Lego menghadirkan inovasi revolusioner dengan sistem Smart Play yang menggabungkan teknologi canggih dalam bentuk Smart Brick. Sistem ini memungkinkan mainan Lego menjadi interaktif dan responsif terhadap sentuhan dan lingkungan sekitar, membawa pengalaman bermain anak-anak ke level berikutnya tanpa perlu layar atau aplikasi tambahan.
Smart Play memadukan tiga elemen utama: Smart Brick, Smart Tags, dan Smart Minifigures. Smart Brick berperan sebagai pusat kontrol yang dilengkapi sensor jarak, akselerometer, sensor warna, dan speaker kecil yang dapat memproses berbagai stimulus. Sementara itu, Smart Tags dan Minifigures memberikan instruksi spesifik, sehingga Smart Brick dapat mengenali konteks dan merespons secara dinamis.
Contoh nyata implementasi Smart Play terlihat pada set bertema Star Wars yang diperagakan saat peluncuran di CES. Pada satu set, sebuah mobil Lego dengan Smart Tag dapat mengeluarkan suara mesin sesuai kecepatan atau posisi saat dimainkan. Ketika mobil dimiringkan, terdengar suara decitan, dan saat dibalik, suara tabrakan muncul, menghadirkan sensasi bermain yang realistis.
Selain itu, set “Throne Room Duel & A-Wing” menambahkan dimensi baru pada permainan Lego. Smart Minifigures untuk karakter seperti Darth Vader, Luke Skywalker, dan Emperor Palpatine diintegrasikan bersama Smart Brick. Saat Minifigure ditempatkan di area tertentu, suara tema musik dan efek khas karakter dapat terdengar, seolah-olah mereka hidup. Contohnya, Darth Vader mengeluarkan suara napas ikoniknya dan memberikan ekspresi suara saat kalah duel lightsaber.
Pengalaman bertempur juga semakin interaktif dengan dudukan bergerak yang memungkinkan penempatan Minifigure bertarung. Smart Tag memberi tahu Smart Brick untuk memainkan suara lightsaber dan suara pertempuran saat dua karakter saling beradu. Jika Minifigure dijatuhkan, suara kekalahan khas karakter seperti teriakan “noooooooo” dari Vader akan muncul, memberikan sentuhan dramatis dalam bermain.
Dua set lainnya, Darth Vader’s TIE Fighter dan Luke’s Red Five X-Wing, menampilkan keunggulan Smart Brick dalam menangani berbagai input. Suara mesin masing-masing pesawat berbeda dan dapat diaktifkan dengan penempatan Minifigure dan Smart Tile khusus. Ketika kedua pesawat bertarung dan menembak laser, suara tembakan dan ledakan akan terdengar secara sinkron. Efek suara ini meningkatkan keseruan dan menjadikan permainan lebih imersif.
Desain set Lego Smart Play juga disesuaikan untuk mendukung permainan aktif dan sosial. Misalnya, TIE Fighter dan X-Wing didesain tahan benturan dan nyaman digenggam anak-anak agar dapat dimainkan dalam gerakan seperti menerbangkan pesawat di udara. Set Throne Room pula memiliki area pertarungan lightsaber yang dapat dilepas-pasang untuk memfasilitasi permainan yang lebih agresif dan seru.
Strategi Lego memulai dengan waralaba besar seperti Star Wars adalah langkah tepat untuk memperkenalkan teknologi Smart Play. Perusahaan berpotensi memperluas kompatibilitas sistem ini dengan properti populer lain seperti Jurassic World, DC, Marvel, atau Bluey, sehingga variasi permainan interaktif semakin kaya dan menarik bagi anak-anak.
Poin krusial dari inovasi ini adalah fokus Lego pada anak-anak, memberikan pengalaman bermain yang mudah diakses tanpa ketergantungan pada perangkat digital tambahan. Anak-anak dapat langsung mengambil dan menikmati set Smart Play tanpa kompleksitas instalasi atau aplikasi. Hal ini sekaligus mendorong interaksi sosial melalui permainan bersama yang kreatif dan imersif.
Dengan teknologi Smart Brick yang mumpuni, Lego Smart Play membuka peluang baru bagi dunia mainan interaktif masa depan. Sistem ini tidak hanya memperkuat aspek hiburan, tetapi juga mengedukasi anak tentang teknologi dan kreativitas, sambil mengutamakan aspek permainan yang menyenangkan dan sosial. Implementasi konsep ini menjanjikan perkembangan pengalaman bermain Lego yang kaya dan inovatif pada generasi mendatang.





