NASA Perkenalkan 10 Astronaut Baru, Terpilih dari 8.000 Pelamar Unggul

National Aeronautics and Space Administration (NASA) resmi memperkenalkan 10 astronaut terbarunya yang berhasil lolos dari seleksi sangat ketat, mengalahkan lebih dari 8.000 pelamar. Kesepuluh astronaut ini terdiri dari ilmuwan, insinyur, dan pilot uji yang akan menjalani pelatihan intensif selama dua tahun sebelum siap mengikuti misi luar angkasa.

Yang menarik dari kelas astronaut terbaru ini adalah dominasi perempuan, yang untuk pertama kalinya jumlahnya lebih banyak dibandingkan laki-laki. Dari sepuluh astronaut baru tersebut, enam adalah perempuan dan empat lainnya laki-laki. Hal ini menandai kemajuan signifikan dalam mewujudkan kesetaraan gender di bidang eksplorasi luar angkasa, terutama dalam mempersiapkan misi-misi ambisius ke bulan dan Mars.

Pejabat Administrator NASA, Sean Duffy, menjelaskan bahwa salah satu dari astronaut baru ini berpotensi menjadi pribadi Amerika Serikat pertama yang menginjakkan kaki di planet Mars. “Mereka bersepuluh adalah yang terbaik dan tercerdas di Amerika,” kata Duffy, seraya menambahkan bahwa NASA membutuhkan individu dengan kemampuan terbaik untuk menyukseskan rencana eksplorasi berani di masa depan.

Beberapa astronaut baru memiliki latar belakang yang menonjol. Di antaranya terdapat seorang ahli geologi yang sebelumnya terlibat dalam operasi wahana penjelajah Curiosity di Mars. Juga termasuk mantan insinyur SpaceX yang telah berpengalaman meluncurkan roket ke orbit dan bahkan mengikuti perjalanan luar angkasa pribadi pertama yang disponsori oleh Elon Musk pada tahun 2024.

Keberhasilan para astronaut ini merupakan bagian dari kelas ke-24 yang dibentuk NASA sejak program Mercury Seven diluncurkan pada 1959. Sepanjang sejarahnya, NASA hanya memilih sekitar 370 orang menjadi astronaut, dan kini 10 tambahan ini akan bergabung dengan 41 astronaut Amerika Serikat yang masih aktif bertugas.

Pelatihan intensif selama dua tahun bagi para astronaut baru ini meliputi berbagai disiplin ilmu dan keterampilan yang krusial, seperti pengoperasian sistem ruang angkasa, simulasi misi, pelatihan fisik, dan kemampuan bertahan hidup di lingkungan ekstrem. NASA fokus mempersiapkan mereka agar siap menghadapi tantangan dalam menjelajahi bulan serta mendukung rencana ambisius untuk mengirim manusia ke Mars.

Seleksi yang sangat kompetitif dilakukan guna menjaring individu-individu dengan potensi dan kapasitas terbaik. Hal ini terlihat dari jumlah pelamar yang mencapai lebih dari 8.000 orang. Proses kurasi melibatkan evaluasi mendalam terkait latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, kemampuan fisik, dan psikologis calon astronaut.

Kehadiran lebih banyak perempuan di kelas ini juga mencerminkan perubahan budaya dalam NASA sekaligus respon terhadap dorongan global untuk meningkatkan representasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Keberagaman ini diharapkan dapat memperkaya perspektif serta inovasi dalam misi luar angkasa, membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda di seluruh dunia.

Selain aspek gender, latar belakang astronaut baru yang beragam juga menunjukkan akses terhadap pengalaman praktis di berbagai sektor antariksa dan teknologi maju. Misalnya, kehadiran mantan insinyur dari perusahaan swasta seperti SpaceX yang sudah berpartisipasi dalam penerbangan ruang angkasa komersial menegaskan sinergi antara badan antariksa pemerintah dan industri swasta dalam menjawab tantangan eksplorasi luar angkasa di abad ke-21.

NASA terus memperkuat kapabilitas sumber daya manusianya demi menyukseskan misi Artemis yang bertujuan mengembalikan manusia ke bulan dan merencanakan ekspedisi berawak ke Mars di masa mendatang. Dengan tambahan 10 astronaut baru ini, NASA menegaskan komitmennya untuk menjaga posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin dunia dalam eksplorasi luar angkasa.

Pemilihan dan pelatihan astronaut ini menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang NASA dalam menjelajahi sistem tata surya lebih jauh lagi, membuka era baru penemuan ilmiah dan pemahaman manusia tentang alam semesta. Para astronaut baru ini tidak hanya dipersiapkan untuk misi teknis semata tetapi juga menjadi duta inspirasi bagi rakyat Amerika dan komunitas global dalam menghadapi tantangan masa depan.

Src: https://www.beritasatu.com/ototekno/2926694/nasa-perkenalkan-10-astronaut-baru-terpilih-dari-8000-pelamar?page=all

Berita Terkait

Back to top button