Bungie dan Sony Interactive Entertainment baru-baru ini meluncurkan controller PS5 DualSense edisi terbatas bertema Marathon. Desain controller ini menampilkan warna putih dengan decal hijau cerah yang terinspirasi dari estetika game extraction shooter yang akan datang. Meski kehadiran controller baru seringkali dinantikan, respons dari penggemar ternyata sangat beragam.
Di subreddit PS5, perbincangan soal controller Marathon DualSense ini menunjukkan opini yang terbagi rata. Sebagian penggemar menyukai desainnya, sementara yang lain menganggapnya kurang menarik bahkan ada yang menganggapnya sebagai salah satu desain terburuk. Ini menimbulkan diskusi tentang kualitas dan orisinalitas desain controller terbaru ini.
Respons Penggemar Beragam
Beberapa komentar menyebut desain controller ini kurang istimewa. Pengguna Reddit bernama MrFOrzum mengapresiasi desain secara umum, namun mengkritik logo Marathon di touchpad yang dianggap mengganggu estetika. Sementara itu, shadow_129 mengejek Sony seolah-olah perlu “menculik” desainer controller edisi terbatas dari Xbox agar kualitas desain bisa meningkat.
Kritik tajam datang dari user ofeliedeceai yang menilai controller ini tampak seperti hasil tempelan stiker secara asal. Ia menyebut Sony seolah hanya berusaha maksimal untuk controller edisi khusus game first-party seperti Astro Bot dan Yotei. Pendapat ini menggambarkan ekspektasi tinggi penggemar terhadap kreasi desain yang inovatif dan berbeda.
Penggemar lain menganggap bahwa secara keseluruhan desain controller ini tidak terlalu buruk, namun logo di touchpad memang perlu dihilangkan agar tampilannya lebih bersih. Sebagian dari mereka membandingkan dengan desain limited edition PlayStation sebelumnya yang hanya beberapa saja yang dianggap benar-benar unik dan menonjol, seperti Astro Bot dan Concord.
Proses Desain dan Filosofi Bungie
Dalam pernyataan resminya, Bungie menjelaskan bahwa proses desain controller ini sengaja dibuat untuk menghormati peluncuran Marathon. Mereka berusaha menciptakan produk yang terasa menjadi bagian alami dari dunia game tersebut. Tim desain fokus pada keseimbangan antara bentuk dan fungsi dengan menggabungkan garis yang bersih, warna mencolok, dan tanda-tanda yang punya makna guna menampilkan kesan futuristik dan autentik.
Bungie percaya desain ini merefleksikan elemen grafis berani, serta arah seni visual yang terinspirasi dari arsitektur, permukaan lingkungan, dan peralatan dalam game Marathon. Pendekatan ini bertujuan agar controller tidak hanya sebagai produk fisik, tetapi juga sebagai perwujudan visual dari dunia yang dibangun oleh game tersebut.
Informasi Peluncuran dan Harga
Controller Marathon PS5 DualSense akan dirilis bersamaan dengan game Marathon pada awal Maret. Harga yang dipatok adalah $84.99 USD atau setara ¥12,480 di Jepang, serta €84.99 dan £74.99 di Eropa. Preorder resmi dibuka sejak akhir Januari melalui PlayStation Direct dan dipastikan akan tersedia dalam jumlah terbatas.
Bagi penggemar yang ingin memiliki controller eksklusif ini, momen preorder menjadi penting untuk tidak melewatkan kesempatan mendapatkan produk edisi khusus. Kombinasi desain yang menarik sekaligus nilai koleksi menjadikan controller ini pilihan menarik meski adanya tanggapan yang berbeda dari komunitas penggemar.
Konteks Tren Controller Edisi Terbatas
Kehadiran controller edisi terbatas yang mengambil tema game populer sudah menjadi strategi umum dari Sony dalam memperkuat loyalitas penggemar sekaligus meningkatkan daya tarik produk. Namun, hasilnya cukup variatif, tergantung pada desain dan penerimaan audiens.
Beberapa edisi terbatas berhasil mendapat pujian luas berkat desain orisinal dan estetika yang kuat. Namun tak sedikit juga yang dianggap hanya memanfaatkan popularitas game tanpa benar-benar menghadirkan inovasi desain. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Sony untuk terus menjaga kualitas dan memuaskan basis penggemar yang kian kritis.
Dengan kehadiran controller Marathon ini, Sony dan Bungie menunjukkan komitmen menghadirkan produk pendamping yang memperkuat identitas permainan. Namun, mereka juga harus mendengar masukan dari komunitas agar desain ke depannya lebih diterima secara luas dan memiliki nilai lebih baik dalam aspek visual dan fungsional.






