Hytale resmi memulai tahap early access pada pertengahan Januari, menarik perhatian gamer penggemar genre sandbox voxel. Kehadiran gim ini kerap dibandingkan dengan Minecraft karena kemiripan visual seperti dunia berbasis voxel dan peta yang dihasilkan secara prosedural. Namun, dibalik kemiripan tersebut, Hytale membawa sejumlah perbedaan fundamental yang memberikan nuansa pengalaman bermain berbeda.
Perbedaan utama antara Hytale dan Minecraft tampak jelas dari status pengembangan masing-masing. Minecraft sudah berevolusi selama lebih dari 15 tahun, dengan fitur yang matang dan komunitas aktif yang besar. Sebaliknya, Hytale baru memasuki fase early access dan masih dalam tahap awal pengembangan. Beberapa fitur penting yang sudah dikenal di Minecraft, seperti sistem memancing, penjinakan hewan, pertarungan bos, dan mini-game, belum tersedia di Hytale dan dijanjikan akan hadir lewat pembaruan mendatang.
Arah RPG yang Lebih Kuat
Hytale dikembangkan dengan konsep sandbox yang diperkaya elemen RPG. Meskipun mode petualangan dan quest belum aktif di versi early access, rencana pengembang adalah memberikan pengalaman RPG yang lebih terarah. Ini berbeda dengan Minecraft yang mengedepankan kebebasan pemain menentukan tujuan dalam gameplay yang stabil dan relatif konsisten.
Sistem Pertarungan yang Lebih Variatif
Pada aspek pertarungan, Hytale menawarkan mekanisme yang lebih kompleks dan dinamis dibanding Minecraft. Senjata di Hytale memiliki gerakan khusus seperti serangan charge, ground-pound, dan serangan ganda dengan dua senjata. Sistem ini juga dilengkapi dengan meter serangan pamungkas yang bisa diaktifkan pemain. Pendekatan pertarungan ini membuat gameplay menjadi lebih seru dan taktis dibandingkan serangan sederhana di Minecraft.
Sistem Crafting Bertingkat dan Lebih Sederhana
Hytale menghilangkan sistem crafting berbasis grid yang jadi ciri khas Minecraft. Pemain cukup memilih item yang dapat dibuat selama bahan tersedia, baik secara langsung atau melalui stasiun crafting khusus. Hytale juga memakai sistem peningkatan level pada stasiun seperti armorer atau farming bench, sehingga progres crafting terasa lebih terstruktur. Pola ini menyerupai gim survival RPG lainnya yang menawarkan kemajuan bertahap.
Fitur Mantling untuk Mobilitas Karakter
Salah satu fitur unik Hytale yang tidak ditemukan di Minecraft adalah kemampuan mantling. Karakter dapat melompat, meraih tepi blok, lalu memanjat ke atasnya. Fitur ini memudahkan eksplorasi, terutama di medan berbatu, gua terbuka, dan saat menghindari musuh. Mantling juga mengurangi risiko jatuh ke jurang akibat kesalahan langkah dalam dunia yang diproses secara prosedural.
Berikut adalah rangkuman perbedaan mendasar antara Hytale dan Minecraft:
- Tahap pengembangan: Hytale baru di early access, Minecraft sudah matang dan berdedikasi lama.
- Fokus gameplay: Hytale mengusung sandbox dengan RPG, Minecraft fokus kebebasan eksplorasi.
- Sistem pertarungan: Hytale lebih kompleks dan variatif, Minecraft lebih sederhana.
- Sistem crafting: Hytale menggunakan sistem menu dan peningkatan stasiun, Minecraft memakai grid crafting.
- Mobilitas karakter: Hytale memiliki fitur mantling, Minecraft tidak.
Dengan status early access, Hytale masih terus berkembang dan menyempurnakan fitur-fitur yang ada. Gim ini berpotensi membawa inovasi dalam genre sandbox voxel dan menawarkan pengalaman segar yang berbeda dari Minecraft. Bagi gamer pencari sensasi baru dan tantangan berbeda di dunia voxel, Hytale dapat menjadi pilihan yang menarik dan perlu dicoba.





