Apple AirTag membawa revolusi dalam pengelolaan bagasi di industri penerbangan. Data terbaru dari SITA, perusahaan teknologi informasi transportasi udara global, menunjukkan penurunan hingga 90 persen kasus kehilangan bagasi secara permanen berkat perangkat pelacak ini.
Selain itu, maskapai yang menggunakan AirTag mencatat percepatan 26 persen dalam pemulihan bagasi tertunda. Informasi ini pertama kali diumumkan oleh SITA dan didukung oleh Apple melalui siaran pers beberapa bulan lalu.
Cara Kerja AirTag dalam Pelacakan Bagasi
Apple memperkenalkan fitur pelacakan AirTag pada pembaruan iOS 18.2. Pengguna dapat membuat tautan lokasi AirTag lewat aplikasi Find My secara langsung. Tautan tersebut kemudian dapat dibagikan ke staf maskapai guna memudahkan pencarian bagasi.
Melalui tautan interaktif, staf maskapai dan pihak terkait dapat melihat posisi AirTag di sebuah peta melalui situs web. Kerja sama Apple dengan berbagai maskapai memungkinkan pemanfaatan sistem ini secara optimal. Lokasi yang dibagikan secara otomatis dinonaktifkan setelah bagasi ditemukan oleh pengguna.
Pengaruh Positif Fitur AirTag pada Industri Penerbangan
Menurut SITA, meski sebagian besar bagasi biasanya berhasil dikembalikan, ada sejumlah kecil yang benar-benar hilang. Kehadiran AirTag menurunkan angka bagasi hilang secara permanen hingga 90 persen. Data ini bersumber dari WorldTracer, platform pelacakan bagasi otomasi yang digunakan maskapai besar dunia.
Maskapai besar yang sudah mendukung fitur "Share Item Location" melalui AirTag antara lain:
- United Airlines
- Delta Air Lines
- British Airways
- Lufthansa
- American Airlines
- Air Canada
- Air New Zealand
- Turkish Airlines
- Aer Lingus
- Austrian Airlines
- Brussels Airlines
- Swiss International Air Lines
- Eurowings
- Iberia Airlines
Selain AirTag, aksesori pihak ketiga yang terintegrasi dengan jaringan Find My, seperti produk Chipolo, juga kompatibel dan memberi opsi tambahan bagi pengguna.
Detail dan Harga Apple AirTag
AirTag hadir dalam dua pilihan pembelian: satu buah dan paket empat buah. Harga pasaran AirTag satuan berkisar Rp 410.000, lebih rendah dari harga reguler Rp 450.000. Paket empat buah ditawarkan sekitar Rp 1.015.000 dibandingkan harga asli Rp 1.550.000.
Pemanfaatan AirTag di sektor penerbangan memungkinkan penumpang lebih yakin bahwa bagasi mereka dapat terlacak dengan cepat dan aman. Kolaborasi antara Apple dan maskapai yang semakin meluas memperkuat keefektifan alat ini dalam mengurangi masalah yang biasa terjadi di bandara internasional.
Keberadaan AirTag bukan hanya memudahkan penumpang dalam menemukan bagasi yang hilang atau tertunda, tapi juga membantu maskapai menekan biaya dan waktu yang tersita akibat pengelolaan bagasi yang salah atau hilang.
Bersama fitur pelacakan ini, masa depan perjalanan udara diprediksi akan lebih lancar dan minim risiko kehilangan barang bawaan, menjadikan pengalaman terbang lebih nyaman dan aman.







