada beberapa ikan, kantung renang terhubung ke telinga bagian dalam melalui rangkaian tulang yang mirip tulang telinga tengah manusia. Selain itu, ada otolit di tengkorak yang bekerja seperti akselerometer untuk mendeteksi gerakan partikel.

Apakah ikan bisa mendengar suara manusia

Saat manusia berbicara di dekat akuarium, suara itu tetap merambat ke air. Gelombang suara dari udara menggetarkan molekul air, lalu getaran itulah yang dapat ditangkap ikan sebagai rangsangan suara.

Ikan dapat mendeteksi frekuensi sekitar 50 hingga 3.000 Hz. Namun, rentang pendengaran terbaiknya berada di bawah 1.000 Hz, sehingga sebagian besar suara manusia yang masuk ke air berpotensi terbaca sebagai getaran, bukan sebagai kata-kata.

Artinya, ikan memang bisa mendengar suara manusia, tetapi tidak memahami isi ucapan seperti manusia. Yang mereka tangkap adalah energi getaran yang muncul di sekitarnya.

Sensitivitas ini berbeda pada tiap spesies. Ikan yang memiliki gelembung renang dan hubungan mekanis ke telinga bagian dalam cenderung lebih peka, seperti characin, ikan kecil, ikan lele, dan ikan mas.

Sebaliknya, ikan yang tidak memiliki gelembung renang, seperti ikan pipih, cenderung kurang sensitif terhadap suara. Mereka juga punya bandwidth pendengaran yang lebih sempit karena hanya mengandalkan telinga bagian dalam.

Suara keras bisa menjadi ancaman

Tidak semua suara memberi dampak netral bagi ikan. Suara yang sangat keras dapat merusak jaringan, memicu kehilangan pendengaran sementara atau permanen, bahkan membuat ikan disorientasi.

Bahan peledak disebut bisa membuat ikan pingsan dari jarak dekat. Sejumlah sumber suara buatan manusia lain, seperti pemancangan tiang dan senapan angin, juga dapat memengaruhi ikan dengan berbagai cara.

Ikan sangat peka terhadap getaran berfrekuensi rendah, terutama di bawah beberapa puluh hertz. Jika suara cukup kuat, ikan biasanya berenang menjauh karena frekuensi rendah kerap diasosiasikan dengan predator yang mendekat.

Sebaliknya, suara berfrekuensi lebih tinggi dan lebih lemah kadang bisa menarik ikan. Sumbernya bisa berasal dari mangsa atau dari suara yang dihasilkan ikan lain saat makan.

Ada juga suara yang memicu stres karena mirip dengan komunikasi predator, seperti lumba-lumba. Pada Alosinae, denyut ultrasonik yang kuat dapat memunculkan respons penghindaran yang sangat kuat karena menyerupai ekolokasi paus bergigi.

Jadi, ikan bukan makhluk yang tuli terhadap dunia sekitar. Mereka bisa mendengar, merasakan getaran, dan bereaksi terhadap suara manusia, tetapi responsnya sangat bergantung pada jenis ikan, kekuatan suara, serta cara suara itu merambat di air.

Source: www.idntimes.com
Terkait