Apple Garap AI Wearable Mirip AirTag dengan Kamera & Mikrofon, Rilis Paling Cepat 2027

Apple dilaporkan sedang mengembangkan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan ukuran yang menyerupai AirTag. Perangkat ini akan berbentuk lingkaran dan dirancang untuk merekam lingkungan sekitar pengguna melalui kamera dan mikrofon terintegrasi.

Menurut laporan dari The Information, perangkat ini akan memiliki desain tipis, datar, dan melingkar menggunakan material aluminium serta kaca. Spesifikasi yang bocor menunjukkan keberadaan dua lensa, yaitu lensa standar dan lensa sudut lebar, dilengkapi dengan tiga mikrofon serta sebuah speaker.

Perangkat wearable AI ini juga akan dibekali tombol fisik di salah satu sisinya dan mendukung pengisian daya secara nirkabel. Meskipun masih dalam tahap awal pengembangan, prediksi menyebutkan peluncuran perangkat ini paling cepat terjadi pada tahun 2027.

Desain dan Fitur Perangkat AI Wearable Apple

  1. Bentuk lingkaran, tipis, dan datar dengan material aluminium dan kaca.
  2. Dua lensa kamera: lensa standar dan lensa sudut lebar.
  3. Tiga mikrofon yang tersebar di sekitar perangkat untuk pengambilan suara optimal.
  4. Speaker internal untuk keluaran suara.
  5. Tombol fisik sebagai kontrol manual.
  6. Pengisian daya nirkabel untuk kemudahan penggunaan.

Perangkat ini menandai langkah Apple dalam memperluas ekosistem AI mereka ke perangkat wearable yang lebih inovatif, berbeda dari perangkat tradisional seperti iPhone dan Mac. Upaya ini menunjukkan komitmen Apple untuk mengikuti tren pemanfaatan teknologi AI dalam perangkat portabel.

Strategi AI Apple dan Tren Pasar Wearable

Langkah Apple ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan teknologi AI yang lebih personal dan terintegrasi. Dalam waktu dekat, Apple diperkirakan akan bermitra dengan Google untuk meningkatkan kemampuan asisten suara Siri.

Selain itu, laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa Apple akan mengubah Siri menjadi chatbot AI yang terintegrasi pada iPhone, iPad, dan Mac mulai September. Hal ini mengindikasikan bahwa Apple memfokuskan investasi serius pada pengembangan kecerdasan buatan dalam berbagai lini produknya.

Pasar perangkat wearable berbasis AI memang tengah berkembang pesat sejak dua tahun terakhir. Selain jam tangan pintar dan headphone, perusahaan teknologi juga berusaha menciptakan perangkat AI khusus dengan bentuk dan fungsi unik.

Namun, tidak semua perusahaan berhasil menguasai ceruk pasar ini. Contohnya, Humane sempat menutup proyek AI Pin mereka karena perangkat tersebut tidak memenuhi ekspektasi. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dalam wearable AI masih penuh tantangan.

Di sisi lain, OpenAI serta mantan desainer Apple, Jony Ive, juga diketahui sedang mengembangkan perangkat AI serupa, meskipun detail proyek tersebut masih dirahasiakan. Persaingan di segmen ini diperkirakan akan semakin ketat seiring meningkatnya minat terhadap teknologi wearable berbasis AI.

Dengan hadirnya perangkat AI wearable dari Apple yang unik dan terintegrasi, pasar teknologi wearable diprediksi akan mengalami dinamika yang menarik. Perangkat ini mungkin akan menjadi pelopor tren baru dalam interaksi manusia dengan teknologi melalui kecerdasan buatan yang semakin canggih.

Meskipun jadwal rilis masih jauh, pengembangan perangkat ini memperlihatkan arah masa depan teknologi wearable yang fokus pada pemanfaatan AI secara mendalam dan personal. Jika berhasil, perangkat ini bisa mengubah cara pengguna dalam berinteraksi dengan lingkungan digital dan fisik secara real-time.

Berita Terkait

Back to top button