Threads Ungguli X di Pengguna Aktif Harian Mobile, Catat 141 Juta Akun pada Januari 2026

Platform media sosial Threads berhasil melampaui X dalam jumlah pengguna aktif harian pada aplikasi mobile. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Similarweb, Threads mencatat 141,5 juta pengguna aktif harian di perangkat iOS dan Android. Angka ini lebih tinggi dibandingkan X yang tercatat memiliki 125 juta pengguna aktif harian di platform mobile pada periode yang sama.

Kenaikan pengguna Threads menandai perubahan signifikan dalam lanskap media sosial, hampir tiga tahun setelah peluncurannya oleh Meta sebagai alternatif X. Pertumbuhan ini tidak semata-mata dipengaruhi oleh kontroversi yang tengah melanda X, melainkan adanya strategi yang dijalankan Threads secara konsisten.

Faktor Pendukung Pertumbuhan Threads

Threads memanfaatkan promosi silang dari aplikasi Meta yang lebih besar, termasuk Facebook dan Instagram. Kampanye cross-promotion ini meningkatkan visibilitas dan adopsi pengguna baru. Selain itu, Threads fokus pada pengembangan komunitas kreator yang menarik minat pengguna aktif dengan berbagai konten kreatif.

Meta juga secara berkala meluncurkan fitur baru yang membuat pengalaman pengguna lebih interaktif dan menarik. Berikut ini beberapa fitur utama Threads yang berkontribusi pada pertumbuhan pengguna:

  1. Komunitas: Pengguna dapat bergabung dalam grup berdasarkan minat tertentu, memperkuat interaksi sosial.
  2. Filter Konten yang Lebih Baik: Menyediakan kontrol lebih baik atas jenis konten yang muncul di feed pengguna.
  3. Direct Messages (DM): Fitur pesan langsung untuk komunikasi pribadi dengan pengguna lain.
  4. Teks Panjang: Mendukung postingan dengan jumlah karakter lebih banyak, memudahkan ekspresi lebih lengkap.
  5. Postingan yang Bisa Menghilang Otomatis: Menyajikan opsi konten yang bersifat sementara dan lebih privat.

Tantangan yang Dihadapi X

Sementara Threads mencatat pertumbuhan, X menghadapi sejumlah masalah yang memengaruhi jumlah penggunanya. Contohnya, chatbot AI X yang bernama Grok sedang mendapat sorotan negatif karena tuduhan menghasilkan konten deepfake cabul menggunakan foto wanita tanpa izin.

Kekhawatiran ini menyebabkan pihak berwenang, termasuk Jaksa Agung California, melakukan penyelidikan. Negara lain seperti Inggris, Uni Eropa, India, dan Malaysia juga turut membuka investigasi serupa atas praktik tersebut.

Selain itu, X masih unggul dalam akses melalui platform web. Data Similarweb mencatat bahwa X memiliki 145,4 juta kunjungan web harian, jauh lebih tinggi dibandingkan Threads yang hanya memperoleh sekitar 8,5 juta kunjungan per hari di situs Threads.net dan Threads.com. Ini menunjukkan bahwa meskipun Threads unggul di segmen aplikasi mobile, X masih mempertahankan basis pengguna yang kuat melalui akses web.

Perbedaan Pengguna di Pasar Amerika Serikat

Di pasar Amerika Serikat, X masih memimpin pengguna aktif harian aplikasi mobile. Namun, selisihnya dengan Threads semakin menipis. Tahun lalu, X tercatat memiliki jumlah pengguna dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan saat ini. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi pengguna secara bertahap.

Statistik Pengguna Threads yang Mengesankan

Data resmi dari Meta per Agustus menunjukkan Threads telah memiliki lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan secara global. Pada Oktober, Meta melaporkan capaian Threads mencapai 150 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia. Hal ini menggambarkan pertumbuhan yang pesat sejak awal peluncurannya.

Dengan berbagai inovasi produk dan integrasi yang kuat ke dalam ekosistem Meta, Threads berpotensi terus memperluas jangkauan dan pengaruhnya di ranah media sosial. Perubahan ini sekaligus memberi gambaran baru tentang kompetisi ketat antara platform media sosial, terutama di segmen aplikasi mobile global.

Pengguna kini memiliki lebih banyak pilihan dalam menjalani interaksi sosial digital dengan alternatif yang semakin matang dan inovatif. Tetap mengamati dinamika ini penting untuk memahami arah perkembangan media sosial di masa depan, khususnya dalam hal pengalaman pengguna dan keamanan platform.

Berita Terkait

Back to top button