Ripple CEO Optimis Crypto Capai Rekor 2026, Tapi Harga XRP Masih Turun 50% — Ini Alasannya!

Ripple CEO Brad Garlinghouse memperkirakan pasar kripto akan mencapai level tertinggi sepanjang masa pada 2026. Namun, harga XRP justru masih sebesar 50% lebih rendah dari puncak siklus Juli 2025, meski ada kejelasan regulasi dan masuknya dana ETF sebesar $1,3 miliar sejak November 2025. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengapa XRP belum berhasil mengikuti optimisme Garlinghouse.

Harga XRP melonjak ke $3,65 pada Juli 2025, nyaris menyamai rekor tertinggi dari Januari 2018 sebesar $3,84. Kenaikan ini didorong oleh optimisme terkait penyelesaian gugatan SEC serta minat ritel yang meningkat. Namun, hingga akhir Januari 2026, harga XRP merosot ke sekitar $1,90, jauh di bawah level puncaknya. Penurunan ini dipengaruhi oleh aksi ambil untung investor pasca gugatannya selesai serta pergeseran modal ke Bitcoin dan Ethereum.

Faktor Penyebab Harga XRP Turun

Ada beberapa alasan struktural yang mengekang kenaikan harga XRP meskipun regulasi sudah lebih jelas dan adopsi institusional mulai terjadi, antara lain:

  1. Ambil Untung Pasca Gugatan
    Penyelesaian kasus SEC pada Agustus 2025 memberikan kesempatan bagi investor lama untuk melepas sebagian aset mereka. Hal ini meningkatkan pasokan di pasar dan menekan harga sementara.

  2. Tekanan Pasokan dari Escrow
    Pembebasan token yang rutin dari escrow menambah volume trading, sementara beberapa institusi mengurangi eksposur karena risiko regulasi.

  3. Rotasi Modal ke Aset Lain
    Investor lebih tertarik pada Bitcoin, Ethereum, dan narasi teknologi maju seperti AI, meninggalkan token berfokus pada pembayaran seperti XRP.

  4. Minat ETF Masih Lemah
    Meskipun dana ETF XRP mencapai $1,3 miliar sejak peluncuran November 2025, nilai tersebut relatif kecil dibandingkan produk Bitcoin dan Ethereum. Permintaan yang rendah membatasi dampak harga.

Prediksi Harga XRP oleh Analis Wall Street

Beberapa analis, termasuk dari Standard Chartered, memproyeksikan harga XRP bisa mencapai $8 di akhir 2026, meningkat sekitar 330% dari harga saat ini sekitar $1,90. Perkiraan bullish tersebut didasarkan pada kejelasan regulasi pasca penyelesaian gugatan SEC dan perkembangan ETF. Namun, pasar saat ini belum mencerminkan optimisme tersebut.

Skenario Harga XRP ke Depan

Harga XRP pada 2026 bergantung pada beberapa faktor kunci berikut:

  1. Rally Kuat

    • ETF inflow melewati $3 miliar.
    • Pemerintah mengesahkan CLARITY Act.
    • Adopsi institusional melalui RippleNet meningkat.
    • Volume trading harian melebihi $12 miliar.
      Jika kondisi ini terpenuhi, harga bisa menembus rekor tertinggi Januari 2018 di atas $3,84.
  2. Pertumbuhan Stabil

    • ETF inflow sekitar $1,5 miliar.
    • Kejelasan regulasi bertambah secara bertahap.
    • Pemanfaatan RLUSD (Ripple’s stablecoin) bertambah, tetapi tidak drastis.
      Harga XRP diperkirakan stabil di rentang $2,50 sampai $3,50, mengikuti tren pasar kripto secara umum.
  3. Tekanan Turun
    • Outflow ETF berlanjut.
    • Kondisi makroekonomi tetap ketat.
    • Aktivitas jaringan XRP rendah.
      Jika ini terjadi, harga XRP bisa turun ke kisaran $1,50 hingga $2,00 dan menstabilkan diri di level support di sekitar $1,45.

Optimisme Ripple CEO dan Tantangan Pasar

Garlinghouse sangat optimis tentang potensi pasar kripto pada 2026. Ia menyoroti kemajuan regulasi seperti GENIUS Act dan prospek pengesahan CLARITY Act sebagai titik balik penting bagi sektor ini. Namun, ia juga menekankan bahwa kesuksesan jangka panjang bergantung pada momentum kebijakan dan bukan hanya pergerakan harga jangka pendek.

Meskipun XRP tidak secara khusus disebut dalam prediksi Garlinghouse, adanya minat besar dari institusi dan Wall Street menunjukkan potensi besar untuk token tersebut. Namun, realisasi target harga jauh bergantung pada faktor eksternal seperti regulasi, arus modal institusional, dan kondisi pasar global.

Transformasi Sikap Investor

Seiring perubahan pasar, banyak investor mulai meninggalkan strategi “hands-off” atau pasif sepenuhnya. Mereka kini lebih aktif dalam memilih investasi dan memanfaatkan peluang seperti akun investasi yang memberikan bonus saham untuk modal awal kecil. Transformasi ini juga dapat mendorong permintaan terhadap aset kripto seperti XRP bila platform investasi semakin inklusif.

Pergerakan harga XRP yang saat ini masih tertekan mencerminkan tantangan pasar yang kompleks. Dengan adanya perkembangan regulasi dan potensi ETF, masa depan XRP tetap menarik untuk diamati, khususnya jika katalis fundamental mulai bermunculan secara konsisten sepanjang tahun ini.

Berita Terkait

Back to top button