AMD baru saja meluncurkan prosesor terbaru dari seri Ryzen AI 400 dalam ajang CES 2026 di Las Vegas. Chip ini dirancang khusus untuk memperkuat performa PC berbasis kecerdasan buatan (AI) dan memperkenalkan prosesor Copilot+ pertama untuk perangkat desktop.
Peluncuran Ryzen AI 400 menjadi langkah strategis AMD untuk mengakselerasi ekosistem PC AI, terutama dalam mendukung pengembangan fitur AI yang lebih canggih di sistem operasi Windows. Meskipun tren PC AI belum booming secara besar, prosesor ini diharapkan menjadi fondasi teknologi yang lebih kuat.
Peningkatan Kinerja Neural Processing Unit (NPU)
Salah satu keunggulan utama Ryzen AI 400 terletak pada unit pemrosesan neural atau NPU XDNA 2 yang memiliki kemampuan 60 TOPS (Trillions of Operations Per Second). Angka ini melewati standar minimum 40 TOPS untuk sistem Copilot+ dan merupakan peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya.
Seri Ryzen AI 300 menawarkan NPU sekitar 50-55 TOPS, sementara Ryzen 8000G yang diluncurkan tahun lalu masih di bawah performa NPU Ryzen AI 400. Peningkatan ini sangat signifikan untuk pengguna yang menjalankan model AI secara lokal, karena memberikan kecepatan inferensi yang lebih optimal.
Varian Prosesor Ryzen AI 400 dan Spesifikasi Utama
Jajaran Ryzen AI 400 terdiri dari berbagai tipe dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Berikut ini ringkasan varian utama:
-
Ryzen AI 9 HX 475:
- 12 inti CPU Zen 5
- Kecepatan boost hingga 5,2 GHz
- Dukungan memori hingga 8.533 MT/s
- Ryzen AI 5 430:
- 4 inti CPU
- RAM mendukung hingga 8.000 MT/s
- NPU dengan kemampuan 50 TOPS
Meski belum mengungkap semua detail teknis, AMD mengklaim adanya peningkatan performa yang menonjol pada Ryzen AI 400. Peningkatan ini meliputi:
- Multi-tasking naik 30%
- Kreasi konten meningkat 70%
- Pengalaman gaming bertambah 10%
- Konektivitas tanpa kabel lebih efisien hingga 70% berdasarkan uji Cinebench nT
Dukungan untuk Copilot+ dan Potensi Ekosistem AI
Ryzen AI 400 juga memperkenalkan dukungan untuk teknologi Copilot+, fitur AI yang memberikan asisten cerdas lebih responsif di desktop. Namun, masih terdapat tantangan dalam menghadirkan fitur AI yang benar-benar memikat pengguna Windows. Fitur seperti Recall dan perintah suara Copilot sejauh ini belum mampu mendorong adopsi luas secara langsung.
Pengaruh Ryzen AI 400 pada Pasar PC AI
Peluncuran ini diharapkan menjadi katalisator perkembangan industri PC AI, dengan fokus pada peningkatan kinerja dan efisiensi daya. AMD menunjukkan komitmen kuat untuk memberikan solusi AI yang dapat diandalkan bagi pengembang dan pengguna akhir.
Peningkatan performa NPU yang signifikan juga memungkinkan pemodelan AI yang lebih kompleks dan responsif, membuka peluang baru bagi aplikasi AI lokal di laptop dan desktop. Hal ini akan menarik bagi kalangan profesional konten kreatif dan pengguna yang mengandalkan pengolahan AI secara real-time.
Lewat Ryzen AI 400, AMD menegaskan posisinya sebagai inovator utama dalam menghadirkan teknologi PC yang siap menyambut era kecerdasan buatan. Pendekatan ini diharapkan membuka jalan bagi fitur baru yang lebih berguna dan integrasi AI lebih dalam ke dalam sistem operasi populer seperti Windows.





