XCOM: Chimera Squad merupakan spin-off dari seri XCOM yang dirilis dengan pengumuman singkat dan harga pengenalan sebesar $10. Meskipun strategi pemasaran ini seharusnya memberikan nilai lebih, game ini malah mendapat banyak kritik dari para penggemar dan reviewer. Beberapa menganggapnya sebagai versi “yang dikurangi” dari XCOM, sementara yang lain menilai strategi dalam game terasa seperti pekerjaan administratif yang membosankan.
Kritik terberat datang dari komunitas Steam, yang memberikan rating campuran disertai tuduhan miring terkait isi cerita. Namun, penilaian tersebut kerap kali bersifat emosional dan tidak objektif, sehingga banyak aspek unik dari Chimera Squad yang tidak mendapat apresiasi yang layak.
Perbedaan Sistem Pertempuran Tanpa Pod
Salah satu kekuatan Chimera Squad adalah sistem pertempuran yang berbeda dari mainline XCOM. Alih-alih menggunakan sistem “pod” yang memicu banyak musuh secara tiba-tiba, Chimera Squad menghilangkan konsep ini. Setiap pertarungan berlangsung di ruang terbatas seperti atap atau klub malam, di mana seluruh musuh dapat dilihat sejak giliran pertama. Hal ini memungkinkan pemain merencanakan strategi secara lebih terbuka tanpa harus takut terkena jebakan aktivasi musuh dalam jumlah besar.
Saat memulai pertarungan, pemain melakukan “breach turn”—proses membuka akses ke area musuh secara dramatis, seperti menendang pintu atau melompat dari jendela. Karakter mendapat posisi berbeda dengan bonus dan penalti unik, menambah lapisan strategi dan ketegangan. Momen ini menjadi salah satu adegan paling memuaskan yang jarang ditemukan dalam seri XCOM lain.
Giliran Bergantian untuk Meningkatkan Ketegangan
Chimera Squad menggunakan sistem giliran interleaved, yakni giliran musuh menyelip di antara giliran anggota tim pemain. Sistem ini menambah peluang dan tantangan, karena pemain harus segera mengatasi ancaman sebelum musuh mengambil tindakan. Hal ini tentu berbeda dengan sistem giliran tradisional XCOM yang terasa seperti permainan papan, dan memang dirancang agar sesuai dengan skala pertempuran yang lebih kecil dan cepat.
Karakter yang Lebih Personal dan Terhubung
Berbeda dengan karakter XCOM yang acak dan umum, Chimera Squad menghadirkan anggota tim dengan kepribadian, latar belakang, dan suara khusus. Setiap karakter memiliki pohon keterampilan serta cerita sendiri, membuat interaksi lebih hidup. Dialog antar karakter yang cepat dan cerdas membangkitkan nuansa sinematik yang sering disalahartikan sebagai “kulturan milenial” atau “pop culture”. Padahal, gaya tersebut sebenarnya mengadopsi elemen dari komedi screwball dan film noir klasik.
Kisah Unik dan Dinamis soal Koeksistensi Alien dan Manusia
Cerita Chimera Squad mengangkat tema koeksistensi manusia dan alien yang sebelumnya menjadi musuh dalam seri utama XCOM. Alien dalam game ini sudah bebas dari kendali entitas jahat dan berusaha hidup bersama manusia. Ide ini mengundang pro dan kontra keras dari berbagai kalangan. Namun, sebagai unit anti-terorisme yang independen, Chimera Squad bukan polisi biasa melainkan tim yang melindungi bumi dari ancaman teknologi alien yang disalahgunakan.
Nuansa humor muncul dari kultur campuran alien dan manusia, seperti restoran fusi “mextra-terrestrial” dan iklan unik yang menambah warna pada dunia game. Kritik yang menolak kehadiran elemen multikultural ini lebih mencerminkan kontroversi di luar konteks game daripada validitas cerita itu sendiri.
Akibat Kematian Karakter yang Kritis
Uniknya, jika satu anggota Chimera Squad tewas dalam misi, permainan langsung berakhir. Ini berbeda dari XCOM tradisional yang memungkinkan pemain melanjutkan meski kehilangan anggota tim. Meski terdengar berat, sistem ini justru mendorong pemain untuk lebih berhati-hati dan membuat setiap kematian terasa signifikan. Dengan begitu, pengalaman bermain menjadi lebih intens dan fokus pada peran masing-masing karakter.
Spin-off Eksperimen yang Berhasil
Sebagai expandalone atau spin-off dengan harga terjangkau, Chimera Squad adalah eksperimen yang menyenangkan untuk mencoba inovasi pada formula XCOM. Ia tidak menggantikan XCOM 2, melainkan melengkapi pengalaman dengan memberikan sensasi bermain berbeda yang lebih cepat dan naratif. Dengan gaya permainan yang unik dan karakter yang lebih hidup, game ini menawarkan alternatif menarik untuk penggemar yang ingin variasi tanpa kehilangan inti strategi.
Posisi Chimera Squad dalam Genre dan Seri XCOM
Chimera Squad berhasil menciptakan keseimbangan antara turn-based strategy dan unsur RPG melalui karakterisasi mendalam. Game ini juga menghilangkan aspek grinding yang kadang membuat seri utama terasa monoton. Hal ini menjadikan Chimera Squad sebagai pilihan menarik bagi pemain yang ingin merasakan XCOM dengan nuansa lebih segar.
Selain itu, Chimera Squad tetap mendapat pujian karena tidak mengusung konsep free-to-play atau microtransaction yang acap kali merusak pengalaman strategis. Kehadirannya dipandang sebagai alternatif yang terjangkau dan inovatif dibandingkan opsi lain dalam genre yang sama.
Dengan pendekatan yang berbeda dan fokus pada kisah serta aksi cepat, XCOM: Chimera Squad menjadi bukti bahwa seri ini masih mampu berinovasi. Meski tidak sempurna, spin-off ini membuka jalan untuk eksperimen lebih jauh dalam dunia strategi taktis bertema alien dan manusia.





