Sony Honda Mobility Afeela 1: Tantangan di Tengah Tren Mobil Listrik yang Makin Canggih

Sony Honda Mobility kembali menampilkan Afeela 1 dalam pameran Consumer Electronics Show (CES) 2026. Sayangnya, mobil listrik ini dinilai kurang inovatif dan tertinggal dibandingkan pesaingnya yang semakin maju dan beragam di pasar EV saat ini.

Afeela 1 awalnya dikenalkan pada CES 2020 dengan nama Vision-S. Kini setelah enam tahun, mobil ini masih dianggap produk pra-produksi yang belum siap mengaspal secara luas. Harganya tinggi, mulai dari $89.900, dengan jangkauan baterai sekitar 300 mil atau 480 km, yang kurang kompetitif untuk segmen mewah saat ini.

Desain Eksterior dan Perubahan Minim

Desain Afeela 1 kurang mencolok, mengusung tampilan kalem dengan “Media Bar” micro-LED selebar 31,5 inci di depan. Pada CES 2026, model ini nyaris tak berbeda dari versi tahun lalu, hanya ada perbaikan sambungan panel yang kini tampak mulus. Ketidakberanian dalam desain membuat mobil ini terlihat ketinggalan zaman saat banyak pesaing berlomba menawarkan visual futuristik.

Interior Mewah dengan Fitur Audio Canggih

Bagian dalam mobil menonjol lewat kualitas material dan penyempurnaan fit and finish yang lebih baik. Pintu tidak menggunakan pegangan tradisional, melainkan tombol tersembunyi dan aplikasi smartphone untuk membuka. Pengaturan suara 28 speaker dengan teknologi Dolby Atmos menjanjikan pengalaman hiburan audio kelas atas yang bisa diatur secara individu antar penumpang.

Layar dasbor lebar menjadi pusat kendali, terdiri dari kluster pengukur 12,3 inci dan layar infotainment 28,5 inci. Sistem mampu membagi layar untuk aplikasi berbeda dengan fitur perisai privasi agar pengemudi tidak terganggu. Namun, fitur rapat Zoom saat mengemudi menimbulkan pertanyaan soal keamanan dan relevansi.

Teknologi Sensor dan Janji Otonom Level 4

Sony Honda Mobility membekali Afeela 1 dengan lebih dari 40 sensor termasuk LiDAR, kamera, dan radar dengan prosesor Qualcomm Snapdragon Digital Chassis. Mobil dijanjikan mampu memberikan fitur bantuan pengemudi Level 2+ saat debut, dan secara bertahap menaikkan ke otonomi Level 4.

Meski menjanjikan kemampuan mengemudi tanpa intervensi sopir, pengalaman menunjukkan teknologi semacam ini biasanya memerlukan waktu lama untuk benar-benar matang dan mendapat regulasi memadai.

Personalisasi dan Program Pengembang

Kelebihan Afeela 1 adalah kemampuan kustomisasi tinggi mulai dari tampilan layar, speaker, hingga suara mesin yang bisa diunduh sebagai paket tambahan. Sony Honda Mobility juga membuka Program Co-Creation Afeela untuk pengembang pihak ketiga membuat dan menjual kustomisasi, menambah elemen ekosistem digital yang terus berkembang.

Tantangan Pasar dan Persaingan Ketat

Model sedan mewah ini menghadapi tekanan kuat dari mobil listrik lain yang menawarkan spesifikasi lebih baik atau harga lebih kompetitif, seperti Lucid Air Touring yang lebih bertenaga dan berjangkauan lebih jauh dengan harga $20.000 lebih murah. Peluncuran Afeela 1 juga tertunda hingga akhir tahun depan dengan ketersediaan terbatas di Amerika Serikat.

Sony pun berencana menghadirkan SUV pada 2028 sebagai model yang mungkin menarik lebih banyak konsumen. Namun, untuk sekarang, fokus pada sedan tampaknya kurang strategis mengingat tren pasar yang mulai berpindah ke kendaraan jenis SUV.

Penilaian Market dan Masa Depan Afeela 1

Sony Honda Mobility mengandalkan sensor LiDAR dan sistem hiburan canggih sebagai nilai tambah utama. Namun, keputusan Volvo menghilangkan LiDAR dari model 2026 menimbulkan keraguan apakah investasi teknologi tersebut akan mendapat respon positif untuk pasar luas.

Sedan mewah dengan harga hampir $90.000 harus mampu menawarkan nilai dan inovasi bukan hanya gimmick teknologi. Saat merek mewah lain beralih ke EV yang lebih terjangkau dan fungsional, Afeela 1 perlu berbenah agar tidak semakin tertinggal dan hanya menjadi produk loyalitas untuk penggemar Sony.

Afeela 1 layak mendapat apresiasi atas ambisi dan fitur inovatifnya, namun perjalanan menuju mobil listrik modern yang relevan masih panjang. Keputusan dan strategi pemasaran Sony Honda Mobility dalam dua tahun ke depan akan sangat menentukan keberhasilan mobil ini di pasar yang semakin kompetitif.

Berita Terkait

Back to top button