Keramas di luar angkasa ternyata bukan urusan sepele. Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, rutinitas yang biasa selesai dalam beberapa menit harus dijalankan dengan sangat hemat air dan penuh kehati-hatian.
Astronaut ESA asal Perancis, Sophie Adenot, memperlihatkan proses itu lewat video yang diunggah di kanal resmi European Space Agency di YouTube. Dari sana terlihat bahwa membersihkan rambut di mikrogravitasi lebih dekat ke teknik bertahan hidup daripada sekadar perawatan diri.
Air di Luar Angkasa Tidak Mengalir Seperti di Bumi
Masalah utamanya ada pada gravitasi yang tidak bekerja seperti di Bumi. Air tidak jatuh ke bawah, melainkan membentuk gumpalan atau gelembung yang bisa melayang dan berisiko mengenai peralatan elektronik.
Karena itu, keramas harus dilakukan dengan sangat terkendali dan menggunakan air sesedikit mungkin. Menurut Adenot, ia hanya memakai kantong air 250 mililiter untuk seluruh proses dari awal sampai akhir.
Langkah Keramas dengan Air Minim
Adenot menyiapkan perlengkapan sederhana berupa sikat rambut, kantong air kecil, sampo tanpa bilas khusus dari NASA, dan handuk. Semua perlengkapan itu dipakai dengan urutan yang efisien agar air tidak terbuang percuma.
| Perlengkapan | Fungsi | Keterangan |
|---|---|---|
| Kantong air 250 ml | Membasahi rambut | Dipakai hemat dari awal hingga akhir |
| Sampo tanpa bilas NASA | Membersihkan rambut tanpa perlu dibilas total | Dirancang untuk kondisi luar angkasa |
| Handuk | Menyerap sisa sampo dan kelembapan | Dipakai berulang selama proses |
Pertama, ia mengaplikasikan sedikit air langsung ke rambut dan memijatnya agar menyebar merata. Setelah itu, sampo tanpa bilas dioleskan ke seluruh bagian rambut dan kulit kepala.
Jenis sampo ini tidak memerlukan pembilasan seperti sampo biasa. Cukup dipijat ke rambut lalu dibersihkan dengan handuk agar rambut tetap terasa bersih meski air yang tersedia sangat terbatas.
Sabun Batang Jadi Trik Tambahan
Selain sampo tanpa bilas, Adenot juga membawa sabun batang yang ia sukai dari Bumi. Sabun itu dipakai sebagai langkah pembersihan tambahan agar rambut terasa lebih bersih.
Ia menyebutnya sebagai “trik kecil” karena kebiasaannya ingin rambut benar-benar bersih. Sabun batang itu dipijat ke kepala dan akar rambut sebagai ritual pribadi di tengah keterbatasan fasilitas di ISS.
Tidak Ada Pengering Rambut di ISS
Setelah proses pembersihan selesai, Adenot hanya mengandalkan handuk untuk menyerap sebagian besar air dan sisa sampo. Jika perlu, ia menambahkan sedikit air lagi lalu mengulangi proses pengeringan dengan handuk.
Di ISS tidak tersedia pengering rambut, sehingga rambut dibiarkan kering sendiri. Dalam mikrogravitasi, rambut basah tidak jatuh ke bawah, melainkan mengembang ke berbagai arah saat mengering.
Hal lain yang menarik adalah nasib handuk basah setelah dipakai. Menurut Adenot, seluruh kelembapan di dalamnya akan didaur ulang menjadi air minum.
Sistem daur ulang air di ISS memang sangat efisien karena menangkap uap air dari napas, keringat, dan sisa penggunaan air lain, lalu memprosesnya kembali menjadi air bersih yang bisa diminum. Di lingkungan luar angkasa, efisiensi seperti ini bukan pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan hidup.
