Samsung Hadirkan TV AI Terbaru dengan Teknologi Canggih, Evolusi dari Era Tabung hingga Sekarang

Samsung menghadirkan inovasi revolusioner dalam teknologi televisi di ajang CES 2026 yang digelar di Las Vegas, AS. Perusahaan menampilkan TV AI pertama dengan layar Micro RGB berukuran 130 inci, yang menggabungkan kecerdasan buatan canggih untuk pengalaman visual ultra-immersif.

Samsung menegaskan bahwa TV kini berfungsi lebih dari sekadar media hiburan. Kepala Bisnis Visual Display Samsung, SW Yong, menyatakan bahwa produk TV terbaru ini berperan sebagai “AI Companion” yang mendampingi kehidupan sehari-hari pengguna secara pintar dan interaktif.

Inovasi Teknologi Micro RGB dan AI Engine Pro
TV model R95H yang dipamerkan Samsung memakai teknologi warna generasi terbaru. Mesin pintar Micro RGB AI Engine Pro mengatur kecerahan dan kontras secara dinamis sambil menyajikan warna yang lebih akurat dan hidup. Desain premium pada televisi ini juga memperkuat kesan mewah dan modern di ruang tamu pengguna.

Selain kualitas visual, Samsung membawa konsep ‘Your Companion to AI Living’. Konsep ini mencakup integrasi kecerdasan buatan di seluruh lini produk TV, seperti rekomendasi tontonan yang disesuaikan preferensi, mode gambar dan suara optimal untuk berbagai jenis program, serta asisten berbasis Vision AI yang dapat membantu mengakses konten dan fungsi TV secara mudah.

Sejarah Panjang Samsung di Dunia Televisi
Perjalanan Samsung di industri televisi berawal sejak 1970-an dengan meluncurkan TV hitam putih berukuran 12 inci. Pada 1977, perusahaan mulai memproduksi TV warna pertama yang membuka pasar lebih luas hingga internasional.

Pada 1990-an, Samsung berinovasi dari TV tabung ke layar plasma dan LCD yang lebih tipis dan ringan. Transisi ini memungkinkan desain lebih elegan dan penggunaan ruang yang efisien tanpa mengurangi ukuran layar.

Tahun 2006 menjadi momen penting dengan peluncuran Samsung Bordeaux LCD TV, salah satu produk premium yang meningkatkan posisi Samsung menjadi pemimpin pasar televisi dunia. Dominasi ini bertahan berkat inovasi berkelanjutan dan penyesuaian teknologi baru.

Perkembangan LED, UHD, dan QLED untuk Kualitas Gambar Tinggi
Samsung melanjutkan inovasi dengan memperkenalkan TV LED pada akhir 2000-an. Teknologi ini menawarkan efisiensi energi dan memungkinkan televisi dengan desain tipis. Selanjutnya, Samsung memperluas produk ke TV UHD 4K dan QLED yang menggunakan partikel quantum dot. Teknologi QLED ini menghasilkan warna lebih kaya, kontras tinggi, dan kualitas gambar yang mumpuni untuk pengalaman menonton yang superior.

Era Smart TV dan Personalisasi Desain
Memasuki 2010-an, Samsung berhasil mengubah TV menjadi perangkat smart dengan kemampuan internet. Pengguna dapat mengakses streaming video dan aplikasi digital langsung melalui layar TV, membuat interaksi menjadi lebih dinamis.

Fitur seperti Smart Hub, kontrol lewat smartphone, dan pengenalan suara meningkatkan pengalaman hiburan yang lebih nyaman. Pada 2017, peluncuran Frame TV menambahkan nilai estetika dengan menampilkan karya seni saat layar idle, memperlihatkan pendekatan Samsung yang menggabungkan teknologi dengan seni untuk personalisasi rumah.

Visi Masa Depan ‘Your Companion to AI Living’
Samsung di CES 2026 menegaskan posisi televisi sebagai pusat konektivitas dan kecerdasan buatan dalam rumah. Visi ini membuktikan evolusi TV dari sekadar alat hiburan menjadi pendamping digital yang meningkatkan kualitas hidup pengguna secara menyeluruh.

Perjalanan panjang inovasi teknologi Samsung dari era tabung hitam putih hingga TV AI terbaru ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan untuk terus mendobrak batas pengalaman visual dan interaksi teknologi hiburan modern.

Berita Terkait

Back to top button