Microsoft Minta Pengguna Windows 11 Uninstall Update KB5074109 Karena Banyak Masalah Sistem

Microsoft mengimbau pengguna Windows 11 untuk menghapus pembaruan KB5074109 yang baru dirilis. Pembaruan ini dilaporkan menimbulkan sejumlah masalah teknis serius, termasuk gangguan performa dan fitur yang tidak berjalan dengan baik. Hal ini membuat perusahaan harus secara terbuka menyarankan agar pengguna melakukan rollback atau penghapusan patch tersebut.

Update KB5074109 resmi didistribusikan pada pertengahan Januari untuk versi Windows 11 25H2 dan 24H2. Namun, tak lama setelah peluncuran, pengguna mulai melaporkan berbagai keluhan seperti aplikasi yang gagal berjalan dan kesalahan dengan kode 0x803F8001. Masalah lain yang cukup serius adalah layar hitam secara acak pada beberapa perangkat dengan kartu grafis NVIDIA.

Masalah Outlook dan Imbauan Microsoft

MS juga mengonfirmasi adanya gangguan pada aplikasi Outlook versi lama yang menggunakan akun POP dan profil dengan file PST tersimpan di OneDrive. Pengguna mengalami kondisi "Outlook hang dan tidak keluar dengan benar." Microsoft mengakui belum ada solusi permanen untuk masalah ini. Oleh karena itu, sebagai alternatif, mereka menyarankan pengguna menggunakan versi web Outlook, memindahkan file PST dari OneDrive, atau menghapus update KB5074109 dari sistem.

Selain itu, Microsoft baru saja merilis pembaruan darurat Out-of-band KB5077744. Update ini ditujukan untuk mengatasi masalah kegagalan masuk (sign-in) saat menggunakan Remote Desktop pada versi Windows 11 25H2 dan 24H2. Perusahaan juga mengeluarkan patch darurat untuk versi 23H2 yang sudah tidak mendapatkan dukungan, guna memperbaiki masalah perangkat yang tidak bisa dimatikan dengan benar.

Cara Menghapus Pembaruan KB5074109

Pengguna Windows 11 dapat mengikuti langkah mudah ini untuk menghapus patch bermasalah:

  1. Buka Settings lalu pilih Windows Update.
  2. Klik tombol Pause for 1 week agar pembaruan tidak terpasang kembali secara otomatis.
  3. Masuk ke halaman Update history.
  4. Pilih opsi Uninstall updates yang terdapat di bagian "Related settings".
  5. Cari update KB5074109 dalam daftar, kemudian klik Uninstall.
  6. Konfirmasi pencopotan dengan mengklik tombol Uninstall sekali lagi.
  7. Setelah proses selesai, klik Restart now untuk me-reboot perangkat.

Setelah restart, komputer akan kembali ke kondisi sebelum pembaruan dipasang. Tindakan ini diambil karena risiko masalah yang lebih besar bila patch bermasalah tetap terpasang. Meski secara umum Microsoft menyarankan agar pengguna tetap memperbarui sistem demi keamanan, kondisi kali ini mendorong langkah sebaliknya.

Dampak Terhadap Pengalaman Pengguna Windows 11

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas pengujian update Microsoft. Pengguna Windows 11, khususnya yang mengandalkan PC untuk kegiatan produktif, merasa frustrasi karena gangguan yang cukup mengganggu rutinitas kerja. Belum jelas apakah ini masalah terisolasi atau bagian dari persoalan kontrol kualitas yang lebih luas.

Hingga Microsoft merilis pembaruan perbaikan, uninstall KB5074109 dianggap solusi paling aman. Namun, kasus ini kembali memunculkan pertanyaan mengapa pembaruan Windows masih kerap menimbulkan masalah serius di era modern seperti sekarang.

Pengguna diimbau untuk selalu memantau pengumuman resmi Microsoft dan melaporkan kendala yang ditemukan agar dapat segera ada solusi efektif. Penanganan cepat terhadap update bermasalah sangat penting demi menjaga stabilitas dan kenyamanan penggunaan Windows 11.

Microsoft juga menyediakan sejumlah sumber daya online untuk membantu pengguna mengelola sistem operasi mereka. Para pengguna Windows 11 dapat mengakses tips dan artikel terbaru melalui situs resmi dan komunitas teknologi terpercaya agar tetap mendapat informasi terkini.

Saat ini, uninstall update KB5074109 adalah tindakan darurat yang direkomendasikan oleh Microsoft demi menghindari masalah lebih luas. Windows 11 versi 25H2 dan 24H2 pengguna harus berhati-hati dan mengikuti panduan uninstall tersebut sampai pembaruan terbaru yang stabil dirilis kembali oleh Microsoft.

Terkait