Roswell 1947, Kebenaran Di Balik Jatuhnya UFO Yang Mengguncang Amerika

Insiden Roswell tetap jadi salah satu kisah paling heboh dalam sejarah modern Amerika karena satu benda yang jatuh di New Mexico berubah menjadi bahan perdebatan selama puluhan tahun. Di satu sisi, banyak orang mengaitkannya dengan UFO dan mayat alien. Di sisi lain, catatan yang muncul jauh kemudian justru menunjuk ke balon penelitian rahasia, puing-puing biasa, dan serangkaian salah paham yang dibesarkan oleh publik.

Cerita ini berawal ketika William Brazel, seorang peternak yang dipanggil Mac, menemukan puing di peternakannya sekitar 120 kilometer di luar Roswell. Ia menyerahkan temuan itu ke sheriff di Roswell, dan puing yang disebut terdiri dari karet, kertas timah, kertas keras, serta ranting itu segera menarik perhatian militer.

Keesokan harinya, Brazel mengaku menyesal sudah membocorkan laporan tersebut kepada pers. Ia lalu mengatakan bahwa benda itu adalah balon cuaca, penjelasan yang sempat menahan cerita sebelum akhirnya memicu lebih banyak kecurigaan.

Pernyataan militer yang berubah-ubah

Ketika puing itu tiba di pangkalan udara Roswell pada 8 Juli, komandan pangkalan Kolonel William Blanchard mengizinkan siaran pers yang menyebut sebuah piring terbang telah ditangkap Angkatan Udara AS. Namun, sehari kemudian Brigadir Jenderal Roger Ramey menggelar konferensi pers dan menarik kembali pernyataan itu dengan menyebutnya hanya balon cuaca yang tidak berbahaya.

Di tengah kebingungan itu, Mayor Jesse Marcel muncul dalam foto sambil memegang puing-puing. Foto ini lama dipakai sebagai bukti, tetapi ada keterangan yang menyebut puing yang diperlihatkan kepada pers itu palsu dan dibuat dari balon cuaca rusak untuk difoto Marcel dan dipamerkan ke pers.

Ada pula versi lain yang mengatakan puing asli justru berupa material yang sulit diidentifikasi, mirip kayu dengan hieroglif di atasnya, fleksibel, tetapi tidak bisa dipatahkan atau dibakar. Marcel sendiri menunggu tiga dekade sebelum menyampaikan versinya ke publik, sementara sebagian skeptis menilai ia kerap membesar-besarkan prestasi militernya.

Balon rahasia yang tak bisa dibicarakan

Penjelasan yang paling sering muncul dari pihak militer mengarah ke rangkaian balon penelitian yang diluncurkan dari Lapangan Udara Angkatan Darat Alamogordo pada 4 Juni 1947. Kontak dengan rangkaian itu hilang 27 kilometer dari peternakan Brazel, dan bertahun-tahun kemudian ilmuwan atmosfer Charles B. Moore menunjukkan perangkat yang sangat mirip dengan puing yang difoto.

Pada 1994, Kantor Sekretaris Angkatan Udara AS mengakui bahwa memang ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Benda yang dikira pesawat alien itu disebut sebagai balon mata-mata setinggi lebih dari 182 meter yang dipakai untuk mendeteksi apakah Rusia memiliki senjata nuklir melalui Proyek Mogul.

Operasi itu sangat rahasia dan dianggap setara dengan proyek bom atom dari sisi keamanan. Roger Launius, mantan kurator sejarah ruang angkasa di Museum Udara dan Luar Angkasa Nasional, bahkan pernah mengatakan lebih baik ada pesawat ruang angkasa alien yang jatuh daripada harus mengungkapkan kenyataan.

Kisah alien yang muncul belakangan

Sisi paling sensasional dari Roswell justru tidak muncul dalam laporan awal 1947. Situs Skeptical Inquirer mencatat bahwa penyebutan mayat alien baru muncul dalam buku dan artikel ufologi pada 1978, lalu berkembang setelah episode Unsolved Mysteries pada 1989 menghidupkan kembali minat publik.

Nama Glenn Dennis ikut memperkuat legenda itu setelah ia mengaku melihat alien berkepala besar di pangkalan dan mengatakan dirinya diancam agar diam. Namun, penjelasan lain menyebut sosok yang ia lihat kemungkinan adalah Kapten Dan Fulgham, yang pada 1959 mengalami hematoma besar sehingga kepalanya membengkak.

Ada juga pernyataan dari Walter Haut, petugas humas pangkalan, yang baru terbuka setelah ia wafat. Dalam pernyataan tertulis di ranjang kematiannya, ia menyebut kisah balon cuaca sebagai upaya menutup-nutupi sesuatu dan mengaku melihat objek yang disimpan di hanggar.

Mengapa Roswell terus hidup

Survei Time-CNN yang dikutip ABC News menunjukkan 65 persen orang Amerika percaya ada UFO yang jatuh pada peringatan 50 tahun insiden itu. Angka tersebut memperlihatkan betapa kuatnya daya hidup cerita Roswell, bahkan setelah penjelasan resmi dan bantahan terus bermunculan.

Legenda itu juga makin besar lewat budaya populer, dari liputan National Enquirer pada 1978 hingga Unsolved Mysteries pada 1989. Di sisi lain, Roswell terus menyerap klaim baru, termasuk slide Kodachrome yang kemudian terbukti menampilkan mayat mumi anak laki-laki berusia dua tahun, bukan alien, serta film Alien Autopsy: Fact or Fiction? yang belakangan diakui sebagai rekayasa.

Bahkan para presiden AS ikut terseret dalam aura misteri ini. Barack Obama, Bill Clinton, dan Donald Trump pernah menanggapi Roswell dan UFO dengan cara yang berbeda, dari candaan hingga dorongan untuk membuka dokumen rahasia terkait UAP kepada publik.

Source: www.idntimes.com
Terkait