Telkom Incar Mitra Global untuk Suplai Energi Hijau Dukung Infrastruktur Digital Berkelanjutan

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah mencari mitra global yang dapat menyediakan solusi energi terbarukan untuk mendukung operasional infrastruktur digitalnya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan bisnis sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh konsumsi energi besar, khususnya pada pusat data (data center).

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memperkuat sekaligus mempercepat pengembangan infrastruktur digital nasional. Infrastruktur tersebut mencakup jaringan fiber optik, data center, satelit, serta fasilitas strategis lain yang menjadi tulang punggung layanan Telkom.

Kebutuhan Energi Besar di Infrastruktur Digital

Operasional data center menjadi salah satu tantangan utama dalam segi kebutuhan energi. Data center memerlukan pasokan listrik yang sangat besar untuk menjaga kinerja server, cooling system, dan perangkat pendukung lainnya. Menurut Dian, ketergantungan pada energi konvensional berpotensi meningkatkan jejak karbon dan berdampak negatif pada lingkungan.

Untuk itu, Telkom secara aktif mencari mitra global yang dapat menyediakan energi hijau dan terbarukan dalam skala besar. Solusi ini diharapkan tidak hanya menyuplai kebutuhan listrik secara optimal, tetapi juga memperkuat komitmen perusahaan dalam keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon.

Kolaborasi Strategis untuk Energi Bersih

Telkom mengincar kerja sama dengan perusahaan penyedia energi terbarukan yang memiliki kapabilitas memadai. Dengan kolaborasi tersebut, Telkom berharap mampu mengintegrasikan teknologi energi ramah lingkungan untuk infrastruktur digitalnya, khususnya di data center.

Berikut berbagai poin penting dalam strategi Telkom:

  1. Mengidentifikasi mitra global dengan teknologi energi terbarukan yang andal dan scalable.
  2. Meningkatkan efisiensi energi agar konsumsi listrik pada infrastruktur digital lebih hemat dan ramah lingkungan.
  3. Memastikan pasokan energi hijau dapat memenuhi kebutuhan operasional 24/7 tanpa terganggu.
  4. Mendorong adopsi standar internasional terkait pengurangan emisi dan lingkungan.

Dian Siswarini menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan tren global yang semakin menuntut perusahaan untuk bergerak menuju energi bersih. Penekanan pada penggunaan energi hijau merupakan bagian dari transformasi yang harus dijalankan perusahaan berbasis teknologi digital agar sustainable dalam jangka panjang.

Dukungan dalam Transformasi Digital Nasional

Sebagai penyedia infrastruktur digital utama di Indonesia, Telkom memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung transformasi digital nasional. Pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dengan energi terbarukan membuka peluang bagi peningkatan layanan digital yang lebih handal dan efisien.

Tidak hanya bermanfaat bagi Telkom secara korporasi, upaya ini juga berdampak positif bagi lingkungan hidup dan mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Hal ini memberikan Telkom posisi yang lebih kuat dalam industri digital yang kompetitif dan berorientasi pada keberlanjutan.

Telkom terus berupaya menjajaki potensi kerja sama dengan berbagai perusahaan energi hijau dari mancanegara yang memiliki komitmen kuat pada pengembangan energi bersih. Tujuannya adalah agar kebutuhan listrik infrastruktur digital dapat terpenuhi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan, khususnya untuk operasional data center yang sangat vital.

Dengan fokus pada energi terbarukan, Telkom berkontribusi dalam mendukung ekosistem digital yang ramah lingkungan dan menjawab tantangan global terkait perubahan iklim. Strategi kemitraan global ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital terdepan yang berkelanjutan di Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button