Perusahaan jasa keuangan publik Strive meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka hingga mencapai lebih dari 1,1 miliar dolar, menjadikan perusahaan ini sebagai salah satu dari 10 pemegang Bitcoin publik terbesar di dunia. Strive baru saja mengakuisisi 333,89 Bitcoin dengan harga rata-rata 89.851 dolar per keping, sehingga total kepemilikan mereka menjadi 13.131,82 BTC.
Selain menambah aset Bitcoin, Strive mengumumkan telah melunasi 92% dari utang yang muncul akibat akuisisi Semler Scientific, sebuah perusahaan teknologi medis yang telah mengadopsi strategi treasury Bitcoin. Akuisisi ini diselesaikan tidak lama setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham Semler, yang menggabungkan 5.048 Bitcoin milik Semler dengan total kepemilikan Strive.
Manajemen Keuangan Strive Setelah Akuisisi Semler
Matt Cole, Ketua dan CEO Strive, menyatakan bahwa perusahaan berhasil menutup lebih dari 90% utang legacy Semler hanya dalam 11 hari setelah akuisisi. Target Strive adalah melunasi sisa utang tersebut paling lambat April mendatang. Cole menekankan bahwa Strive kembali ke struktur pembiayaan berbasis ekuitas preferen, yang dianggap sebagai cara terbaik dalam mengelola pembiayaan Bitcoin jangka panjang.
Strive percaya pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik Bitcoin sebagai aset berjangka panjang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan treasury digital mereka. Pendekatan ini mencerminkan strategi agresif perusahaan dalam memperkuat posisi sebagai pemegang Bitcoin publik terkemuka.
Penawaran Saham Preferred Stock dan Permintaan Investor
Dalam upaya pendanaan tambahan, Strive berhasil menutup penawaran lanjutan (follow-on offering) sebanyak 1,3 juta saham preferred stock SATA dengan harga 90 dolar per saham. Penawaran ini menarik permintaan investor melebihi 600 juta dolar, menunjukkan kepercayaan pasar yang meningkat terhadap strategi kredit digital yang dijalankan oleh Strive.
Ben Werkman, Chief Investment Officer, menyatakan bahwa penawaran ini menunjukkan permintaan yang kuat terhadap instrumen kredit digital dan mengapresiasi eksekusi cepat dan disiplin tim manajemen dalam melaksanakan strategi perusahaan.
Sejarah dan Dampak pada Saham Strive
Strive didirikan oleh mantan calon gubernur Ohio, Vivek Ramaswamy, yang pada Mei tahun lalu menggalang dana sebesar 750 juta dolar untuk pembelian Bitcoin. Perusahaan ini juga mendorong perusahaan GameStop untuk mulai menambahkan Bitcoin ke inti keuangannya, yang kemudian dilakukan pula oleh GameStop pada bulan yang sama.
Namun efek akuisisi dan penambahan Bitcoin tampak belum sepenuhnya positif bagi harga saham Strive. Pada perdagangan terbaru, saham Strive (ASST) turun sekitar 1,5% pada pembukaan dan melemah hampir 10% dalam seminggu terakhir, dengan penurunan lebih dari 78% dalam enam bulan terakhir. Meskipun demikian, langkah strategis dalam memperkuat posisi treasury Bitcoin mereka menjadi poin kunci dalam dinamika jangka panjang perusahaan.
Ringkasan Pencapaian Terbaru Strive
- Akuisisi 333,89 BTC dengan rata-rata harga 89.851 dolar, menambah total kepemilikan menjadi 13.131,82 BTC.
- Pelunasan 92% utang dari akuisisi Semler Scientific dalam waktu 11 hari.
- Penawaran lanjutan preferred stock sebanyak 1,3 juta saham dengan permintaan investor melebihi 600 juta dolar.
- Komitmen untuk melunasi sisa utang Semler sebelum April.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Strive mempertegas perannya sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar yang secara aktif mengelola dan mengoptimalkan aset digitalnya. Keberhasilan pengelolaan treasury juga menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam memadukan teknologi keuangan dan investasi aset kripto secara bertanggung jawab.
