FBI Wanti-wanti Maskapai Penerbangan: Grup Peretas Scattered Spider Mengintai

Federal Bureau of Investigation (FBI), bersama dengan perusahaan keamanan siber, mengeluarkan peringatan serius terkait ancaman dari kelompok peretas yang dikenal sebagai Scattered Spider. Kelompok ini baru-baru ini mulai mengincar maskapai penerbangan serta sektor transportasi, sebuah langkah yang meningkatkan kekhawatiran di industri ini. Dengan modus operandi yang agresif, Scattered Spider terus melancarkan serangan meski dalam pengejaran.

Baru-baru ini, dua maskapai besar, Hawaiian Airlines yang dimiliki oleh Alaska Air Group dan WestJet dari Kanada, melaporkan insiden siber yang diduga diinisiasi oleh grup tersebut. Pada saat yang sama, FBI mengamati adanya pola serangan yang mirip dengan tindakan Scattered Spider, yang kini meluas ke sektor penerbangan. Mandiant, bagian dari Google, juga mengonfirmasi bahwa mereka melihat serangan serupa. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok peretas ini tidak hanya berfokus pada satu sektor tetapi berupaya mencakup berbagai industri.

Profil Scattered Spider

Scattered Spider adalah kelompok peretas yang terdiri dari individu berbahasa Inggris, sebagian besar terdiri dari remaja dan dewasa muda. Motif utama mereka adalah finansial, dengan tujuan mencuri data sensitif dari jaringan perusahaan. Taktik yang digunakan kelompok ini meliputi penipuan dengan rekayasa sosial, phishing, serta ancaman kekerasan terhadap pusat bantuan atau call center untuk mendapatkan akses ke jaringan. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan tidak ragu untuk menyebarkan ransomware untuk memeras perusahaan.

FBI mencatat bahwa kelompok ini memiliki kemampuan untuk menargetkan tidak hanya perusahaan besar tetapi juga penyedia layanan TI pihak ketiga. Ini menunjukkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam ekosistem maskapai penerbangan, termasuk vendor dan kontraktor terpercaya, bisa menjadi sasaran. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting bagi semua yang terlibat di industri penerbangan.

Menghadapi Ancaman

Menanggapi serangan tersebut, Hawaiian Airlines mengumumkan bahwa mereka sedang berupaya untuk mengamankan sistem mereka setelah mengalami serangan pada 26 Juni 2025. Sementara itu, WestJet melaporkan serangan yang terjadi pada 13 Juni yang masih belum sepenuhnya teratasi dan dikaitkan dengan Scattered Spider. Peringatan akan ancaman ini makin mendesak, terutama setelah laporan tersebut muncul di saat yang krusial bagi industri penerbangan global.

Pewarta dari berbagai media juga melaporkan bahwa gelombang terbaru serangan oleh Scattered Spider ini terjadi setelah kelompok tersebut sebelumnya menargetkan sektor ritel di Inggris dan industri asuransi. Sejarah panjang mereka mencakup pembobolan jaringan hotel, kasino, dan perusahaan teknologi besar. Dengan meningkatnya perhatian terhadap sektor penerbangan, analis keamanan siber memperkirakan bahwa tren serangan ini akan terus meningkat.

Rekomendasi untuk Maskapai Penerbangan

Dalam situasi ini, pihak maskapai penerbangan dan semua entitas terkait disarankan untuk meningkatkan protokol keamanan mereka. Beberapa langkah penting yang dapat diambil meliputi:

  1. Pelatihan Keamanan Siber: Mengedukasi karyawan tentang taktik rekayasa sosial dan phishing.
  2. Audit Keamanan: Melakukan audit sistem secara berkala untuk mengidentifikasi celah keamanan.
  3. Penguatan Infrastruktur: Mengimplementasikan solusi keamanan yang lebih baik untuk melindungi data sensitif.

Dengan ancaman yang terus berkembang, kewaspadaan menjadi kunci untuk melindungi infrastruktur kritis dan data pelanggan.

Menjalankan langkah-langkah tersebut tidak hanya penting untuk menjaga kepuasan pelanggan tetapi juga untuk memastikan kelangsungan operasional di masa depan. Sementara FBI terus memantau aktivitas Scattered Spider, penting bagi semua pemain di sektor ini untuk tetap waspada dan mengambil tindakan preventif.

Exit mobile version