Decathlon melalui sub-merek Van Rysel memperkenalkan sepeda listrik konsep futuristik bernama FTP² yang menghadirkan teknologi inovatif untuk pengendara sepeda. Sepeda ini diluncurkan pada ajang Velofollies 2026 di Belgia dan dirancang untuk menggandakan Functional Threshold Power (FTP) pengendara. FTP merupakan tolok ukur penting dalam dunia bersepeda yang mengacu pada kemampuan daya tahan pengendara saat mengayuh dengan intensitas maksimum selama 60 menit.
Van Rysel FTP² dikembangkan dengan tujuan melampaui batasan teknologi sepeda listrik konvensional. Menurut Wim Van Hoecke, Manajer Proyek FTP², setiap komponen dirancang sebagai bagian dari satu sistem terintegrasi yang mampu meningkatkan performa secara signifikan. Dengan pendekatan ini, FTP² bukan sekadar sepeda listrik biasa, melainkan sebuah alat berteknologi tinggi yang menggabungkan hardware dan software khusus demi pengalaman berkendara yang revolusioner.
Performa Mesin dan Desain Aerodinamis
Spesifikasi utama Van Rysel FTP² adalah motor Mahle M40 yang telah dimodifikasi untuk jalan raya dari versi aslinya yang digunakan pada sepeda gunung. Motor ini mampu menghasilkan daya puncak sebesar 850 watt dan torsi hingga 105 newton meter. Dengan tenaga sebesar ini, FTP² dapat mencapai kecepatan hingga 100 km/jam di medan datar dan mencapai kecepatan 150 km/jam saat menuruni bukit. Hal ini tentu saja menggandakan tenaga pengendara secara signifikan, membuat atlet bersepeda seolah memiliki kekuatan ekstra.
Desain rangka sepeda ini menggunakan material serat karbon yang ringan dan aerodinamis. Rangka dan garpu depan memiliki bentuk unik untuk meminimalisir hambatan udara. Motor dan baterai berkapasitas 580 Wh terintegrasi rapi ke dalam rangka, juga dilengkapi sirip pendingin untuk mendukung kestabilan suhu saat menghasilkan tenaga tinggi. Berat total FTP² sekitar 15 kg untuk ukuran medium, tetap ringan untuk sepeda listrik dengan performa sebesar itu.
Kokpit Canggih dan Ekosistem Terhubung
Salah satu keunggulan FTP² adalah kokpit super futuristik yang terinspirasi dari mobil Formula 1. Semua kontrol berkendara terpusat pada satu titik, mulai dari pengaturan gigi hingga mode bantuan listrik. Terdapat juga mekanisme pengencangan sepatu yang bisa dioperasikan tanpa melepas tangan dari setang. Komputer sepeda merek Hammerhead terintegrasi dalam desain yang presisi bersama lampu depan LED.
FTP² bukan hanya sepeda elektrik, tetapi bagian dari sebuah ekosistem lengkap yang mencakup sepatu khusus, helm, dan pakaian performa tinggi. Sepatu konsep dirancang dengan profil seperti sayap pesawat untuk mengoptimalkan aliran udara dan menyatu dengan pedal, meningkatkan efisiensi kayuhan. Helm aerodinamis FTP² mengadopsi sistem modular X Clip, memungkinkan pengguna memasang atau melepas bagian cangkang sesuai kebutuhan antara keamanan dan aerodinamika. Kolaborasi dengan ahli aerodinamika Swiss Side memastikan optimasi performa di setiap aspek.
Bukan untuk Produksi Massal
Satu hal yang penting untuk dicatat, Van Rysel FTP² tidak dipersiapkan untuk dijual secara massal. Model ini berperan sebagai “laboratorium berjalan” yang menguji kemungkinan teknologi ekstrim dalam sepeda listrik dan mendorong batas inovasi. Tim pengembang yang terdiri dari sekitar 40 orang menyebut ini sebagai proyek paling kompleks dalam sejarah Van Rysel. Hasil riset dan pengembangan pada FTP² diharapkan memberi inspirasi bagi produk-produk masa depan dengan standar performa baru.
Secara keseluruhan, Van Rysel FTP² menunjukkan langkah maju dalam dunia sepeda listrik performa tinggi dengan teknologi sistem terintegrasi dan desain aerodinamis kelas atas. Kemampuan menggandakan tenaga pengendara membuka peluang bagi atlet maupun penggemar bersepeda yang ingin merasakan pengalaman berkendara lebih intens dan efisien. Meskipun masih berupa konsep, inovasi ini mengindikasikan arah baru di industri sepeda listrik global.







