Fighting Force Collection Hadir: Kumpulan Game Klasik dengan Sekuel Kurang Memuaskan

Fighting Force Collection kini tersedia untuk PC, PlayStation 5, PlayStation 4, dan Nintendo Switch. Koleksi ini menghadirkan dua game dalam seri Fighting Force, yakni game pertama yang legendaris dan sekuel yang lebih kontroversial.

Fighting Force merupakan game bertipe beat ’em up 3D yang dikembangkan oleh Core Design, studio yang juga menciptakan seri Tomb Raider. Game ini berusaha mengadaptasi gaya populer beat ’em up 2D seperti Final Fight dan Streets of Rage ke dalam dunia 3D dengan hasil yang cukup memuaskan pada masanya.

Latar Belakang Fighting Force dan Popularitasnya

Pada era pergantian dari 2D ke 3D yang dimulai di konsol seperti Sega Saturn, PlayStation, dan Nintendo 64, banyak game 3D yang memiliki hasil bervariasi. Fighting Force muncul sebagai produk yang menggabungkan gameplay arcade klasik dengan teknologi 3D terkini. Gameplay yang sederhana namun intens membuatnya cukup digemari saat dirilis pada 1997.

Game ini juga sempat dikabarkan awalnya merupakan konsep awal dari Streets of Rage 4, namun berkembang menjadi sebuah judul yang berdiri sendiri. Visual 3D yang kuat dan aksi tangan kosong yang kental menciptakan pengalaman yang berbeda dari era game beat ’em up sebelumnya.

Isi Fighting Force Collection

Koleksi ini mengemas dua judul sekaligus:

  1. Fighting Force – Game orisinal yang dikenal dengan aksi cepat dan multiplayer yang seru.
  2. Fighting Force 2 – Sekuel yang berbeda secara signifikan, mengambil pendekatan gameplay lebih seperti platforming dan penjelajahan ala Tomb Raider.

Meskipun Fighting Force dapat dianggap sebagai klasik yang underrated, Fighting Force 2 mendapatkan penilaian negatif. Sekuel ini menghilangkan elemen pertempuran langsung dan multiplayer, serta mengandalkan mekanisme kunci dan platforming yang dianggap kurang menarik dan "berbeda jauh" dari pendahulunya.

Perbedaan Mendasar Antara Dua Game

Fighting Force menonjol dengan gaya white-knuckle hand-to-hand combat dan aksi nonstop yang membuat game ini sangat disukai oleh penggemar genre beat ’em up. Sebaliknya, Fighting Force 2 memusatkan pada eksplorasi dan teka-teki yang tidak resonan dengan penggemar game pertama. Pergeseran ini membuatnya lebih mirip game petualangan daripada game perkelahian.

Pentingnya Inklusi Fighting Force 2 dalam Koleksi

Meski kualitas Fighting Force 2 dinilai buruk, keberadaannya dalam Fighting Force Collection memberikan gambaran menyeluruh tentang perjalanan seri ini. Seperti halnya koleksi Devil May Cry yang selalu mencantumkan sekuel kontroversialnya, koleksi ini menghadirkan dua sisi dari warisan Fighting Force.

Penggemar yang ingin mengenal sejarah lengkap seri ini sekarang dapat menikmati kedua game tersebut secara resmi dalam format baru yang mendukung perangkat modern.

Harga dan Platform Rilis

Limited Run Games merilis Fighting Force Collection untuk empat platform utama yaitu PC, PS5, PS4, dan Switch. Harga resmi belum disebutkan dalam data referensi, namun koleksi ini diyakini dijual dengan harga yang wajar mengingat nilai nostalgia dan kelengkapan konten dua game dalam satu paket.

Kesempatan Bagi Generasi Baru dan Penggemar Lama

Rilis Fighting Force Collection membuka kesempatan bagi generasi baru pemain yang belum pernah mencoba game ini untuk merasakan game beat ’em up era transisi 2D ke 3D. Penggemar lama juga dapat bernostalgia dengan visual dan gameplay yang tetap terasa menyenangkan.

Ini juga menjadi bukti upaya pelestarian warisan video game klasik yang sering terabaikan di tengah dominasi game modern. Dengan porting resmi, Fighting Force kembali mendapatkan ruang di kancah gaming saat ini.

Limited Run Games telah memberikan kontribusi penting dalam menjaga warisan sejarah game beat ’em up dengan menghadirkan Fighting Force Collection ini. Dari sisi sejarah, mekanisme, dan pengalaman visual, koleksi ini cukup representatif untuk mengapresiasi evolusi genre selama 25 tahun terakhir.

Berita Terkait

Back to top button