
Dua pesawat antariksa swasta melakukan pertemuan mendadak di orbit Bumi baru-baru ini. Misi bernama Remora ini menunjukan kemampuan teknologi yang dapat membuka jalan bagi servis satelit di masa depan.
Remora merupakan hasil kolaborasi antara Starfish Space dan Impulse Space. Pada misi ini, salah satu kendaraan transfer orbital Mira milik Impulse Space menggunakan perangkat lunak navigasi dari Starfish agar dapat mendekati Mira lain hingga jarak hanya 4.100 kaki (1.250 meter).
Pelaksanaan Misi Remora
Presiden dan COO Impulse Space, Eric Romo, menyatakan bahwa misi ini dikembangkan dan dilaksanakan kurang dari satu tahun. Ia menegaskan bahwa timnya siap melakukan operasi rumit dengan cepat dan akurat serta berharap dapat menjalankan misi serupa di orbit lain.
Misi Remora dilakukan dengan memasang kamera ringan dan rangkaian perangkat lunak panduan, navigasi, dan kontrol (GNC) Starfish, yakni program Cetacean dan Cephalopod, pada kapal Mira yang diluncurkan melalui misi rideshare SpaceX Transporter 12.
Kapal Mira itu sebelumnya juga melaksanakan berbagai tugas seperti meluncurkan dua cubesat serta melakukan beberapa pembakaran mesin untuk menguji sistem propulsinya. Setelah itu, kapal tersebut melanjutkan operasi Remora dengan mendekati Mira pertama yang sudah berada di orbit dari misi LEO Express 1.
Detail Pendekatan dan Dokumentasi
Pendekatan jarak dekat ini berlangsung selama beberapa jam di akhir Oktober. Kamera onboard Mira mendokumentasikan proses itu dan pihak Starfish serta Impulse membagikan beberapa foto dengan jarak pandang mulai dari 10 kilometer hingga 1.250 meter.
Trevor Bennett, Co-Founder Starfish Space, menyebutkan bahwa keberhasilan Remora merupakan tonggak penting dalam menguji metode unik mereka untuk operasi pertemuan dan kedekatan otomatis di orbit. Hal ini memberi keyakinan tinggi untuk peluncuran kendaraan Otter yang direncanakan tahun depan.
Potensi dan Masa Depan Teknologi Otter
Starfish Space tengah mengembangkan Otter, kendaraan kecil yang multifungsi untuk berbagai layanan servis satelit. Fungsi yang ditargetkan termasuk inspeksi, pengisian bahan bakar ulang, perbaikan, hingga pemusnahan satelit yang sudah tak aktif.
Sebelum Remora, versi awal Otter yang dinamai Otter Pup 1 telah diluncurkan pada misi Transporter 8. Meski rencana awal bertemu dengan "space tug" pengantar batal karena masalah, kendaraan ini berhasil mendekati anak ruang angkasa lain hingga 1 kilometer pada April lalu.
Selanjutnya, Otter Pup 2 yang meluncur pada misi Transporter 14 bulan Juni lalu ditugaskan melakukan docking satelit privat pertama di orbit rendah Bumi (LEO). Ini menandakan perkembangan berkelanjutan yang menjanjikan untuk sektor teknologi servis satelit komersial.
Informasi Kunci Misi Remora
- Misi kolaborasi antara Starfish Space dan Impulse Space.
- Pengembangan dan pelaksanaan misi selama kurang dari 12 bulan.
- Penggunaan perangkat lunak Cetacean dan Cephalopod untuk operasi autonomus.
- Mira mencapai jarak pendek 1.250 meter dari kapal sesama Mira.
- Peluncuran melalui SpaceX Transporter 12 dengan 131 muatan lain di LEO.
- Pendokumentasian visual jarak pendek dalam berbagai tahap.
- Persiapan untuk kendaraan Otter yang berfungsi untuk servis satelit canggih.
- Riwayat peluncuran dan pengujian kendaraan Otter Pup 1 dan Otter Pup 2.
Misi Remora membuktikan bahwa kerja sama dan inovasi dalam teknologi antariksa swasta sangat cepat berkembang. Keterampilan dalam manuver jarak dekat di orbit menjadi dasar utama untuk layanan pemeliharaan dan perpanjangan umur satelit di masa depan, yang akan memperkuat ekosistem antariksa komersial secara global.





