Ancaman RAM Besar Akan Segera Mengubah Cara Kerja Smartphone dan Laptop Anda!

RAMageddon diperkirakan akan segera melanda industri smartphone dan laptop menurut laporan terbaru dari TrendForce. Kenaikan harga RAM menyebabkan produsen perangkat seperti Apple dan Samsung harus mengubah strategi produksi mereka.

TrendForce menyebutkan bahwa kenaikan harga memori akan memaksa perusahaan smartphone menaikkan harga dan mengurangi kapasitas RAM di perangkat baru mereka. Hal ini juga berpotensi mengurangi jumlah perangkat yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

Penurunan Spesifikasi pada Smartphone

Apple, yang selama ini cukup mandiri di pasar global, juga diperkirakan akan terdampak. Perusahaan tersebut kemungkinan tidak akan memberikan diskon pada model iPhone lawas saat merilis iPhone 18 pada September mendatang. Untuk ponsel Android, kenaikan harga RAM akan memaksa produsen seperti Samsung menaikkan harga model baru yang diluncurkan pada 2026.

Perubahan paling signifikan akan terjadi pada segmen mid-range dan budget. Menurut TrendForce, opsi RAM 12GB pada perangkat kelas menengah kemungkinan tidak akan tersedia lagi. Kapasitas RAM untuk perangkat mid-range akan berkisar antara 6GB hingga 8GB, sedangkan perangkat budget akan dibatasi pada 4GB. Beberapa produsen asal Tiongkok seperti Xiaomi dan Redmi sudah mengantisipasi kenaikan harga hingga 20% sampai 30% pada tahun depan.

Dampak pada Laptop

Meski demikian, dampak serupa pada laptop diperkirakan baru akan terasa mulai pertengahan tahun depan. Produsen seperti Lenovo dan HP saat ini masih menyimpan stok memori yang cukup. Namun, mereka juga berencana menaikkan harga. Dell dikabarkan akan melakukan kenaikan harga sebelum akhir Desember.

Lenovo bahkan memberi tahu pelanggan retail dan enterprise bahwa semua penawaran harga saat ini akan berakhir pada 1 Januari mendatang. CyberPowerPC juga sudah mengumumkan kenaikan harga produk sejak awal Desember. Sementara itu, Framework berusaha membangun citra dengan menyatakan tidak akan menaikkan harga setinggi perusahaan lain seperti Dell.

TrendForce memperkirakan produsen laptop akan menempatkan RAM minimum yang dapat diterima untuk produk baru. Model high-end diprediksi akan dibekali RAM 16GB, sementara model mid-range dan budget akan berkurang menjadi sekitar 8GB. Diperkirakan juga akan terjadi fluktuasi harga signifikan di pasar PC mulai kuartal kedua 2026.

Pandangan Jangka Panjang

Laporan ini menunjukkan bahwa krisis RAM belum menunjukkan tanda akan mereda dalam waktu dekat. Harga RAM diperkirakan baru akan mulai turun pada paling cepat tahun 2028. Situasi ini mengindikasikan bahwa semua perangkat teknologi konsumen akan mengalami peningkatan harga. Industri yang sebelumnya sudah beroperasi dengan margin tipis mungkin akan semakin agresif dalam menetapkan harga produk mereka.

Berbagai perusahaan kini harus merespon tantangan ini dengan strategi baru untuk menjaga bisnis agar tetap berjalan, sambil menghadapi tekanan biaya produksi yang meningkat. Konsumen smartphone dan laptop sebaiknya mempersiapkan diri menghadapi harga perangkat yang kemungkinan akan lebih mahal di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button