Resident Evil Requiem Preview: Leon Kennedy Tampil Lebih Gahar dengan Gameplay Horor dan Aksi Seru

Resident Evil Requiem membawa Leon Kennedy kembali ke panggung utama dengan penampilan yang lebih dewasa dan kasar. Game ini menghadirkan aksi horor klasik yang dipadu dengan nuansa intens dan gameplay semakin dinamis.

Demo langsung dimulai dengan Leon yang harus menghadapi zombie pemegang gergaji mesin di Rhodes Hill Chronic Care Center. Lokasi ini adalah sebuah pusat medis yang penuh lorong-lorong sempit, ruangan gelap, serta pasien dan dokter yang berubah menjadi undead.

Leon memegang hatchet sebagai senjata melee utama yang tak pernah ia lepaskan. Selain dipakai untuk menyerang, hatchet ini bisa dipakai untuk melakukan parry terhadap serangan musuh. Bila mata hatchet mulai tumpul, pemain bisa mengasahnya secara instan. Jadi, bahkan saat stok amunisi habis, Leon masih bisa bertahan menggunakan senjata dekat.

Penggunaan senjata gergaji mesin memberi keseruan tersendiri di awal. Setelah membunuh zombie pemegang gergaji itu, pemain bisa mengambil dan menggunakan gergaji tersebut dalam waktu singkat. Namun, senjata ini memiliki daya tahan terbatas sehingga kamu akan kembali beralih ke senjata api serta hatchet.

Mechanic combo seru hadir saat kamu menembak kaki zombie lalu memicu tombol X untuk finishing dengan serangan melee. Finishing ini berbeda-beda tergantung posisi Leon dan terlihat cukup brutal, menambah kepuasan saat bertarung.

Selain Leon, demo juga memperkenalkan karakter Grace Ashcroft, seorang analis FBI yang selamat dari serangan misterius. Grace berbeda dari Leon karena dia tidak memiliki senjata melee, hanya bisa mengandalkan senjata api dengan persediaan amunisi yang sangat terbatas. Hal ini memaksa pemain memilih taktik yang lebih mengutamakan penyusupan dan penghindaran ketimbang adu tembak.

Ruang lingkup game terdiri dari dua sayap bangunan—timur dan barat—yang harus dijelajahi dengan membuka akses keamanan bertingkat. Pemain harus menemukan kunci dan memecahkan teka-teki agar dapat membuka pintu utama dan keluar dari pusat perawatan tersebut.

Salah satu inovasi gameplay yang menarik adalah zombie-zombie dalam Requiem yang melakukan aktivitas seperti saat mereka masih hidup. Misalnya, zombie koki yang memotong daging di dapur atau zombie yang suka mematikan lampu setelah dinyalakan. Ini membuat situasi pertarungan menjadi lebih beragam dan memungkinkan pemain melewati musuh dengan menyelinap, bukan selalu bertarung. Namun, tidak semua zombie bersikap demikian, masih ada yang langsung menyerang untuk mencabik-cabik.

Tantangan juga datang dari zombie dengan kemampuan khusus, seperti perempuan penyanyi yang menggunakan kekuatan suara untuk mengacaukan keseimbangan pemain dari jarak jauh. Perbedaan karakter Leon dan Grace semakin terasa kuat lewat gaya bermain dan perspektif kamera default. Leon bermain dalam sudut pandang orang ketiga, menciptakan rasa kontrol dan aksi penuh, sementara Grace tampil dengan sudut pandang orang pertama untuk menambah ketegangan horor.

Visual dan elemen teknis game juga patut diacungi jempol. Tekstur dinding, lantai, wajah karakter, serta efek darah dan kengerian dibuat sangat realistis. Desain suara menciptakan pengalaman yang “mencekam sekaligus menjijikkan”. Leon yang kini tampak lebih tua dengan suara serta penampilan yang lebih garang memperkuat kesan dinamis dan matang di karakter tersebut.

Resident Evil Requiem jelas membawakan formula Resident Evil klasik dengan penyegaran yang menarik. Bagi penggemar remake Resident Evil 2 dan 4 yang ingin kembali merasakan sensasi klasik dengan sentuhan mekanik modern, game ini sangat layak dinanti.

Game ini akan rilis pada 27 Februari untuk platform Xbox Series X|S, PS5, dan PC melalui Steam. Namun, sayangnya tidak didukung Xbox Play Anywhere maupun rencana perilisan di Xbox PC atau Xbox Ally. Harga yang dipatok adalah $70, mewakili kualitas produksi dan konten yang ditawarkan Capcom dalam edisi terbaru ini.

Dengan perpaduan aksi, horor, dan inovasi mekanik gameplay seperti interaksi zombie yang unik dan perbedaan gaya bermain dua karakter utama, Resident Evil Requiem ditujukan untuk memuaskan penggemar seri sekaligus menghadirkan tantangan baru yang segar. Leon Kennedy memang membawa api semangat baru dalam kisah kelam dari dunia Resident Evil kali ini.

Berita Terkait

Back to top button