UBTech Robotics dari China memperkenalkan robot humanoid U1 yang tidak diarahkan untuk bekerja di pabrik, melainkan menjadi teman berinteraksi di rumah. Robot ini dibekali AI yang diklaim mampu mengenali emosi pengguna, merespons secara alami, dan membantu mengurangi rasa kesepian.
Peluncuran U1 menandai dorongan baru di pasar robot humanoid untuk konsumen rumahan. Sasaran utamanya adalah orang yang tinggal sendiri dan lansia yang membutuhkan teman bicara dalam aktivitas sehari-hari.
Dirancang untuk interaksi personal
Menurut UBTech, U1 hadir dalam versi pria dan wanita dengan kulit silikon menyerupai manusia, wajah ekspresif, dan mata berkamera. Perangkat itu dapat mendeteksi tanda kelelahan maupun stres, lalu menyesuaikan respons melalui percakapan atau dukungan emosional.
UBTech juga menyebut U1 bisa menjaga kontak mata dengan pengguna dan mempelajari kebiasaan pemiliknya secara bertahap. Dengan begitu, interaksi dibuat terasa lebih personal dari waktu ke waktu.
Harga dan varian U1
Perusahaan mengklaim U1 sebagai robot humanoid hiper-realistis pertama yang siap diproduksi massal. Meski begitu, harganya masih sangat tinggi dan dibagi ke beberapa varian, dari model dasar hingga versi paling mahal.
| Varian | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| U1 | 119.800 yuan | Model paling sederhana |
| U1 Ultra | 990.000 yuan | Model tertinggi |
Selain fungsi pendampingan, UBTech menawarkan personalisasi yang lebih jauh. Robot dapat dibuat menyerupai orang tertentu melalui rekonstruksi wajah tiga dimensi dan teknologi pencocokan suara, meski fitur ini memunculkan perdebatan etika di kalangan pengamat teknologi.
Meski begitu, perusahaan menegaskan robot ini tidak dirancang sebagai pasangan romantis. “Robot ini tidak dibuat untuk hubungan intim, setidaknya untuk saat ini,” ujar perwakilan UBTech saat peluncuran produk.
Pasar yang dibidik UBTech
UBTech menargetkan U1 untuk pasar yang rentan mengalami kesepian, terutama di China yang memiliki jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat dan semakin banyak orang memilih hidup sendiri. Karena itu, robot pendamping dinilai punya ruang pertumbuhan yang besar.
Melalui U1, UBTech ikut menunjukkan arah baru industri robotika China yang mulai bergerak dari kebutuhan industri dan manufaktur ke penggunaan sehari-hari di rumah. Perusahaan optimistis robot pendamping bisa menjadi salah satu pasar baru yang berkembang pesat seiring kemajuan AI dan meningkatnya kebutuhan layanan pendampingan di rumah.







